KKN UNDIP Dorong UMKM Telur Asin Kelola Limbah untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 15 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 280 kali IKM UKM UMKM
KKN UNDIP Dorong UMKM Telur Asin Kelola Limbah untuk Jaga Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Semarang memanfaatkan limbah produksi telur asin di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program Multidisiplin 1 berupa edukasi pengelolaan air limbah produksi telur asin di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (1582026).

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program Multidisiplin 1 berupa edukasi pengelolaan air limbah produksi telur asin di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (15/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap potensi pencemaran lingkungan yang berasal dari aktivitas produksi UMKM. Air limbah hasil produksi telur asin berpotensi masuk ke saluran drainase dan bermuara ke wilayah pesisir apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan air limbah serta menjaga kualitas lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan edukasi, mahasiswa KKN Moch. Afifulloh Astra Nawa menyampaikan, materi mengenai dampak air limbah terhadap kualitas perairan, pentingnya pengelolaan limbah, serta upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Penyampaian materi juga dilanjutkan dengan diskusi bersama pihak BUMDes mengenai kondisi dan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proses produksi telur asin.

Direktur BUMDes Lufni menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi yang diberikan mahasiswa KKN dapat menambah pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan limbah serta mendorong pengelolaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Sebagai tindak lanjut kegiatan edukasi, mahasiswa KKN melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi air limbah hasil produksi telur asin pada Rabu (22/7/2026). Pengecekan dilakukan melalui pengukuran pH, pemeriksaan kadar garam, serta penyaringan sedimen pada air limbah,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, kondisi air limbah secara umum masih tergolong aman berdasarkan parameter yang diamati. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperoleh gambaran kondisi limbah sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan limbah produksi.

“Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 – Clean Water and Sanitation melalui upaya menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran akibat pembuangan limbah yang tidak dikelola dengan baik. Program ini juga sejalan dengan SDG 12 – Responsible Consumption and Production, karena mendorong pelaku UMKM untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi,” terangnya.

Selain itu, kegiatan memiliki keterkaitan dengan SDG 14 – Life Below Water. Pengelolaan limbah produksi sejak dari sumbernya dapat membantu mengurangi potensi masuknya bahan pencemar melalui saluran drainase menuju wilayah pesisir dan perairan. Dengan demikian, upaya sederhana di tingkat UMKM dapat turut berkontribusi terhadap perlindungan ekosistem perairan.

“Melalui program ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi air limbah produksi telur asin. Kolaborasi bersama BUMDes dan pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan limbah sebagai bagian dari kegiatan produksi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap pengelolaan air limbah dapat terus diperhatikan oleh pelaku UMKM sehingga kegiatan produksi telur asin tetap berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Desa Kedungsegog yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Afifulloh Astra/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 95
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 118
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 138
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 137
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 90
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 167