Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun

Selasa, 15 November 2022 Jumadi Dibaca 1.701 kali Ekonomi
Harga Kedelai Meroket, Produksi Tempe di Batang Menurun
Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Batang Para perajin tempe masih mengeluhkan harga kedelai yang cukup tinggi di pasaran. Kenaikan harga kedelai yang terus meroket, mengharuskan sebagian besar perajin tempe mengurangi ukuran, meskipun hal tersebut menuai protes dari sebagian konsumen.

Salah satu perajin tempe, Priyatno mengungkapkan, semenjak kenaikan kedelai beberapa bulan ini, berdampak terhadap berkurangnya pendapatan para perajin tempe.

“Kalau dulu bisa beli kedelai Rp7 ribu sampai Rp8 ribu, sekarang sudah sampai Rp14 ribu per kilogramnya. Tapi kalau hari ini beli kedelai lagi, belum tentu harganya sama, bisa jadi lebih mahal,” ungkapnya, saat ditemui, di tempat produksi tempe sekaligus kediamannya, di Proyonanggan, Kabupaten Batang, Senin (14/11/2022).

Ia bersama perajin tempe mengharapkan, harga kedelai kembali normal. Omset pun mengalami penurunan dari semula Rp250 ribu sampai Rp300 ribu, kini merosot hingga Rp150 ribu, untuk sekali produksi.

“Kami minta pemerintah tidak usah ngasih subsidi, tapi ditentukan saja, patokan harga per kilogramnya. Misalnya Rp8 ribu atau Rp10 ribu,” jelasnya.

Ia mengakui, kenaikan harga kedelai berpengaruh pada konsumen yang sedikit berkurang.

“Sebelum kenaikan, konsumen bisa pesan antara 4 sampai 6 papan tempe. Sekarang turun jadi 4 sampai 5 papan per hari,” ujar dia.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang, Dewi Wuriyanti mengatakan, untuk mengatasi harga kedelai yang tak kunjung turun, rencananya pihak Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah, segera menggelontorkan bantuan kepada perajin tempe, terutama bagi mereka yang tidak tergabung dalam Koperasi Perajin Tempe.

“Bantuan yang diberikan sebanyak satu ton untuk tiap kabupaten/kota. Satu ton itu diperuntukkan bagi 100 perajin, di Kabupaten Batang ada 130 perajin, nantinya kami tetap menyeleksi agar tepat sasaran,” terangnya.

Sepanjang tahun 2022, harga kedelai terus merangkak naik.

“Awal Januari harganya Rp13.500,00. Dan sekarang mencapai Rp13.800,00,” tegasnya.

Ia mengharapkan bantuan yang nantinya diberikan Pemprov Jateng, dapat menurunkan harga kedelai, sehingga perajin tempe kembali berproduksi dengan normal.

“Kemungkinan program bantuan kedelai akan digelontorkan awal Desember mendatang. Pendistribusian rencananya akan dilakukan langsung kepada perajin di Kantor Dispaperta,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Menjelang Iduladha, PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban untuk Warga Menjelang Iduladha, PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban untuk Warga
Menjelang Iduladha, PLTU Batang Salurkan 31 Hewan Kurban untuk Warga
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang menyalurkan 31 hewan kurban berupa sapi dan kambing kepada masyarakat di 25 titik wilayah sekitar operasional perusahaan di Kabupaten Batang.
26 Mei 2026 Jumadi 25
KEK Industropolis Batang Perkuat Posisi Global, Tawarkan Kemitraan Investasi High-Tech di Jepang KEK Industropolis Batang Perkuat Posisi Global, Tawarkan Kemitraan Investasi High-Tech di Jepang
KEK Industropolis Batang Perkuat Posisi Global, Tawarkan Kemitraan Investasi High-Tech di Jepang
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang semakin memperkuat posisinya di panggung internasional melalui rangkaian agenda strategis di Jepang. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah besar memperkenalkan potensi investasi Kabupaten Batang sekaligus menarik minat pelaku industri global pada sektor industri berteknologi tinggi (high-tech industry).
26 Mei 2026 Jumadi 25
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 82
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 78
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 255
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 97