Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang terlibat dalam kegiatan Posyandu di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Mereka tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan, tetapi juga mencatat dan mengolah data hasil pemeriksaan untuk mendukung pemantauan kegiatan Posyandu.
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang terlibat dalam kegiatan Posyandu di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Mereka tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan, tetapi juga mencatat dan mengolah data hasil pemeriksaan untuk mendukung pemantauan kegiatan Posyandu.
Dalam kegiatan tersebut, Mahasiswa Program Studi S-1 Statistika di Fakultas Sains dan Matematika Karina Cahya Asih, membantu proses penimbangan dan pengukuran balita serta mengukur tekanan darah ibu. Hasil pemeriksaan dicatat sebagai bagian dari data kegiatan Posyandu.
“Data yang terkumpul kemudian direkap dan diolah oleh Karina menjadi Dashboard Monitoring Posyandu. Dashboard ini dibuat untuk menyusun data hasil pemeriksaan secara teratur dan memudahkan kader dalam memantau,” katanya saat ditemui di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026).
Menurut Karina, keterlibatannya dalam kegiatan Posyandu tidak hanya saat proses pengukuran dan pencatatan. Data yang diperoleh di lapangan juga bisa diolah lagi agar bermanfaat untuk pemantauan.
“Data yang sudah dicatat saya rapikan dan olah menjadi dashboard. Harapannya, data tersebut bisa lebih mudah digunakan untuk pemantauan oleh kader Posyandu. Pembuatan dashboard dilakukan dengan menyesuaikan data dari kegiatan Posyandu. Data hasil pencatatan kemudian disusun kembali untuk digunakan sebagai salah satu bahan dalam memantau kegiatan Posyandu,” jelasnya.
Kegiatan Posyandu dilakukan bersama kader dengan bantuan bidan dan petugas Puskesmas Tulis, serta didampingi Ibu Sekdes. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan pengalaman untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan dan pencatatan kesehatan dilakukan di masyarakat.
“Keterlibatan dalam kegiatan Posyandu memberikan pengalaman untuk memahami bahwa data dari kegiatan lapangan dapat dimanfaatkan kembali. Dari kegiatan ini saya bisa melihat langsung bagaimana data dikumpulkan di lapangan. Setelah itu, data tersebut bisa diolah lagi agar lebih mudah digunakan,” terangnya.
Karina juga menyebutkan bahwa, program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan Posyandu merupakan salah satu cara untuk memantau kesehatan masyarakat. Sementara itu, pengolahan data membantu menyediakan informasi untuk mendukung kegiatan pemantauan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip tidak hanya membantu pelaksanaan Posyandu, tetapi juga menerapkan kemampuan pengolahan data dalam kegiatan yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Dashboard Monitoring Posyandu yang telah dibuat diharapkan dapat terus diperbarui sesuai dengan kegiatan Posyandu berikutnya dan membantu kader dalam melakukan pemantauan data,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Karina/Jumadi)