Warga Batang Banjiri Bazar "Jupuk Bae Lhur"

Minggu, 29 Desember 2024 Jumadi Dibaca 1.061 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-241229144532berita13324_.jpg"> Warga Batang Banjiri Bazar
Batang - Menutup akhir tahun, DC Grup dengan beragam anak perusahaan, menggelar Bazar “Jupuk Bae Lhur” yang terinspirasi untuk membagikan barang-barang layak pakai kepada masyarakat. Sebanyak 5.000 jenis barang didapat dari para donatur sejak pertengahan November lalu, untuk dibagikan kepada lebih dari 1.000 warga yang membutuhkan secara cuma-cuma.

Batang - Menutup akhir tahun, DC Grup dengan beragam anak perusahaan, menggelar Bazar “Jupuk Bae Lhur” yang terinspirasi untuk membagikan barang-barang layak pakai kepada masyarakat. Sebanyak 5.000 jenis barang didapat dari para donatur sejak pertengahan November lalu, untuk dibagikan kepada lebih dari 1.000 warga yang membutuhkan secara cuma-cuma.

Ketua panitia Bazar Jupuk Bae Lhur, Cut Raisya mengatakan, barang-barang terkumpul langsung dari para donatur hingga dari luar daerah seperti Bandung yang mengirimkan baju, perlengkapan rumah tangga bahkan sembako pun disumbangkan.

“Itu semua barang-barangnya masih bagus termasuk perlengkapan sekolah semuanya diberikan secara gratis,” katanya, saat ditemui di halaman House of Rhapsodia Dracik, Kabupaten Batang, Minggu (29/12/2024).

Untuk mencegah kerumunan, tiap sesinya hanya dibuka untuk 30 pengunjung dengan jeda waktu 10 menit.

“Alurnya, tiap orang setelah diberikan gelang sebagai tanda khusus, diarahkan untuk mengambil makanan dan minuman, lalu mengambil di booth A,B dan C berisi pakaian, perlengkapan sekolah/rumah tangga, sembako dengan jumlah 1 buah, jadi mereka bisa bawa pulang 5 buah barang,” jelasnya .

Sebagai penyelenggara, Raisya tidak menyangka antusias warga sangat luar biasa, terlebih ini pertama kalinya digelar.

“Diperkirakan ada 1.000 orang yang berkesempatan mengambil barang yang mereka butuhkan dan ini sebagai wujud amal kami yang manfaatnya bisa dirasakan banyak orang,” ungkapnya.

Selain itu, panitia juga menyiapkan doorprize berupa televisi, sepeda dan kompor yang juga merupakan donasi dari para dermawan. “Mereka yang beruntung bisa langsung membawa pulang hadiah yang disediakan panitia,” ujar dia.

Raisa menekankan, pesan moral digelarnya bazar tersebut, ketika memiliki barang yang sudah tidak terpakai, tidak menumpuk begitu saja di rumah.

“Asalkan masih dalam kondisi baik dan layak pakai, bisa didonasikan, intinya beramal itu bisa bentuk apa saja,” terangnya.

Salah satu warga, Kohar dari Kauman mengaku terbantu secara ekonomi dengan digelarnya bazar semacam ini.

“Alhamdulillah terbantu bisa dapat celana pendek, celana panjang baju lima potong sama gula,” tuturnya.

Ia mengharapkan, ke depan apabila kegiatan serupa kembali akan digelar, prosesnya agar lebih tertib agar lebih mudah. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Batang - Sangaji, peternak lebah asal Desa Timbang, telah mengenal dunia perlebahan sejak duduk di bangku SMP pada 1995. Kecintaannya terhadap lebah berawal ketika ia membantu mengelola koloni lebah milik pamannya. Sejak saat itu, berbagai aktivitas terkait lebah mulai ia tangani sendiri, mulai dari perawatan hingga menentukan lokasi penempatan koloni.
08 Sep 2026 Jumadi 6
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam menekan angka pengangguran makin agresif. Lewat program Dapat Kerja (DAKER), sebanyak 1.685 pencari kerja berhasil diserap dunia kerja per 7 September 2026. Dari angka tersebut, 1.616 orang masuk lewat pendanaan APBD, sementara 69 lainnya melalui jalur non-APBD.
08 Sep 2026 Jumadi 7
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 82
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 98
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 313
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 78