Stabilkan Harga Gula, Pemkab Batang Gelar Pasar Murah

Rabu, 20 Desember 2023 Jumadi Dibaca 1.798 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Stabilkan Harga Gula, Pemkab Batang Gelar Pasar Murah
Batang - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok di pasaran mengalami sedikit lonjakan. Salah satu yang menjadi konsentrasi Pemerintah Kabupaten Batang, untuk distabilkan yakni harga gula yang terus meroket.

Batang - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok di pasaran mengalami sedikit lonjakan. Salah satu yang menjadi konsentrasi Pemerintah Kabupaten Batang, untuk distabilkan yakni harga gula yang terus meroket.

Oleh sebab itu, Pemkab setempat bekerja sama dengan PT Industri Gula Nusantara (IGN) Kabupaten Kendal di bawah Artha Graha Peduli, berupaya menyetabilkan harga. Caranya dengan menggelar Operasi Pasar Murah khusus gula pasir ke tiga pasar tradisional potensial, yakni Pasar Batang, Limpung dan Bandar.

Direktur PT IGN, Yudi Purnomo mengatakan, sebanyak tiga ton gula pasir siap didistribusikan ke masyarakat melalui tiga pasar tradisional. Operasi pasar merupakan upaya agar masyarakat tidak terlalu terbebani dengan harga gula yang beberapa waktu lalu sempat melejit.

“Kami menjual di harga Rp15.500, sedangkan hari ini harga gula di pasar mencapai Rp16.500 per kilogramnya,” katanya, saat mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memantau Operasi Pasar di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (20/12/2023).

PT IGN berkomitmen membantu pemerintah, terutama untuk menyetabilkan harga, sehingga terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah.

“Kami selalu hadir saat momentum harga gula sedang melambung maupun saat terjadi kelangkaan di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM, Triossy Juniarto mengakui terjadi sedikit kenaikan harga kebutuhan pokok, di antaranya gula. Berdasarkan pantauan harga gula di pasar berkisar antara Rp16.500,00 hingga Rp17.000,00 per kilogramnya.

“Alhamdulillah hari ini mendapat subsidi dari PT IGN sebesar satu ton untuk tiap pasar, hari ini di Batang, Kamis dan Jumat di Limpung dan Bandar. Semoga bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Nataru,” harapnya.

Saat ini Pemda juga menaruh perhatian terhadap harga Kepokmas lain yang masih merangkak naik. Seperti cabai rawit merah berkisar Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per kilogramnya.

“Yang sudah mulai turun cabai merah teropong dan keriting dari semula Rp70 ribu kini menjadi Rp60 ribu per kilogramnya,” terangnya.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi di Batang, tapi hampir di seluruh daerah. Penyebab utama kenaikan harga yakni pasokan dari distributor yang tidak begitu lancar.

“Lewat dinas terkait kami berupaya mengimbau agar distributor menekan harga supaya harga di pasaran perlahan bisa menurun,” tegasnya.

Terkait inflasi, pekan lalu  Pemkab Batang  berada di peringkat ke-22 di Jawa Tengah.

“Hanya pekan ini sedikit terjadi kenaikan disebabkan harga cabai dan gula yang naik. Tapi ini tidak akan lama, setelah digelarnya operasi pasar, pekan depan sudah kembali turun,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 34
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 90
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 98
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 94