Kantin “Ojo Gebrek” Manfaatkan Ecobrick untuk Jaga Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 1.441 kali IKM UKM UMKM
Kantin “Ojo Gebrek” Manfaatkan Ecobrick untuk Jaga Lingkungan
Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang menaruh perhatian lebih terhadap permasalahan sampah plastik yang dirasakan warga. Tindakan nyata yang dilakukan untuk meminimalkan pemumpukan sampah plastik di lingkungan sekitar, maka Kantin “Ojo Gebrek, Guyub Rukun”, menjadi salah satu solusinya.

Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang menaruh perhatian lebih terhadap permasalahan sampah plastik yang dirasakan warga. Tindakan nyata yang dilakukan untuk meminimalkan pemumpukan sampah plastik di lingkungan sekitar, maka Kantin “Ojo Gebrek, Guyub Rukun”, menjadi salah satu solusinya.

Pengelolaan sampah plastik yang tepat dan dikemas secara menarik, dapat dimanfaatkan untuk sarana publik di Kantin “Ojo Gebrek, Guyub Rukun” yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji.

“Sampah plastik itu dikemas, salah satu bentuknya ecobrick kemudian dimanfaatkan menjadi ruang-ruang publik, khususnya dibuat green house, ditata untuk pagar dan meja. Tetapi pesan pentingnya adalah tidak banyak PKK yang perhatian terhadap lingkungan,” kata Bupati Batang Wihaji, usai melaunching Kantin “Ojo Gebrek, Guyub Rukun”, di Kantor PKK Kabupaten Batang, Selasa (11/8/2020).

Bupati Wihaji mengapresiasi Ketua TP PKK bersama seluruh tim hingga tingkat desa yang dilibatkan. Para Ketua TP PKK Tingkat Desa diwajibkan memberikan 100 ecobrick yang tersebar di 248 desa, maka terkumpul 25.800 atau 6 ton ecobrick.

“Gerakan ini sudah membantu Dinas Lingkungan Hidup dan pecinta lingkungan yang memiliki kesamaan pandangan bahwa sampah plastik bagian dari persoalan bersama yang harus dikelola dengan baik,” jelasnya.

Bupati memastikan seluruh biaya pembangunan kantin tersebut tidak menggunakan anggaran dari Pemerintah Daerah dan tentu tidak melanggar aturan.

“Saya sendiri pun menyumbang dengan uang pribadi dan karena ini ide kreatif, berbagai pihak juga berpartisipasi. Tanamannya dari Dispaperta, ikan lele dari Dislutkannak, lukisan dari Disdikbud dan semuanya tidak bayar,” tuturnya.

Wihaji mengharapkan, institusi pendidikan ikut berperan untuk mengarahkan anak didiknya tentang pembelajaran pengelolaan sampah plastik.

“Yang terpenting setelah ini tindaklanjutnya, dikelola dengan baik dan harus tetap bersih, sehingga betul-betul kongkret manfaatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji menerangkan, agar  pemanfaatan ecobrick berdampak besar, tentu aksi nyata ini tidak hanya sekali saja. Pihaknya memiliki keseriusan bersama mulai dari tingkat Rukun Tetangga hingga Kabupaten, agar bersinergi dan melakukannya secara berkelanjutan.

“Saya melakukan kunjungan ke 15 Kecamatan untuk mensosialisasikan sampah plastik dan penanganannya yang lebih bermanfaat lagi. Kalau hanya menangani sampah plastik saja, barangkali cuma dikumpulkan selesai, tapi ini ada pemanfaatan ulang yang dirasakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengutarakan, dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan, akan dikumpulkan sebanyak 150 ecobrick dari seluruh desa.

“Ke depan kemanfaatan ecobrick tidak hanya dirasakan oleh TP PKK Kabupaten, tetapi juga dirasakan di PKK desa dan kecamatan dengan menunjukkan ide-ide kreatif yang menonjolkan ramah lingkungan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 11
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 23
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 15
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 18
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 87
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 112