Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
Meski jika dibandingkan dengan daerah tetangga, kondisi Pantai Kuripan tergolong relatif lebih aman, Pemerintah Kabupaten Batang tak mau tinggal diam. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang memilih mengambil langkah cepat sebelum daratan makin terkikis.
“Kalau robnya yang di Pantai Kuripan ini ya kalau dibandingkan dengan yang ada di wilayah Kecamatan Subah itu lebih aman,” kata Kepala DLH Rusmanto saat ditemui di Kantornya, Senin (21/9/2026).
Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci. Sebagai langkah benteng pertahanan alami, DLH menggenjot penanaman vegetasi mangrove di sepanjang pesisir Kuripan. Langkah ini tak sekadar menahan gempuran air laut, tetapi juga menjadi upaya jangka panjang menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
“Tetapi memang kita melakukan langkah antisipasi dengan penanaman mangrove ini. Keberadaan tanaman mangrove diharapkan mampu memberikan perlindungan ganda. Selain efektif meredam dampak rob, akar-akar mangrove yang kokoh nantinya menjadi rumah dan ruang tumbuh yang ideal bagi berbagai organisme serta biota laut,” jelasnya.
Jadi nanti selain untuk penanganan robnya, kita juga bisa menumbuhkan ekosistem laut yang lebih baik. Langkah konservasi berbasis ekosistem ini kian mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, data lapangan menunjukkan bahwa penyusutan daratan pesisir secara umum terus terjadi secara konstan setiap tahunnya.
“Tanpa penanganan yang tepat, bentang alam pesisir Batang akan terus tergerus perlahan. Kalau secara umum ya, secara umum memang kurang lebih di per tahunnya, per tahunnya ini ada pengurangan pantai itu kurang lebih sekitar 20 sampai 40 senti,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)