Edukasi Pengendalian Penduduk Perlu Diintensifkan di Tengah Pandemi

Sabtu, 26 September 2020 Jumadi Dibaca 808 kali Kesehatan
Edukasi Pengendalian Penduduk Perlu Diintensifkan di Tengah Pandemi
Batang - Diterapkannya Work From Home (WFH), di berbagai perusahaan ternyata menimbulkan tren kenaikan jumlah penduduk. Hal itu menjadi perhatian tersendiri bagi para petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk menggunakan media alat kontrasepsi.

Batang - Diterapkannya Work From Home (WFH), di berbagai perusahaan ternyata menimbulkan tren kenaikan jumlah penduduk. Hal itu menjadi perhatian tersendiri bagi para petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk menggunakan media alat kontrasepsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Asisten I Retno Dwi Irianto, usai mengikuti senam bersama dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia di Taman Kota Dr. Sutomo, Kabupaten Batang, Jumat (25/9/2020).

“Peran teman-teman PLKB ini semakin maksimal mengedukasi dengan terjun langsung ke masyarakat. Meskipun masyarakat berada di rumah, tapi sebenarnya banyak kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali,” terangnya.

Edukasi pengendalian penduduk dari petugas PLKB harus terus digencarkan meski di tengah pandemi. Tentunya saat terjun di masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Petugas PLKB juga mempunyai misi untuk mengajak setiap keluarga mematuhi disiplin protokol kesehatan supaya bisa mencegah penyebaran Covid-19 dengan selalu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak aman,” imbaunya.

Retno menambahkan, pengabdian terhadap negara dapat diwujudkan dengan menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa dengan menggunakan alat kontrasepsi merupakan salah satu sarana untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Batang, Supriyono mengutarakan, arahan dari beliau (Asisten I)  sangat positif dan para petugas PLKB tetap berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk dengan sosialisasi langsung ke masyarakat dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Walaupun di musim pandemi seperti sekarang ini petugas PLKB tetap menunjukkan eksistensinya, meski gerakan sedikit dibatasi dengan adanya pandemi,” ungkapnya.

Ia menerangkan, sampai saat ini Covid-19 belum diketahui kapan akan segera berakhir, maka setiap kali DP3AP2KB melaksanakan kegiatan selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Kegiatan Hari Kontrasepsi Sedunia dimeriahkan dengan menggelar senam Sajojo bersama Kepala DP3AP2KB Batang, Supriyono, Asisten I Retno Dwi Irianto dan seluruh staf DP3AP2KB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, bertepatan dengan World Clean Up Day, maka seluruh peserta senam membersihkan sampah di lingkungan sekitar dan memilahnya sesuai dengan jenisnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 15
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 18
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 945
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 203
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 249
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 254