Waspadai Carrier Tanpa Gejala, Dinkes dan POPTI Batang Gencarkan Screening Pranikah

Selasa, 11 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 239 kali Kesehatan
Waspadai Carrier Tanpa Gejala, Dinkes dan POPTI Batang Gencarkan Screening Pranikah
Dinkes Batang menggelar Rapat Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG di Aula Dinkes Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Ancaman penyakit genetik thalassemia di Kabupaten Batang terus mendapat perhatian serius. Guna menekan angka penderita baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang merangkul Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang untuk mengintegrasikan screening thalassemia ke dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di 21 Puskesmas.

Batang - Ancaman penyakit genetik thalassemia di Kabupaten Batang terus mendapat perhatian serius. Guna menekan angka penderita baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang merangkul Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang untuk mengintegrasikan screening thalassemia ke dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di 21 Puskesmas.

Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG di Aula Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/8/2026). Melalui kerja sama ini, layanan PKG di tingkat Puskemas tidak lagi sebatas pemeriksaan umum, melainkan difokuskan pula pada deteksi dini kelainan darah tersebut.

Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi menegaskan, pentingnya perluasan fungsi PKG untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Harapan kami, kegiatan PKG ini bisa dikolaborasikan dengan screening thalassemia. Karena thalassemia masih menjadi masalah di Indonesia, bahkan di Kabupaten Batang juga masih cukup banyak penderitanya.

“Deteksi dini ini dilakukan melalui prosedur tes darah sederhana, mencakup pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan complete blood count (CBC). Demi kelancaran program di lapangan, Ida menginstruksikan para petugas teknis di seluruh Puskesmas untuk memberikan dukungan penuh,” jelasnya.

Mohon bantuan dari teman-teman semua, programmer PTM Keswa di Puskesmas untuk meluangkan waktu melakukan pengambilan darah untuk screening thalassemia.

Pentingnya Pemeriksaan Pranikah dan Penghentian Stigma

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang menyerang sistem pembentukan hemoglobin. Jika pasangan suami istri sama-sama membawa sifat (carrier), risiko melahirkan anak dengan thalassemia mayor akan sangat tinggi. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan sejak usia remaja hingga fase menjelang pernikahan menjadi krusial.

“Screening kesehatan pranikah itu penting. Kalau diketahui sejak awal, sejak anak-anak maupun remaja, harapannya kita bisa berkontribusi dalam upaya pencegahan bertambahnya kasus thalassemia di Kabupaten Batang,” terangnya.

Di samping deteksi medis, Ida menyoroti pentingnya penerimaan sosial bagi para penderita. Ia mengimbau masyarakat untuk menghentikan pandangan miring terhadap para penyandang thalassemia.

“Penderita thalassemia itu tidak butuh dikasihani dalam arti pandangan negatif, tetapi butuh dukungan positif dari kita semua. Butuh dukungan, butuh diterima,” tegasnya.

Bahaya Latent Pembawa Sifat (Carrier)

Dukungan medis atas langkah Dinkes ini disampaikan oleh dokter spesialis anak RSUD Batang sekaligus pembina POPTI Batang Tan Evi Susanti. Ia memaparkan bahwa kelainan pada hemoglobin menyebabkan sel darah merah penderita menjadi rapuh dan mudah rusak, yang berujung pada anemia kronis.

“Bahwa banyak orang tidak sadar dirinya merupakan pembawa sifat (carrier atau thalassemia minor) karena tidak menunjukkan gejala klinis yang berat. Pembawa sifat atau carrier bisa saja tidak menunjukkan kondisi seperti penderita thalassemia mayor. Karena itu, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui status seseorang,” ungkapnya.

Pada tingkat thalassemia mayor, pasien harus bergantung pada prosedur transfusi darah seumur hidup yang dilakukan rutin setiap dua hingga empat minggu. Dampaknya tidak main-main, mulai dari anemia berat, wajah pucat, pembesaran organ hati dan limpa, hingga gangguan tumbuh kembang.

“Tak hanya itu, prosedur transfusi yang berulang memicu penumpukan zat besi berbahaya di dalam tubuh, sehingga pasien wajib menjalani terapi kelasi besi untuk mencegah komplikasi organ,” pungkasnya.

Mengingat beratnya penanganan medis tersebut, edukasi mengenai screening darah sebelum menikah kini menjadi prioritas utama kolaborasi Dinkes dan POPTI, yang juga gencar disosialisasikan hingga ke sekolah-sekolah tingkat SMA di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 199
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 134
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 132
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 155
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 322
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 303