Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Dispaperta Batang Siagakan Pompa Air di 50 Desa

Senin, 20 Juli 2026 Jumadi Dibaca 365 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Dispaperta Batang Siagakan Pompa Air di 50 Desa
Sejumlah petani mananam padi di persawahan Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiagakan puluhan unit pompa air di 50 desa untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiagakan puluhan unit pompa air di 50 desa untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari mitigasi dini agar produktivitas sektor pertanian tetap terjaga, terutama menjelang Musim Tanam (MT) ketiga dan kemungkinan memasuki MT keempat.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispaperta Batang Rini Diana Anggriani mengatakan, hingga Juni 2026 kondisi pertanaman padi masih relatif aman. Luas tanam padi tercatat mencapai 4.390 hektare dan belum terdapat laporan kekeringan dari Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

“Berbagai upaya preventif yang telah dilakukan pemerintah, seperti rehabilitasi jaringan irigasi tersier serta pembangunan sarana konservasi air, memberikan dampak positif dalam menjaga pasokan air di lahan pertanian. Tahun ini cukup banyak penanganan irigasi yang dilakukan. Harapannya dapat menjadi langkah menghadapi dampak El Nino maupun musim kemarau panjang, dan saat ini sudah banyak wilayah yang tertangani melalui program tersebut,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Senin (20/7/2026).

Ia juga mengimbau, para petani untuk tidak memaksakan masa tanam apabila ketersediaan air irigasi belum mencukupi. Selain itu, petani diminta aktif berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan apabila mulai mengalami kendala pasokan air agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, Sekretaris Dispaperta Batang Syam Manohara mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti peringatan dini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait potensi musim kemarau yang lebih panjang.

“Kami sudah mempersiapkan berbagai langkah menghadapi musim tanam ketiga bahkan kemungkinan musim tanam keempat, terutama untuk mengantisipasi potensi kekeringan di sejumlah wilayah,” jealsnya.

Syam menjelaskan, strategi utama yang disiapkan adalah optimalisasi pemanfaatan pompa air yang telah ditempatkan di 50 desa rawan kekeringan. Secara data, di 50 desa kami sudah memiliki pompa untuk mendukung pengairan sawah pada musim tanam berikutnya. Ini menjadi salah satu langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“Selain pompa yang berada di desa-desa, Dispaperta juga menyiapkan sejumlah pompa cadangan yang disimpan di gudang dinas untuk digunakan apabila terjadi kondisi darurat. Sebagian pompa saat ini masih digunakan di wilayah Celapar. Selain itu, kami juga memiliki pompa cadangan di gudang yang siap didistribusikan sewaktu-waktu apabila ada wilayah yang mengalami kekurangan air,” terangnya.

Dispaperta memetakan tujuh kecamatan sebagai wilayah yang memiliki potensi lebih tinggi terdampak kekeringan, yaitu Kecamatan Pecalungan, Reban, Tersono, Bawang, Wonotunggal, Bandar, dan Blado. Wilayah tersebut didominasi kawasan perbukitan dan lahan tadah hujan yang lebih rentan mengalami penurunan ketersediaan air saat musim kemarau.

Syam juga menyebutkan, selain penyediaan sarana pengairan, Dispaperta juga melakukan penyesuaian dalam penyaluran bantuan benih dari APBD. Bantuan benih tidak akan didistribusikan ke lahan yang belum memiliki kecukupan air agar benih tidak mengalami gagal tanam.

“Pada musim kemarau seperti sekarang, pendistribusian benih akan menyesuaikan kondisi lapangan. Jika lahan masih kering, penyaluran dilakukan setelah turun hujan atau setelah kebutuhan air dapat dipenuhi melalui pompa pengairan,” imbuhnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan kondisi pertanaman hingga saat ini masih dalam kategori aman dan terus dipantau secara intensif.

“Melalui kesiapsiagaan sarana pengairan, koordinasi dengan penyuluh pertanian, serta penguatan infrastruktur irigasi, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Batang tetap mampu menjaga produktivitas meskipun menghadapi ancaman musim kemarau panjang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Batang - Kemeriahan even Karnaval SCTV yang menyuguhkan penampilan puluhan artis-artis papan atas, makin semarak dengan kolaborasi bersama 200 seniman tari Babalu Batang. Para penari yang didominasi pelajar dari jenjang SMP hingga SMASMK itu menjadi panggung ekspresi karena memadukan antara tarian tradisional Babalu bersama hentakan musik dan alunan nada dari artis di atas panggung.
11 Okt 2026 Jumadi 142
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 209
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 141
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 228
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 297
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 262