Awal 2025, Harga Cabai Makin Melangit

Kamis, 02 Januari 2025 Jumadi Dibaca 17.574 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Awal 2025, Harga Cabai Makin Melangit
Batang - Memasuki awal tahun 2025, harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) seperti bumbu dapur ternyata kian melangit. Hal itu disebabkan stok yang berkurang karena faktor cuaca ekstrem sejak akhir tahun 2024 lalu.

Batang - Memasuki awal tahun 2025, harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) seperti bumbu dapur ternyata kian melangit. Hal itu disebabkan stok yang berkurang karena faktor cuaca ekstrem sejak akhir tahun 2024 lalu.

Para pedagang mengeluhkan kenaikan harga cabai yang kian meroket, sehingga berdampak menurunnya daya beli konsumen.

Salah satu pedagang, Nurlaela mengaku kenaikan harga mulai terasa sejak Desember 2024. Kenaikan harga cabai Desember lalu berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogramnya.

“Kini justru naik jadi Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogramnya,” katanya, saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/1/2025).

Cabai merah besar dan keriting jika saat Nataru berkisar Rp50 ribu, sekarang menjadi Rp60 ribu per kilogram. Kemudian Cabai rawit merah jika sebelumnya Rp60 ribu kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogramnya.

“Ini karena pasokannya berkurang dari petani, disebabkan hujan yang turun terus-menerus, otomatis harganya ikut naik,” jelasnya.

Senada, pedagang bumbu dapur, Yulia membenarkan harga cabai memang mengalami kenaikan yang cukup drastis. “Cabai rawit merah kualitas nomor 1 dijual Rp90 ribu, dan kualitas sedang Rp80 ribu,” ungkapnya.

Diakuinya, Kenaikan tersebut terjadi karena faktor menyesuaikan pergantian tahun serta cuaca hujan yang turun lebih deras sejak beberapa hari ini.

Sementara itu, Wahidah sebagai pembeli menyesalkan atas kenaikan harga cabai yang terus meroket di awal tahun.

“Ya naik semua, kalau belanja nggak bisa dikurangi karena butuh makan setiap hari. Sebagai konsumen ya pinginnya harga diturunkan, biar tidak membebani kebutuhan sehari-hari,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 23
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 86
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 49