Masuk Masa Tanam, Gapoktan Waspadai Ancaman Banjir

Senin, 08 Januari 2024 Jumadi Dibaca 11.138 kali Pertanian
Masuk Masa Tanam, Gapoktan Waspadai Ancaman Banjir
Batang - Awal Januari hingga 10 hari ke depan, para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh Kabupaten Batang melaksanakan program Masa Tanam (MT) 1 untuk padi secara serentak, dengan luas lahan mencapai 2.620 hektar.

Batang - Awal Januari hingga 10 hari ke depan, para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh Kabupaten Batang melaksanakan program Masa Tanam (MT) 1 untuk padi secara serentak, dengan luas lahan mencapai 2.620 hektar.

Sejumlah proses telah dilalui mulai dari penyebaran bibit hingga saat ini memasuki masa tanam selama 90 hari ke depan, dengan perkiraan masa panen pada bulan April.

Ketua Gapoktan Desa Depok Riyanto menyampaikan, bibit yang digunakan beragam di antaranya Inpari 32, Mekongga dan Pertiwi.

“Secara keseluruhan lahan yang ditanami di Desa Depok seluas 350 hektar. Situasi dan musimnya mendukung jadi, selama masa tanam tidak mengalami kesulitan air,” katanya, saat meninjau proses tanam di persawahan Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (8/1/2024).

Di sisi lain, para petani masih sedikit mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Maka para petani mengharapkan pemerintah segera menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mempermudah akses pentani selama proses tanam.

“Senang sekali kalau tambahan pupuk subsidi itu langsung disalurkan,” ungkapnya.

Berbeda halnya dengan Ketua Gapoktan Desa Tegalsari, Sakhir yang sedikit khawatir selama proses irigasi. Pasalnya, aliran sungai Kalisono telah terkontaminasi limbah buangan pabrik.

“Dampaknya kurang baik untuk kualitas padi yang dihasilkan. Ditambah petani juga sering gatal-gatal sepulang dari sawah,” jelasnya.

Para petani mengharapkan agar ada normalisasi aliran sungai Kalisono sehingga tidak pula menimbulkan banjir saat musim hujan.

Ditemui secara terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kabid Tanaman Pangan, Dispaperta Batang Irhas Fredy Wibowo mengakui, sawah di daerah Depok dan Kandeman rawan terendam banjir jika mendapat kiriman air dari daerah atas.

“Petani tidak perlu cemas karena jika terendam selama 24 jam tidak berpengaruh pada padi. Tapi jika sampai sepekan, Gapoktan sudah mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), untuk melindungi jika ada yang mengalami gagal panen,” terangnya.

Kabupaten Batang memiliki daerah lumbung padi meliputi Depok, Tulis, Kandeman, Gringsing dan Tersono yang diperkirakan awal April mendatang memasuki masa panen raya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 70
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 71
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 67
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 162
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 127
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 118