Batang Dolphin Center Berupaya Bertahan di Tengah PPKM

Jumat, 06 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 880 kali Pariwisata
Batang Dolphin Center Berupaya Bertahan di Tengah PPKM
Batang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang masih berlangsung membuat pelaku usaha di bidang pariwisata Batang Dolphin Center (BDC) tetap bertahan dengan segala keterbatasan.

Batang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang masih berlangsung membuat pelaku usaha di bidang pariwisata Batang Dolphin Center (BDC) tetap bertahan dengan segala keterbatasan.

Meskipun masih dapat bertahan, namun lambat laun anggaran untuk pembelian pakan hewan mulai menipis.

“Untungnya BDC didominasi herbivora, sehingga tidak terlalu sulit mencari pakan,” kata Manajer Batang Dolphin Center, Bagus Wijaya Danu, saat ditemui di BDC, Kabupaten Batang, Jumat (6/8/2021).

Dijelaskannya, BDC diperkirakan dapat bertahan di tengah Pandemi COVID-19 hingga dua tahun ke depan. Hal itu dikarenakan bisnis yang digeluti tidak hanya bergerak di satu bidang saja, tapi juga ada perhotelan dan restoran, yang masih bisa bergerak.

“Tetapi di masa sekarang semua merasakan sulit, termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang mempunyai perhatian terhadap satwa akan berkurang. Penyumbang pun hanya bagi kalangan tertentu, yang benar-benar penyayang satwa atau sudah terbiasa memberi sumbangan karena ada kelebihan dana,” ungkapnya.

Selama ini masih ada sejumlah komunitas pecinta satwa yang memberikan perhatian lebih dengan menyumbangkan pakan.

“Kami sangat berterima kasih masih ada yang memperhatikan satwa. Mereka ada yang nyumbang pisang sepuluh sisir, pepaya dua keranjang, wortel sepuluh kilogram, ubi, singkong,” jelasnya.

Untuk ikan, Dolphin Center masih mendapatkan potongan harga dari para nelayan di Batang.

“Kalau dulu satu kilogram ikan harganya Rp25 ribu, sekarang cuma Rp15 ribu. Mereka memberikan potongan harga, sekaligus bentuk perhatian terhadap satwa,” terangnya.

Masalah pakan, jika dalam kondisi wajar satwa diberi makan wortel, tetapi sekarang diberikan pakan alternatif.

“Kalau herbivora kami masih bisa cari rumput di sekitar. Kebutuhan rumput bisa mencapai satu ton untuk memberi pakan hewan dalam satu hari setengah, kalau karnivora tidak terlalu merepotkan, karena hanya ada buaya dan macan tutul yang  membutuhkan daging 2-3 kilogram untuk sehari bisa bergantian antara daging sapi atau ayam,” tandasnya.

Jumlah Dolpin masih berjumlah 14 ekor, dengan latihan rutin untuk semua satwa.

“Satwa yang dimiliki beragam, ada kuda nil, lumba-lumba, gajah, burung, anjing, ular,” tuturnya.

Ia menegaskan, agar pariwisata cepat dibuka dibutuhkan kesadaran dari masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan.

“Pakailah masker, coba lihat di luar kalau ketemu warga, berapa di antara mereka yang memiliki kesadaran untuk memakai masker dengan yang tak bermasker. Virusnya kecil yang penting pakai saja dulu maskernya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Batang Penyanyi dangdut Siti Badriah mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat tampil dalam hari pertama Karnaval SCTV di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 108
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 133
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 113
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 320
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 251