Pengelola Kantin Sekolah Menanti Diizinkannya Kembali Kantin Sehat

Rabu, 27 Juli 2022 Jumadi Dibaca 2.478 kali Ekonomi
Pengelola Kantin Sekolah Menanti Diizinkannya Kembali Kantin Sehat
Batang Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11 menanti diizinkannya kembali pembukaan kantin sehat, melihat kondisi Covid-19 yang sedikit melonggar.

Batang Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11 menanti diizinkannya kembali pembukaan kantin sehat, melihat kondisi Covid-19 yang sedikit melonggar.

Selama dua tahun lalu, pihak sekolah tidak diizinkan untuk membuka kantin sehat karena dikhawatirkan rawan kerumunan akan menjadi media penularan Covid-19.

Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11, Karniti mengatakan, ke depan setelah diizinkannya kantin sekolah dibuka kembali, rencananya warga diperbolehkan untuk menitipkan makanan sehat rumahan ke kantin.

“Belum lama ini memang kantin kami dipantau langsung oleh Puskesmas Batang 1. Memang sementara aktivitas kantin dipindah ke koperasi sekolah, karena selain kantin sehat belum diizinkan, juga kondisi rehab ruang yang belum selesai karena ruangan yang dimiliki terbatas,” katanya, saat ditemui, di ruang koperasi SDN Proyonanggan 11, Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Selasa (26/7/2022).

Nantinya, produsen makanan rumahan harus mengikuti sejumlah prosedur yang ditentukan.

“Misalnya ada yang mau nitip kami seleksi. Seperti makanan berbahan dasar saus dikurangi, kalau pun ada minuman bermerek dipastikan berkualitas karena orang tua pun mengharap hal yang sama,” tegasnya.

Ia mengakui, mayoritas anak menyukai makanan berbahan dasar saus. Meski demikian, pihak pengelola kantin tidak serta merta mengizinkan, karena dikhawatirkan efek buruk bagi kesehatan pencernaan anak.

“Saran dari Puskesmas sih kalau kantin sekolah dibuka, pastikan menjual makanan bebas dari pengawet dan pewarna buatan serta menggunakan pemanis dari gula asli,” jelasnya.

Untuk menjaga kesehatan anak, pengelola kantin sekolah bekerja sama dengan orang tua siswa yang akan menitipkan makanan rumahan.

“Covid-19 berpengaruh pada omset penjualan makanan sehat di kantin sekolah. Kalau dulu sebelum Covid-19 bisa mencapai Rp1 juta, karena banyak yang nitip dan semua anak jajannya di dalam lingkungan sekolah, sedangkan selama dua tahun lalu, turun sampai 50 persen,” terangnya.

Salah satu siswi, Sabrina mengutarakan, selama pandemi memang disarankan untuk membawa makanan dari rumah, namun kebiasaan itu justru terbawa hingga kini.

“Nanti kalau kantinnya sudah dibuka lagi, ya tetap bawa makanan dari rumah. Tapi terkadang beli makanan di sini, harganya antara Rp2.000,00 sampai Rp3.000,00, kalau bisa sih menunya nasi goreng, takoyaki sama sate yang banyak sausnya karena suka makanan pedas,” ungkapnya.

Penanggungjawab Kesehatan Lingkungan, Yustin mengatakan, kondisi Covid-19 yang masih belum menentu, diharapkan pengelola kantin sekolah untuk tidak membuka terlebih dahulu. Kalau pun nantinya diizinkan tentu protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

“Jika kondisi sudah normal kembali, pihak Puskesmas akan melakukan pengawasan lebih intensif lagi terhadap makanan yang dijajakan di kantin sekolah,” ujar dia.

Ia menerangkan, jika makanan yang dikonsumsi tidak dipastikan higienitasnya, dikhawatirkan dalam jangka pendek dapat menyebabkan diare disertai muntah. Dan jangka panjang bisa menimbulkan berbagai penyakit tidak menular lainnya.

“Ini memang dilema, satu sisi kantin sekolah tidak diizinkan dibuka, tapi di sisi lain pedagang makanan keliling berjajar karena mereka terdesak kebutuhan ekonomi. Untuk mengatasinya memang perlu kerja sama lintas sektor, agar makanan aman dikonsumsi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 41
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 32
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 27
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) menyusul banyaknya laporan warga terkait dugaan peredaran minuman beralkohol hingga praktik prostitusi dan permesuman. Operasi penegakan Peraturan daerah (Perda) melibatkan Satpol PP, Disparpora, Disperindagkop, Polresta Batang dan Kodim 0736Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 34
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 283
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 143