Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 Jumadi Dibaca 70 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila
Dosen Pancasila Prodi S1 Agribisnis PSDKU Undip Kampus Batang Retno Dwi Irianto (kanan), menyampaikan Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila.
Batang - 1 Juni diperingati oleh bangsa Indonesia, sebagai momentum sejarah kelahiran Pancasila yang telah disepakati oleh para pendiri republik ini sebagai ideologi. Dengan harapan akan mampu mengantarkan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat.

‎‎Batang - 1 Juni diperingati oleh bangsa Indonesia, sebagai momentum sejarah kelahiran Pancasila yang telah disepakati oleh para pendiri republik ini sebagai ideologi. Dengan harapan akan mampu mengantarkan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat.

Namun, Dosen Pancasila Prodi S1 Agribisnis PSDKU Undip Kampus Batang Retno Dwi Irianto memandang, di masa kini, masih kurang dalam mengimplementasikan ideologi Pancasila. Bung Karno Presiden RI Pertama, sebagai salah satu penggali nilai-nilai dasar Pancasila, dalam pidato politiknya, 1 Juni 1945, menyebut nama Pancasila sebagai ideologi Negara pemersatu Bangsa.

“Pancasila digali dari kristalisasi nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia yang telah ada dan tertanam dalam setiap jiwa anak bangsa, sejak ratusan tahun silam. Substansi nilai-nilai dasarnya mencakup Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi dan Keadilan,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Minggu (31/5/2026).

Seluruhnya tertuang ke dalam sila-sila Pancasila yang tercantum pada alinea ke 4 Pembukaan UUD 1945, yang sering diucapkan dalam berbagai event upacara di setiap lembaga pendidikan, pemerintah dan lainya.

“Kini memasuki 82 tahun Indonesia merdeka tahun 2026, sering dipertanyakan seberapa kemampuan bangsa ini mengimplementasikan nilai nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Menurutnya, ada 4 tantangan besar yang dihadapi saat ini dalam mengimplementasikan ideologi Pancasila bagi bangsa ini. Yaitu minimnya keteladanan pemimpin, lemahnya integritas dalam penegakan hukum dan aturan serta disharmonisasi regulasi atau tumpang tindihnya beberapa peraturan perundang undangan.

“Untuk membenahi permasalahan tersebut kiranya perlu dilaksanakan beberapa hal antara lain internalisasi pendidikan berbasis Pancasila, pelaksanaan reformasi hukum dan penegakan hukum yang tegas. Serta perlunya pendekatan budaya serta teknologi informasi secara bijak,” pungkasnya.

Hal ini demi mendorong partisipasi masyarakat dan media secara bijak dalam pengawasan publik selain keteladanan para pemimpin Bangsa secara konsisten dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 23
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 13
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 19
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180