Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG

Selasa, 23 Juni 2026 Jumadi Dibaca 322 kali Acara Pimpinan Daerah
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan, akan mengevaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG.
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.

Batang – Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.

Wakil Bupati Batang sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Batang Suyono mengonfirmasi bahwa seluruh distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah dihentikan sementara selama masa liburan.

“Mulai hari ini kan tidak beroperasi karena hari libur sekolah anak-anak. Berarti sepanjang libur ini tidak ada pengiriman MBG untuk anak-anak didik,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (23/6/2026).

Kekosongan aktivitas ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memanggil para koordinator wilayah (Korwil) SPPG guna merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ya tentu saya akan evaluasi sebagai Kasatgas. Nanti akan memang mengundang Korwil SPPG itu, saya ajak bicara apa yang harus dilakukan di tengah-tengah gejolak masyarakat yang seperti ini,” jelasnya.

Evaluasi mendalam akan menyasar kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis), kesiapan sarana prasarana, serta legalitas operasional SPPG yang sudah berjalan maupun yang sedang dibangun. Suyono menegaskan, pemda tidak akan menoleransi kehadiran unit baru yang nekat beroperasi tanpa memenuhi standar regulasi pusat.

“Usahakan jangan ada penambahan yang baru yang tidak sesuai dengan juknisnya juga harus dievaluasi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang sifatnya tidak sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Terkait kelengkapan syarat administrasi dan pemenuhan standar sanitasi, Satgas mengaku masih mengompilasi data dari instansi terkait. Ada kiriman dari Dinas Kesehatan, tapi saya belum baca secara keseluruhan.

“Langkah evaluasi ini kian mendesak setelah Satgas MBG mengonfirmasi adanya 11 unit SPPG yang saat ini mogok alias tidak beroperasi dari total sekitar 97 SPPG yang tersebar di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Suyono juga menyebutkan, penyebab utama mandeknya belasan unit tersebut menjadi salah satu agenda prioritas yang akan dibongkar selama masa libur sekolah ini.

“Melalui perbaikan menyeluruh ini, Pemkab Batang menargetkan Program Makan Bergizi Gratis dapat bergulir lebih tertib, higienis, dan siap memberikan manfaat optimal begitu para siswa kembali masuk sekolah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 42
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 118
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 109