Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun

Selasa, 15 November 2022 Jumadi Dibaca 1.723 kali Ekonomi
Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun
Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Salah satu perajin tempe, Priyatno mengungkapkan, semenjak kenaikan kedelai beberapa bulan ini, berdampak terhadap berkurangnya pendapatan para perajin tempe.

“Kalau dulu bisa beli kedelai Rp7 ribu sampai Rp8 ribu, sekarang sudah sampai Rp14 ribu per kilogramnya. Tapi kalau hari ini beli kedelai lagi, belum tentu harganya sama, bisa jadi lebih mahal,” ungkapnya, saat ditemui, di tempat produksi tempe sekaligus kediamannya, di Proyonanggan, Kabupaten Batang, Senin (14/11/2022).

Ia bersama perajin tempe mengharapkan, harga kedelai kembali normal. Omset pun mengalami penurunan dari semula Rp250 ribu sampai Rp300 ribu, kini merosot hingga Rp150 ribu, untuk sekali produksi.

“Kami minta pemerintah tidak usah ngasih subsidi, tapi ditentukan saja, patokan harga per kilogramnya. Misalnya Rp8 ribu atau Rp10 ribu,” jelasnya.

Ia mengakui, kenaikan harga kedelai berpengaruh pada konsumen yang sedikit berkurang.

“Sebelum kenaikan, konsumen bisa pesan antara 4 sampai 6 papan tempe. Sekarang turun jadi 4 sampai 5 papan per hari,” ujar dia.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang, Dewi Wuriyanti mengatakan, untuk mengatasi harga kedelai yang tak kunjung turun, rencananya pihak Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah, segera menggelontorkan bantuan kepada perajin tempe, terutama bagi mereka yang tidak tergabung dalam Koperasi Perajin Tempe.

“Bantuan yang diberikan sebanyak satu ton untuk tiap kabupaten/kota. Satu ton itu diperuntukkan bagi 100 perajin, di Kabupaten Batang ada 130 perajin, nantinya kami tetap menyeleksi agar tepat sasaran,” terangnya.

Sepanjang tahun 2022, harga kedelai terus merangkak naik.

“Awal Januari harganya Rp13.500,00. Dan sekarang mencapai Rp13.800,00,” tegasnya.

Ia mengharapkan bantuan yang nantinya diberikan Pemprov Jateng, dapat menurunkan harga kedelai, sehingga perajin tempe kembali berproduksi dengan normal.

“Kemungkinan program bantuan kedelai akan digelontorkan awal Desember mendatang. Pendistribusian rencananya akan dilakukan langsung kepada perajin di Kantor Dispaperta,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 22
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 38
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 31
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 275
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 142
Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tidak hanya dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi masyarakat yang tetap mengedepankan budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Bukit Srawung KITB oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan di Helipad Bukit Srawung, KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 85