Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis

Selasa, 21 Juli 2026 Jumadi Dibaca 204 kali Kesehatan
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Salah satu pelajar (kiri), mengikuti tes mata dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Dinkes Batang.
Batang - Dibalik kebiasaan menatap layar gawai setiap hari, ada ancaman sunyi yang pelan-pelan mengintai kesehatan mata para generasi muda di Kabupaten Batang. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sepanjang tahun mempertegas fenomena tersebut. sebanyak 1.300 pelajar terdeteksi mengalami gangguan tajam penglihatan alias mata minus.

Batang - Dibalik kebiasaan menatap layar gawai setiap hari, ada ancaman sunyi yang pelan-pelan mengintai kesehatan mata para generasi muda di Kabupaten Batang. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sepanjang tahun mempertegas fenomena tersebut. sebanyak 1.300 pelajar terdeteksi mengalami gangguan tajam penglihatan alias mata minus.

Temuan ini terungkap setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang merampungkan rangkaian skrining tajam penglihatan periode Januari hingga November. Dari total sasaran 48.236 pelajar, tim medis berhasil menjangkau 43.058 siswa (89,27%).

Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Batang Isnaeni Oktavia mengatakan, mayoritas peserta, yakni 41.758 anak (96,98%), memang tercatat memiliki penglihatan yang masih prima. Namun, 3,02% sisanya kini harus berhadapan dengan gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Bahwa durasi menatap layar kacamata elektronik yang tidak terkontrol menjadi biang kerok utama di balik angka tersebut, meski faktor genetik juga turut mengambil peran. Sebagian besar karena gadget, tetapi ada juga yang memang faktor keturunan. Misalnya dalam satu keluarga hampir semuanya menggunakan kacamata,” katanya saat ditemui di Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/7/2026).

Langkah Penanganan dan Fasilitas Gratis

Mengingat kesehatan mata berbanding lurus dengan efektivitas belajar di sekolah, Dinkes mengimbau para orang tua dan siswa yang terindikasi minus untuk tidak menunda pemeriksaan medis lanjutan.

Prosedur penanganannya pun terbilang mudah dan terjangkau:

Langkah 1: Datangi Puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan awal.

Langkah 2: Minta surat rujukan menuju Poli Mata di rumah sakit.

Langkah 3: Manfaatkan fasilitas jaminan kesehatan.

“Kalau punya BPJS bisa digunakan untuk mendapatkan kacamata gratis sesuai prosedur pemeriksaan,” jelasnya.

Melalui deteksi dini lewat program CKG ini, pemerintah daerah berharap gangguan penglihatan pada anak dapat ditangani secepat mungkin, sehingga tidak sampai mengganggu konsentrasi maupun prestasi belajar mereka di kelas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Minta, Lulusan PKL dan SUSBALAN GP Ansor Jadi Pemimpin Daerah Masa Depan Bupati Batang Minta, Lulusan PKL dan SUSBALAN GP Ansor Jadi Pemimpin Daerah Masa Depan
Bupati Batang Minta, Lulusan PKL dan SUSBALAN GP Ansor Jadi Pemimpin Daerah Masa Depan
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan berharap peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) PW GP Ansor Jawa Tengah mampu menjadi motor penggerak perubahan di daerahnya masing-masing. Bahkan, ia optimistis dari proses kaderisasi tersebut akan lahir pemimpin-pemimpin daerah, termasuk calon Bupati Batang di masa mendatang.
07 Ags 2026 Jumadi 64
Bupati Siapkan Batang Night Carnival, Hadirkan Konsep Baru Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Bupati Siapkan Batang Night Carnival, Hadirkan Konsep Baru Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Bupati Siapkan Batang Night Carnival, Hadirkan Konsep Baru Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan konsep baru dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu agenda utama yang akan digelar tahun ini adalah Batang Night Carnival, sebuah parade malam yang diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat maupun wisatawan.
07 Ags 2026 Jumadi 392
Hari Pertama Dinas, Kapolresta Sowan Bupati Batang Hari Pertama Dinas, Kapolresta Sowan Bupati Batang
Hari Pertama Dinas, Kapolresta Sowan Bupati Batang
Batang - Mengawali hari pertama bertugas sebagai Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono langsung bergerak cepat memperkuat sinergi dengan sowan dan bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Batang dan Kejaksaan Negeri Batang. Kapolresta baru tersebut menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), mendukung penegakan hukum, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Batang.
07 Ags 2026 Jumadi 103
Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon
Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon
Batang - Maraknya pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto turut mendongkrak kebutuhan pasokan air bersih di Kabupaten Batang. Menanggapi lonjakan pemukiman baru tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Sendang Kamulyan memastikan ketersediaan pasokan air hingga saat ini masih memadai.
06 Ags 2026 Jumadi 143
Batang Sejahtera, Dekatkan Layanan Kesejahteraan Sosial Lewat Pembentukan UPTD Batang Sejahtera, Dekatkan Layanan Kesejahteraan Sosial Lewat Pembentukan UPTD
Batang Sejahtera, Dekatkan Layanan Kesejahteraan Sosial Lewat Pembentukan UPTD
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, meluncurkan program Batang Sejahtera (Bangun Tatanan kelembagaan UPTD Pelayanan Kesejahteraan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Batang di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (682026).
06 Ags 2026 Jumadi 106
Bupati Batang Resmikan Reban Expo 2026 Targetkan Rp300 Juta Pendapatan Bupati Batang Resmikan Reban Expo 2026 Targetkan Rp300 Juta Pendapatan
Bupati Batang Resmikan Reban Expo 2026 Targetkan Rp300 Juta Pendapatan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Reban Expo 2026 bertajuk "UMKM Berkarya dan KWT Berdaya" di halaman Kantor Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (682026). Kegiatan yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT).
06 Ags 2026 Jumadi 192