Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP

Selasa, 23 Juni 2026 Jumadi Dibaca 322 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kedua kanan), memberikan susu saat meninjau SPMB di SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menghadirkan program yang meringankan beban masyarakat di bidang pendidikan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan mendapatkan bantuan satu setel seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 7 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2362026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menghadirkan program yang meringankan beban masyarakat di bidang pendidikan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan mendapatkan bantuan satu setel seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 7 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (23/6/2026).

Menurut Faiz, bantuan seragam gratis diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah di awal tahun ajaran baru.

“Pengumuman dilaksanakan pada tanggal 27 Juni. Khusus nanti kelas 1 SD dan kelas 1 SMP, saya ingatkan lagi, baik negeri maupun swasta, pemerintah akan membantu seragam gratis satu stel,” jelasnya.

Program tersebut tidak hanya menyasar sekolah umum, tetapi juga peserta didik di lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Untuk jenjang sekolah dasar, bantuan diberikan kepada siswa SD negeri, SD swasta, maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sementara untuk jenjang menengah pertama, bantuan mencakup siswa SMP negeri, SMP swasta, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Faiz juga menegaskan, bahwa para orang tua tidak perlu terburu-buru membeli seragam baru setelah anak dinyatakan diterima di sekolah. Pemerintah daerah akan menyiapkan seluruh proses pengadaan agar seragam yang diterima siswa sesuai dengan ukuran masing-masing.

“Untuk kelas 1 SD negeri maupun swasta, maupun MI, kemudian SMP negeri maupun swasta maupun Madrasah Tsanawiyah, satu stel seragam tidak usah beli dulu. Nanti akan diberikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sebelum proses pengadaan dilakukan, sekolah terlebih dahulu akan melakukan pendataan dan pengukuran ukuran tubuh setiap siswa baru. Langkah ini dilakukan agar seragam yang diterima benar-benar pas dan nyaman digunakan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Menurut Faiz, selama ini sering ditemukan perbedaan ukuran meskipun menggunakan standar yang sama. Karena itu, sistem pengukuran langsung dianggap lebih efektif dibandingkan membeli seragam berdasarkan ukuran umum yang tersedia di pasaran.

“Nantinya seragam akan diukur dulu oleh sekolah setiap siswa baru. Supaya ukurannya pas semuanya, tidak ada yang kebesaran dan tidak ada yang kekecilan. Penggunaan ukuran standar seperti M atau L sering kali tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi fisik setiap anak. Dengan pengukuran langsung, kualitas pelayanan kepada peserta didik dapat lebih optimal. Karena kadang ukuran M dan L pada siswa berbeda-beda. Jadi nanti diukur terlebih dahulu agar seragam yang diberikan benar-benar sesuai,” terangnya.

Program bantuan seragam gratis ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Batang dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga menjelang tahun ajaran baru.

“Selain memastikan proses SPMB berjalan transparan dan akuntabel, pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan seragam sekolah dinilai dapat membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, terutama bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemkab Batang juga terus memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan lancar. Melalui sistem pendaftaran berbasis daring yang didukung layanan bantuan atau helpdesk di sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

“Dengan adanya bantuan seragam gratis dan sistem pelayanan yang semakin baik, Pemkab Batang berharap seluruh anak usia sekolah dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang setara serta memulai tahun ajaran baru dengan lebih siap dan percaya diri,” ujar dia.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Batang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, yang menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah di masa mendatang.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah orang tua murid yang tengah mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi SPMB. Mereka menilai bantuan seragam gratis akan sangat membantu mengurangi biaya yang biasanya harus disiapkan saat memasuki tahun ajaran baru. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 46
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 147
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 122
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 112