Dinkes Batang Cetak Rest Aro Miliki Keterampilan dalam Berkesehatan

Rabu, 18 November 2020 Jumadi Dibaca 625 kali Kesehatan
Dinkes Batang Cetak Rest Aro Miliki Keterampilan dalam Berkesehatan
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar pelatihan terhadap kaum remaja di bidang kesehatan, agar melalui perannya di masyarakat dapat menjadi kader perubahan yang sadar akan pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (Germas).

Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar pelatihan terhadap kaum remaja di bidang kesehatan, agar melalui perannya di masyarakat dapat menjadi kader perubahan yang sadar akan pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (Germas).

Untuk merealisasikan Dinkes membentuk Remaja Sehat Alas Roban (Rest Aro) yang didominasi kaum muda untuk berkontribusi agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Kepala Dinkes Batang Muchlasin melalui Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Mutmainah mengatakan, bahwa kegiatan tersebut untuk menggerakkan para pemuda menuju generasi yang sehat.

“Saat ini masalah kesehatan di Kabupaten Batang ini kompleks seperti kematian ibu, stunting dan membiasakan pola hidup bersih serta sehat itu dimulai dari remaja. Kita mengupayakan mereka menjadi kader perubahan bagi sebayanya untuk hidup bersih dan sehat,” kata Mutmainah, saat kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Kader Kesehatan Remaja Sehat Alas Roban (Rest Aro) di Aula Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Rabu (18/11/2020).

Lebih lanjut, dia menerangkan, berbagai materi telah disampaikan para narasumber, di antaranya dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang memotivasi para pemuda  supaya mampu berkontribusi besar masyarakat.

“Kami juga mengundang narasumber psikolog dan dokter spesialis kandungan, sebab berdasarkan angket yang disebarkan sebelumnya, ternyata remaja sering menghadapi perundungan, kehamilan yang tidak diinginkan, stres, canggung dan lainnnya,” jelasnya.

Materi-materi seputar itulah yang dibutuhkan remaja, sehingga mereka dapat mengambil pelajaran dan langkah yang tepat untuk mengatasi serta mengantisipasi agar hal serupa tak terjadi lagi.

“Remaja-remaja ini akan menjadi pemimpin kita 5 atau 10 tahun mendatang, maka mereka harus memiliki keterampilan dalam berkesehatan artinya dapat menjadi agen perubahan, menjadi teladan bagi teman sebayanya dan kontribusi mereka bukan suatu hal yang sederhana melainkan peran besar untuk membantu mengentaskan masalah kesehatan di Kabupaten Batang,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pekalongan, Nur Agustina memaparkan, Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS) merupakan kepanjangan dari kemampuan hidup yang diutamakan dalam bidang psikologi sosial, sehingga ke depan mampu mengambil keputusan yang tepat, mengelola stres yang baik, mengontrol emosi dan berpikir kreatif dalam setiap kali menghadapi permasalahan.

“Pemuda dapat bermanfaat bagi sesama, mengembangkan empati supaya mereka bisa beradaptasi dan berperilaku positif terhadap semua tuntutan serta tantangan hidup. Remaja yang sudah mempunyai pendidikan keterampilan hidup sehat akan mampu berperan dalam masyarakat,” ungkapnya.

Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, remaja pun dituntut untuk memiliki kesehatan fisik yang prima. Maka melalui materi yang disampaikan oleh dr. Diky Zulkarnain diharapkan mampu memanfaatkan segala kemudahan untuk kebaikan diri dan lingkungan.

“Manfaatkan internet untuk kebaikan karena hingga ke seluruh pelosok hampir sudah terkoneksi. Contohnya jika remaja tidak menggunakan internet dengan bijak, dikkhawatirkan perilaku seks bebas akan semakin merajalela, maka mari kita kawal bersama agar internet digunakan secara tepat guna,” imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu peserta, Amirudin mengutarakan, pelatihan ini sekaligus mengkaderisasi para pemuda untuk menjadi mitra dari Dinas Kesehatan membantu mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih mengutamakan kesehatan diri dan keluarga.

Salah satu materi yang disampaikan narasumber tentang psikologi agar remaja mampu mengenali diri sendiri dulu sebelum mengenal orang lain.

“Dari sisi kesehatan reproduksi khususnya area kewanitaan harus selalu terjaga kebersihannya. Remaja juga diminta berkontribusi untuk menutup pintu dan jalan perokok baru khususnya dari kalangan remaja,” katanya.

Menurut dia, sebelum mengajak orang lain, sebaiknya dimulai dari diri sendiri dulu dengan melatih untuk hidup bersih dan sehat.

“Salah satunya kami memberikan pendampingan kepada masyarakat agar membiasakan buang air besar di jamban karena hal itu saat ini masih sangat kronis,” tuturnya.

Ia menambahkan, remaja lebih rentan mengalami stres di masa pandemi ditambah lagi mereka sedang mencari jati diri. Jadi dibutuhkan pendampingan saat menghadapi masalah remaja. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 219
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 229
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 218
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 186
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 230
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 779