Pengelola Kantin Sekolah Menanti Diizinkannya Kembali Kantin Sehat

Rabu, 27 Juli 2022 Jumadi Dibaca 2.466 kali Ekonomi
Pengelola Kantin Sekolah Menanti Diizinkannya Kembali Kantin Sehat
Batang Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11 menanti diizinkannya kembali pembukaan kantin sehat, melihat kondisi Covid-19 yang sedikit melonggar.

Batang Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11 menanti diizinkannya kembali pembukaan kantin sehat, melihat kondisi Covid-19 yang sedikit melonggar.

Selama dua tahun lalu, pihak sekolah tidak diizinkan untuk membuka kantin sehat karena dikhawatirkan rawan kerumunan akan menjadi media penularan Covid-19.

Pengelola kantin sekolah SDN Proyonanggan 11, Karniti mengatakan, ke depan setelah diizinkannya kantin sekolah dibuka kembali, rencananya warga diperbolehkan untuk menitipkan makanan sehat rumahan ke kantin.

“Belum lama ini memang kantin kami dipantau langsung oleh Puskesmas Batang 1. Memang sementara aktivitas kantin dipindah ke koperasi sekolah, karena selain kantin sehat belum diizinkan, juga kondisi rehab ruang yang belum selesai karena ruangan yang dimiliki terbatas,” katanya, saat ditemui, di ruang koperasi SDN Proyonanggan 11, Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Selasa (26/7/2022).

Nantinya, produsen makanan rumahan harus mengikuti sejumlah prosedur yang ditentukan.

“Misalnya ada yang mau nitip kami seleksi. Seperti makanan berbahan dasar saus dikurangi, kalau pun ada minuman bermerek dipastikan berkualitas karena orang tua pun mengharap hal yang sama,” tegasnya.

Ia mengakui, mayoritas anak menyukai makanan berbahan dasar saus. Meski demikian, pihak pengelola kantin tidak serta merta mengizinkan, karena dikhawatirkan efek buruk bagi kesehatan pencernaan anak.

“Saran dari Puskesmas sih kalau kantin sekolah dibuka, pastikan menjual makanan bebas dari pengawet dan pewarna buatan serta menggunakan pemanis dari gula asli,” jelasnya.

Untuk menjaga kesehatan anak, pengelola kantin sekolah bekerja sama dengan orang tua siswa yang akan menitipkan makanan rumahan.

“Covid-19 berpengaruh pada omset penjualan makanan sehat di kantin sekolah. Kalau dulu sebelum Covid-19 bisa mencapai Rp1 juta, karena banyak yang nitip dan semua anak jajannya di dalam lingkungan sekolah, sedangkan selama dua tahun lalu, turun sampai 50 persen,” terangnya.

Salah satu siswi, Sabrina mengutarakan, selama pandemi memang disarankan untuk membawa makanan dari rumah, namun kebiasaan itu justru terbawa hingga kini.

“Nanti kalau kantinnya sudah dibuka lagi, ya tetap bawa makanan dari rumah. Tapi terkadang beli makanan di sini, harganya antara Rp2.000,00 sampai Rp3.000,00, kalau bisa sih menunya nasi goreng, takoyaki sama sate yang banyak sausnya karena suka makanan pedas,” ungkapnya.

Penanggungjawab Kesehatan Lingkungan, Yustin mengatakan, kondisi Covid-19 yang masih belum menentu, diharapkan pengelola kantin sekolah untuk tidak membuka terlebih dahulu. Kalau pun nantinya diizinkan tentu protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

“Jika kondisi sudah normal kembali, pihak Puskesmas akan melakukan pengawasan lebih intensif lagi terhadap makanan yang dijajakan di kantin sekolah,” ujar dia.

Ia menerangkan, jika makanan yang dikonsumsi tidak dipastikan higienitasnya, dikhawatirkan dalam jangka pendek dapat menyebabkan diare disertai muntah. Dan jangka panjang bisa menimbulkan berbagai penyakit tidak menular lainnya.

“Ini memang dilema, satu sisi kantin sekolah tidak diizinkan dibuka, tapi di sisi lain pedagang makanan keliling berjajar karena mereka terdesak kebutuhan ekonomi. Untuk mengatasinya memang perlu kerja sama lintas sektor, agar makanan aman dikonsumsi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 206
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 64
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 83
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 113
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 91
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 73