Musim Hujan, Pedagang Waspadai Cabai Rawan Busuk

Senin, 27 November 2023 Jumadi Dibaca 2.030 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Musim Hujan, Pedagang Waspadai Cabai Rawan Busuk
Batang - Kemarau yang hampir usai dan segera akan berganti dengan musim hujan, membawa sedikit angin segar. Pasalnya, selama empat hari lalu, harga cabai rawit merah sejak berbulan-bulan lalu menembus di harga Rp90 ribu, kini mengalami penurunan menjadi Rp85 ribu per kilogram.

Batang - Kemarau yang hampir usai dan segera akan berganti dengan musim hujan, membawa sedikit angin segar. Pasalnya, selama empat hari lalu, harga cabai rawit merah sejak berbulan-bulan lalu menembus di harga Rp90 ribu, kini mengalami penurunan menjadi Rp85 ribu per kilogram.

Kendati demikian, para pedagang tetap menaruh kekhawatiran dengan kualitas cabai di musim penghujan nanti. Salah satu pedagang cabai, Lina mengatakan, selama kemarau seringkali cabai cepat mengering, namun ketika musim penghujan tiba, cabai pun cepat busuk.

“Kalau kena air itu cepat membusuk. Sekarang memang hujannya belum begitu deras, tapi tetap harus waspada, jadi kalau sudah dibeli langsung diangin-anginkan biar ga cepat busuk dan biasanya petani juga memanen kalau sudah tidak turun hujan, supaya lebih tahan lama,” katanya, saat ditemui di kios Pasar Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/11/2023).

Untuk harga cabai cenderung turun Rp5 ribu, yakni cabai merah teropong Rp65 ribu, cabai rawit hijau Rp50 ribu dan cabai keriting Rp70 ribu per kilogram. Diperkirakan harga cabai akan kembali mengalami kenaikan mendekati Natal dan Tahun Baru.

Salah satu konsumen sekaligus pelaku usaha rumah makan, Evy mengakui kualitas cabai di musim penghujan rawan mengalami kebusukan karena faktor air yang berlebih.

“Begitu sudah beli dari pasar, cabai jangan langsung disimpan, tapi diangin-anginkan biar agak kering, baru dibungkus kertas lalu dimasukkan kulkas, Insyaallah bisa tahan sampai empat hari,” terangnya.

Bagi para pelaku usaha warung makan cabai menjadi komoditas penting untuk menambah cita rasa masakan.

“Kalau bisa harganya turun lagi, soalnya buat pedagang makanan terpaksa menaikkan harga jual masakan biar kualitas rasa tidak berkurang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 34
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 90
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 98
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 94