Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi

Selasa, 21 Juli 2026 Jumadi Dibaca 50 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi
Pemkab Batang menggelar kegiatan Evaluasi Pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang digelar di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan dengan menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari nilai B menuju BB bahkan A dalam dua tahun ke depan. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Evaluasi Pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang digelar di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan dengan menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari nilai B menuju BB bahkan A dalam dua tahun ke depan. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Evaluasi Pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang digelar di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/7/2026).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, capaian nilai SAKIP Kabupaten Batang pada 2025 berada di angka 69,34 dengan predikat B. Meski capaian tersebut berhasil dipertahankan, menurutnya seluruh perangkat daerah tidak boleh berhenti hanya pada pemenuhan aspek administratif.

“Ke depan kita harus meningkatkan standar akuntabilitas. Inti dari accountability adalah bagaimana kinerja pemerintah bisa diakses masyarakat secara luas, baik dari sisi proses, target maupun hasilnya, karena kita adalah pelayan publik,” jelasnya.

Ia menegaskan, orientasi penyelenggaraan pemerintahan harus bergeser dari sekadar memenuhi indikator administrasi menjadi menghasilkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, penyusunan target kinerja ke depan diharapkan lebih spesifik dan terukur.

Menurut Faiz, perencanaan pembangunan juga harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Masukan dari berbagai kanal, seperti pengaduan masyarakat, media sosial, hingga hasil kunjungan lapangan menjadi referensi penting dalam merumuskan program pemerintah.

“Bagaimana kita bisa menyusun perencanaan yang tepat jika tidak mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Perencanaan harus menjawab persoalan nyata sekaligus mendukung pencapaian isu strategis dalam RPJMD,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menyempurnakan dokumen perencanaan strategis 2025–2029 dengan memperkuat orientasi hasil serta menyusun indikator kinerja yang memenuhi prinsip SMART C Target kinerja juga diminta tidak lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Faiz berharap, rekomendasi hasil evaluasi SAKIP 2025 dapat segera ditindaklanjuti sehingga dalam dua tahun mendatang Kabupaten Batang mampu meningkatkan predikat menjadi minimal BB, bahkan mencapai A.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, digitalisasi di lingkungan pemerintah daerah harus dibangun secara terintegrasi, bukan dikembangkan sendiri-sendiri oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya melihat beberapa OPD sudah mengembangkan aplikasi digital, tetapi kalau berjalan sendiri-sendiri justru menyulitkan masyarakat. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi, mudah digunakan, dan benar-benar menjawab kebutuhan pelayanan publik,” imbuhnya.

Ia juga menilai, pengembangan sistem digital tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan aplikasi, tetapi juga harus memperhatikan arsitektur sistem, kemudahan penggunaan, serta keterkaitannya dengan visi pembangunan daerah.

“Melalui penguatan akuntabilitas dan transformasi digital yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Batang berharap pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin transparan, efektif, dan mudah diakses, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada hasil,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kick Off Penyusunan Masterplan IAD Perhutanan Sosial Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor di Batang Kick Off Penyusunan Masterplan IAD Perhutanan Sosial Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor di Batang
Kick Off Penyusunan Masterplan IAD Perhutanan Sosial Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor di Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi memulai penyusunan Masterplan Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial Kabupaten Batang melalui kegiatan Kick Off yang diselenggarakan di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 44
PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital
PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan budaya kerja aparatur melalui peningkatan disiplin dan profesionalisme. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikuti Sosialisasi Membangun Disiplin dan Kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang dilaksanakan secara daring di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 72
Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan
Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan
Batang - Suasana rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang kini tampak berbeda. Botol air minum dalam kemasan yang selama ini menjadi pelengkap konsumsi rapat mulai tidak lagi terlihat. Sebagai gantinya, seluruh peserta rapat dibiasakan membawa botol minum pribadi atau tumbler.
21 Jul 2026 Jumadi 77
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Batang - Dibalik kebiasaan menatap layar gawai setiap hari, ada ancaman sunyi yang pelan-pelan mengintai kesehatan mata para generasi muda di Kabupaten Batang. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sepanjang tahun mempertegas fenomena tersebut. sebanyak 1.300 pelajar terdeteksi mengalami gangguan tajam penglihatan alias mata minus.
21 Jul 2026 Jumadi 87
BPBD Batang Gandeng RAPI Edukasi Perangkat Desa Optimalkan Pemanfaatan HT BPBD Batang Gandeng RAPI Edukasi Perangkat Desa Optimalkan Pemanfaatan HT
BPBD Batang Gandeng RAPI Edukasi Perangkat Desa Optimalkan Pemanfaatan HT
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggandeng organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) menggelar pelatihan pemanfaatan radio komunikasi atau Handy Talky (HT), bagi unsur perangkat desa. Pelatihan tersebut sebagai optimalisasi pemanfaatan perangkat komunikasi untuk menunjang kemudahan akses informasi terutama di wilayah yang tak tersentuh sinyal atau jaringan.
21 Jul 2026 Jumadi 65
Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor
Pemkab Batang dan Bapenda Jateng Perkuat Sinergi, Permudah Layanan Pajak Kendaraan Bermotor
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui peningkatan kemudahan layanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bapenda Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Batang di Ruang Abirawa Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 51