Batang - Suasana rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang kini tampak berbeda. Botol air minum dalam kemasan yang selama ini menjadi pelengkap konsumsi rapat mulai tidak lagi terlihat. Sebagai gantinya, seluruh peserta rapat dibiasakan membawa botol minum pribadi atau tumbler.
Batang - Suasana rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang kini tampak berbeda. Botol air minum dalam kemasan yang selama ini menjadi pelengkap konsumsi rapat mulai tidak lagi terlihat. Sebagai gantinya, seluruh peserta rapat dibiasakan membawa botol minum pribadi atau tumbler.
Kebijakan tersebut merupakan arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan.
Perubahan tersebut kini mulai diterapkan dalam berbagai agenda resmi di lingkungan Pemkab Batang. Sebelum rapat dimulai, pembawa acara atau protokol mengingatkan peserta agar memanfaatkan dispenser air minum yang telah disediakan di beberapa sudut ruangan untuk mengisi ulang tumbler masing-masing.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, kebijakan tersebut tidak semata-mata bertujuan menghemat anggaran, tetapi juga menjadi langkah nyata mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan pemerintahan.
“Ini bagian dari efisiensi. Belanja yang saya lihat cukup besar selama ini adalah snack dan makan dalam setiap kegiatan,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/7/2026).
Menurut Faiz, budaya rapat sederhana seperti ini telah banyak diterapkan di berbagai negara. Dalam sejumlah pertemuan resmi, konsumsi yang disediakan umumnya cukup sederhana, sementara kebutuhan air minum dipenuhi melalui dispenser sehingga tidak lagi bergantung pada botol kemasan sekali pakai.
Ia berharap, kebiasaan membawa tumbler tidak hanya diterapkan saat rapat di lingkungan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi budaya baru di kalangan aparatur sipil negara dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendukung efisiensi belanja daerah, langkah tersebut diharapkan mampu menekan timbulan sampah plastik serta memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Batang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih hemat, efektif, dan berwawasan lingkungan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)