Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 Jumadi Dibaca 124 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila
Dosen Pancasila Prodi S1 Agribisnis PSDKU Undip Kampus Batang Retno Dwi Irianto (kanan), menyampaikan Minimnya Keteladanan dalam Implementasi Ideologi Pancasila.
Batang - 1 Juni diperingati oleh bangsa Indonesia, sebagai momentum sejarah kelahiran Pancasila yang telah disepakati oleh para pendiri republik ini sebagai ideologi. Dengan harapan akan mampu mengantarkan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat.

‎‎Batang - 1 Juni diperingati oleh bangsa Indonesia, sebagai momentum sejarah kelahiran Pancasila yang telah disepakati oleh para pendiri republik ini sebagai ideologi. Dengan harapan akan mampu mengantarkan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat.

Namun, Dosen Pancasila Prodi S1 Agribisnis PSDKU Undip Kampus Batang Retno Dwi Irianto memandang, di masa kini, masih kurang dalam mengimplementasikan ideologi Pancasila. Bung Karno Presiden RI Pertama, sebagai salah satu penggali nilai-nilai dasar Pancasila, dalam pidato politiknya, 1 Juni 1945, menyebut nama Pancasila sebagai ideologi Negara pemersatu Bangsa.

“Pancasila digali dari kristalisasi nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia yang telah ada dan tertanam dalam setiap jiwa anak bangsa, sejak ratusan tahun silam. Substansi nilai-nilai dasarnya mencakup Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi dan Keadilan,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Minggu (31/5/2026).

Seluruhnya tertuang ke dalam sila-sila Pancasila yang tercantum pada alinea ke 4 Pembukaan UUD 1945, yang sering diucapkan dalam berbagai event upacara di setiap lembaga pendidikan, pemerintah dan lainya.

“Kini memasuki 82 tahun Indonesia merdeka tahun 2026, sering dipertanyakan seberapa kemampuan bangsa ini mengimplementasikan nilai nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Menurutnya, ada 4 tantangan besar yang dihadapi saat ini dalam mengimplementasikan ideologi Pancasila bagi bangsa ini. Yaitu minimnya keteladanan pemimpin, lemahnya integritas dalam penegakan hukum dan aturan serta disharmonisasi regulasi atau tumpang tindihnya beberapa peraturan perundang undangan.

“Untuk membenahi permasalahan tersebut kiranya perlu dilaksanakan beberapa hal antara lain internalisasi pendidikan berbasis Pancasila, pelaksanaan reformasi hukum dan penegakan hukum yang tegas. Serta perlunya pendekatan budaya serta teknologi informasi secara bijak,” pungkasnya.

Hal ini demi mendorong partisipasi masyarakat dan media secara bijak dalam pengawasan publik selain keteladanan para pemimpin Bangsa secara konsisten dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 154
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 223
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 169
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 188
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 115
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 138