Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
Suasana semarak sudah terasa sejak Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka helatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (11/10/2026) sore tersebut. Lautan manusia memadati area Alun-Alun hingga Jalan Veteran untuk berburu kuliner sekaligus menyaksikan aksi para bintang papan atas tanah air.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis yang memadukan pesta hiburan rakyat dengan panggung promosi produk lokal ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batang, saya menyambut baik serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan terselenggaranya kegiatan ini,” katanya usai meresmikan Festival UMKM di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10/10/2026).
Kehadiran panggung hiburan berskala nasional diakui menjadi angin segar bagi geliat ekonomi lokal. Tak kurang dari 70 stan pilihan unjuk gigi memamerkan pesona kreasi khas Batang mulai dari kriya warisan leluhur hingga olahan kuliner kekinian.
“Festival UMKM tahun ini terasa sangat meriah dan istimewa karena disandingkan secara langsung dengan rangkaian Karnaval SCTV. Kegiatan kolosal ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai hari ini, Sabtu, hingga besok Minggu sore. Kehadiran Karnaval SCTV tentu akan menjadi daya tarik magnet wisata dan keramaian yang luar biasa bagi masyarakat luas untuk datang berkunjung ke Kabupaten Batang,” jelasnya.
Di deretan stan, pengunjung memanjakan mata dan lidah dengan keanggunan Batik Rifaiyah serta Batik Batangan binaan Disperindagkop dan UKM Batang. Tak ketinggalan, kesegaran aneka minuman rempah nusantara, sajian produk olahan ikan kaya gizi dari Dinas Kelautan dan Perikanan, hasil tani segar Dinas Pangan dan Pertanian, hingga deretan jajanan tradisional siap menggoyang lidah.
“Bagi Pemkab Batang, perhelatan ini bukan sekadar pameran sesaat atau hiburan pelepas penat. Ada misi besar mendorong UMKM lokal agar makin dilirik pasar nasional. Melalui momentum ini, kita ingin menunjukkan bahwa produk-produk lokal Kabupaten Batang memiliki kualitas yang mumpuni dan siap bersaing di kancah yang lebih luas,” terangnya.
Penyelenggaraan festival ini bukan sekadar ajang pameran atau hiburan semata, melainkan memiliki tujuan strategis bagi pembangunan ekonomi daerah. Ia memaparkan tiga target utama helatan ini: Memperkuat strategi promosi dan memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha lokal, meningkatkan daya saing kualitas produk UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mempromosikan berbagai potensi unggulan Kabupaten Batang agar semakin dikenal luas oleh masyarakat regional maupun nasional.
“Besar harapan kami, sinergi antara pameran UMKM dan hiburan skala nasional ini dapat menjadi akselerator dalam mendukung UMKM naik kelas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang,” ungkapnya.
Sri Purwaningsih juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyingsingkan lengan baju mendukung karya anak negeri.
“Kepada seluruh pelaku UMKM, manfaatkanlah ajang ini sebaik-baiknya untuk memperluas jejaring, berinteraksi langsung dengan konsumen, dan meningkatkan transaksi. Dan kepada seluruh masyarakat, mari kita ramaikan, borong, dan cintai produk-produk asli buatan Batang,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)