Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun

Selasa, 15 November 2022 Jumadi Dibaca 1.714 kali Ekonomi
Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun
Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Salah satu perajin tempe, Priyatno mengungkapkan, semenjak kenaikan kedelai beberapa bulan ini, berdampak terhadap berkurangnya pendapatan para perajin tempe.

“Kalau dulu bisa beli kedelai Rp7 ribu sampai Rp8 ribu, sekarang sudah sampai Rp14 ribu per kilogramnya. Tapi kalau hari ini beli kedelai lagi, belum tentu harganya sama, bisa jadi lebih mahal,” ungkapnya, saat ditemui, di tempat produksi tempe sekaligus kediamannya, di Proyonanggan, Kabupaten Batang, Senin (14/11/2022).

Ia bersama perajin tempe mengharapkan, harga kedelai kembali normal. Omset pun mengalami penurunan dari semula Rp250 ribu sampai Rp300 ribu, kini merosot hingga Rp150 ribu, untuk sekali produksi.

“Kami minta pemerintah tidak usah ngasih subsidi, tapi ditentukan saja, patokan harga per kilogramnya. Misalnya Rp8 ribu atau Rp10 ribu,” jelasnya.

Ia mengakui, kenaikan harga kedelai berpengaruh pada konsumen yang sedikit berkurang.

“Sebelum kenaikan, konsumen bisa pesan antara 4 sampai 6 papan tempe. Sekarang turun jadi 4 sampai 5 papan per hari,” ujar dia.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang, Dewi Wuriyanti mengatakan, untuk mengatasi harga kedelai yang tak kunjung turun, rencananya pihak Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah, segera menggelontorkan bantuan kepada perajin tempe, terutama bagi mereka yang tidak tergabung dalam Koperasi Perajin Tempe.

“Bantuan yang diberikan sebanyak satu ton untuk tiap kabupaten/kota. Satu ton itu diperuntukkan bagi 100 perajin, di Kabupaten Batang ada 130 perajin, nantinya kami tetap menyeleksi agar tepat sasaran,” terangnya.

Sepanjang tahun 2022, harga kedelai terus merangkak naik.

“Awal Januari harganya Rp13.500,00. Dan sekarang mencapai Rp13.800,00,” tegasnya.

Ia mengharapkan bantuan yang nantinya diberikan Pemprov Jateng, dapat menurunkan harga kedelai, sehingga perajin tempe kembali berproduksi dengan normal.

“Kemungkinan program bantuan kedelai akan digelontorkan awal Desember mendatang. Pendistribusian rencananya akan dilakukan langsung kepada perajin di Kantor Dispaperta,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Optimalkan KWT, Agribisnis Undip Batang Edukasi Pengolahan Pupuk Organik Optimalkan KWT, Agribisnis Undip Batang Edukasi Pengolahan Pupuk Organik
Optimalkan KWT, Agribisnis Undip Batang Edukasi Pengolahan Pupuk Organik
Batang - Program Studi Agribisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk "Pembuatan Media Tanam Organik sebagai Upaya Pengurangan Sampah Rumah Tangga di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (2172026). Kegiatan ini berkolaborasi dengan program Sosial Masyarakat (Sosmas) KKN Tematik IDBU 36 Universitas Diponegoro dan diikuti oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar.
21 Jul 2026 Jumadi 21
PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital
PPPK Paruh Waktu Batang Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN di Era Digital
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan budaya kerja aparatur melalui peningkatan disiplin dan profesionalisme. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikuti Sosialisasi Membangun Disiplin dan Kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang dilaksanakan secara daring di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 83
Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan
Kebijakan Bupati Batang Kurangi Sampah Plastik, Rapat Pemkab Kini Tanpa Air Minum Kemasan
Batang - Suasana rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang kini tampak berbeda. Botol air minum dalam kemasan yang selama ini menjadi pelengkap konsumsi rapat mulai tidak lagi terlihat. Sebagai gantinya, seluruh peserta rapat dibiasakan membawa botol minum pribadi atau tumbler.
21 Jul 2026 Jumadi 85
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Terindikasi Mata Minus, Dinkes Batang Berikan Penanganan dan Fasilitas Gratis
Batang - Dibalik kebiasaan menatap layar gawai setiap hari, ada ancaman sunyi yang pelan-pelan mengintai kesehatan mata para generasi muda di Kabupaten Batang. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sepanjang tahun mempertegas fenomena tersebut. sebanyak 1.300 pelajar terdeteksi mengalami gangguan tajam penglihatan alias mata minus.
21 Jul 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi
Pemkab Batang Targetkan Predikat A SAKIP, Dorong Transformasi Digital yang Terintegrasi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintahan dengan menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari nilai B menuju BB bahkan A dalam dua tahun ke depan. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Evaluasi Pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang digelar di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2172026).
21 Jul 2026 Jumadi 58
Pemkab Batang Siap Sulap Jalan Pattimura jadi RTH Tematik Pemkab Batang Siap Sulap Jalan Pattimura jadi RTH Tematik
Pemkab Batang Siap Sulap Jalan Pattimura jadi RTH Tematik
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang berupaya memberikan kenyamanan bagi warganya, melalui penataan ruang publik yang lebih rapi dengan menyulap menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tematik. Salah satu upaya yang diintensifkan dengan merelokasi para pedagang di Pasar Batang area Jalan Pattimura ke kios bagian dalam, yang dipertegas melalui surat pernyataan untuk segera menempati tempat baru yang lebih nyaman.
21 Jul 2026 Jumadi 20