Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (26/8/2026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi komitmen Gerakan Pramuka untuk ikut mendukung program pemerintah.
“Semangat tersebut sejalan dengan Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional. Dengan ini bukan hanya slogan, tetapi sebagai sebuah tekad dan komitmen bersama Gerakan Pramuka untuk mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia tentang swasembada pangan, energi, dan air,” jelasnya.
Retno menegaskan, kegiatan kepramukaan tidak hanya berkaitan dengan baris-berbaris atau keterampilan tali-temali. Pramuka, merupakan wadah untuk membentuk karakter generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman.
“Pramuka itu tidak sekadar pemahaman baris-berbaris, kemudian tali-temali, bukan itu. Pramuka itu mendidik karakter diri anak bangsa. Di tengah perkembangan teknologi digital, Gerakan Pramuka Batang juga berupaya menyesuaikan metode kegiatan dengan karakter generasi muda saat ini,” terangnya.
Retno juga menyebut anggota Dewan Kerja Cabang dan Dewan Kerja Ranting yang mayoritas berasal dari generasi Z turut dilibatkan untuk mengembangkan kegiatan kepramukaan melalui teknologi informasi.
“Di era digital ini juga semua kita mencoba melakukan itu. Adik-adik Dewan Kerja Cabang, Dewan Kerja Ranting, itu kan anak-anak Gen Z. Nah, itu kita manfaatkan,” tegasnya.
Ia berharap, pemanfaatan teknologi dapat membuat kegiatan Pramuka semakin relevan dan menarik bagi generasi muda. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Gerakan Pramuka Batang berharap nilai-nilai kemandirian, keterampilan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan beradaptasi dapat terus tertanam pada generasi muda.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, Pramuka memiliki peran dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam dan lingkungan.
“Pramuka itu misinya adalah bagaimana menjaga lingkungan untuk kekayaan alam kita. Sehingga terlatih, mereka terbiasa untuk menyatu dengan alam,” tuturnya.
Menurutnya, pembiasaan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter agar generasi muda memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mampu mengimplementasikan berbagai program pembangunan pemerintah.
“Karakter tersebut menjadi bekal penting bagi anggota Pramuka untuk menghadapi perkembangan situasi yang terus berubah. Menyiapkan dan beradaptasi dengan perkembangan situasi yang terus dinamis dari waktu ke waktu,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)