Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Malam Satu Suro, Lestarikan Warisan Leluhur

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 411 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Malam Satu Suro, Lestarikan Warisan Leluhur
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), melakukan prosesi penjamasan Tombak Abirawa dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar tradisi Penjamasan Tombak Abirawa pada malam Satu Suro di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (1562026) malam. Tradisi tahunan yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah tersebut berlangsung khidmat dan diikuti arak-arakan pusaka serta pagelaran wayang kulit.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar tradisi Penjamasan Tombak Abirawa pada malam Satu Suro di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026) malam. Tradisi tahunan yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah tersebut berlangsung khidmat dan diikuti arak-arakan pusaka serta pagelaran wayang kulit.

Prosesi diawali dengan kirab Tombak Abirawa bersama 62 pusaka milik Kabupaten Batang yang terdiri dari 56 tombak, lima keris, dan satu pedang. Seluruh pusaka tersebut diarak terlebih dahulu sebelum menjalani prosesi penjamasan sebagai simbol penghormatan terhadap peninggalan leluhur.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, momentum malam Satu Suro tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga sarana memperkuat rasa syukur dan doa bersama untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

“Malam satu suro ini menjadi momentum untuk bersyukur atas kesehatan, rezeki, keluarga, dan nikmat yang telah diberikan Allah SWT selama satu tahun terakhir,” jelasnya.

Faiz juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam atau 1 Muharram sebagai penguat niat serta refleksi diri agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, tradisi penjamasan pusaka dan pagelaran wayang kulit pada malam Satu Suro menjadi bagian penting dalam upaya menjaga adat istiadat serta melestarikan warisan budaya para leluhur.

“Tradisi ini merupakan bagian dari upaya menjaga dan nguri-uri budaya leluhur. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab menjaga warisan budaya dan melanjutkan perjuangan para pendahulu,” terangnya.

Ia berharap, melalui momentum malam Satu Suro, masyarakat Kabupaten Batang senantiasa diberikan kesehatan, hidup rukun, dan daerah Batang terus berkembang menjadi wilayah yang makmur serta mendapat keberkahan.

“Semoga Kabupaten Batang menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi, masyarakatnya sehat, guyub rukun, dan senantiasa dirahmati Tuhan SWT,” harapnya.

Tradisi Penjamasan Tombak Abirawa sendiri rutin digelar setiap malam Satu Suro sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah sekaligus bentuk penghormatan terhadap pusaka peninggalan leluhur Kabupaten Batang.

“Kehadiran pagelaran wayang kulit dalam rangkaian acara juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya prosesi budaya tersebut,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 56
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 126
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131