Masuk Masa Tanam, Gapoktan Waspadai Ancaman Banjir

Senin, 08 Januari 2024 Jumadi Dibaca 11.116 kali Pertanian
Masuk Masa Tanam, Gapoktan Waspadai Ancaman Banjir
Batang - Awal Januari hingga 10 hari ke depan, para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh Kabupaten Batang melaksanakan program Masa Tanam (MT) 1 untuk padi secara serentak, dengan luas lahan mencapai 2.620 hektar.

Batang - Awal Januari hingga 10 hari ke depan, para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh Kabupaten Batang melaksanakan program Masa Tanam (MT) 1 untuk padi secara serentak, dengan luas lahan mencapai 2.620 hektar.

Sejumlah proses telah dilalui mulai dari penyebaran bibit hingga saat ini memasuki masa tanam selama 90 hari ke depan, dengan perkiraan masa panen pada bulan April.

Ketua Gapoktan Desa Depok Riyanto menyampaikan, bibit yang digunakan beragam di antaranya Inpari 32, Mekongga dan Pertiwi.

“Secara keseluruhan lahan yang ditanami di Desa Depok seluas 350 hektar. Situasi dan musimnya mendukung jadi, selama masa tanam tidak mengalami kesulitan air,” katanya, saat meninjau proses tanam di persawahan Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (8/1/2024).

Di sisi lain, para petani masih sedikit mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Maka para petani mengharapkan pemerintah segera menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mempermudah akses pentani selama proses tanam.

“Senang sekali kalau tambahan pupuk subsidi itu langsung disalurkan,” ungkapnya.

Berbeda halnya dengan Ketua Gapoktan Desa Tegalsari, Sakhir yang sedikit khawatir selama proses irigasi. Pasalnya, aliran sungai Kalisono telah terkontaminasi limbah buangan pabrik.

“Dampaknya kurang baik untuk kualitas padi yang dihasilkan. Ditambah petani juga sering gatal-gatal sepulang dari sawah,” jelasnya.

Para petani mengharapkan agar ada normalisasi aliran sungai Kalisono sehingga tidak pula menimbulkan banjir saat musim hujan.

Ditemui secara terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kabid Tanaman Pangan, Dispaperta Batang Irhas Fredy Wibowo mengakui, sawah di daerah Depok dan Kandeman rawan terendam banjir jika mendapat kiriman air dari daerah atas.

“Petani tidak perlu cemas karena jika terendam selama 24 jam tidak berpengaruh pada padi. Tapi jika sampai sepekan, Gapoktan sudah mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), untuk melindungi jika ada yang mengalami gagal panen,” terangnya.

Kabupaten Batang memiliki daerah lumbung padi meliputi Depok, Tulis, Kandeman, Gringsing dan Tersono yang diperkirakan awal April mendatang memasuki masa panen raya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027 Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Admin Medsos, KIM, dan FK Metra Diminta Dukung Program Pariwisata Batang 2027
Batang - Dalam rangka mendukung program Pariwisata di Kabupaten Batang pada tahun 2027, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang mengundang admin media sosial (medsos), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) dalam Sosialisasi Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pariwisata Kabupaten Batang di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 12
DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun
DPRD dan Pemkab Batang Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Capai Rp1,95 Triliun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Batang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Persetujuan bersama tersebut dilakukan dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 42
Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027 Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027
Perusahaan AI Direncanakan Bangun Fasilitas di KITB Batang Mulai 2027
Batang - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berencana menyambut investasi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligenceAI) yang akan membangun fasilitas di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Sep 2026 Jumadi 52
Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa
Sekolah Rakyat di Batang Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026, Tampung 270 Siswa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Hal tersebut disampaikan Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih saat Sosialisasi Sekolah Rakyat di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1692026).
16 Sep 2026 Jumadi 20
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2 Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dirancang Mulai Oktober, Targetkan Anak Kelompok Desil 1 dan 2
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyatakan kesiapannya dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional, salah satunya melalui pembentukan Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Batang. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam perluasan akses pendidikan inklusif serta memutus mata rantai kemiskinan bagi keluarga prasejahtera.
16 Sep 2026 Jumadi 21
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Bupati Batang Minta, OPD Kerja Keras Kejar Proyek Fisik APBD Perubahan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD Kabupaten Batang resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Rabu 16 September 2026.
16 Sep 2026 Jumadi 21