Kreativitas Masyarakat Desa Sodong Batang, Membuat Minyak Herbal Dari Daun Serai

Selasa, 28 Juli 2020 Jumadi Dibaca 1.512 kali IKM UKM UMKM
Kreativitas Masyarakat Desa Sodong Batang, Membuat Minyak Herbal Dari Daun Serai
Batang - Pada pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang berkreativitas mengolah bahan-bahan yang tadinya tidak ada fungsinya menjadi memiliki nilai jual. Seperti daun serai yang diproses menjadi minyak serai herbal yang mempunyai manfaat sebagai obat herbal.

Batang - Pada pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang berkreativitas mengolah bahan-bahan yang tadinya tidak ada fungsinya menjadi memiliki nilai jual. Seperti daun serai yang diproses menjadi minyak serai herbal yang mempunyai manfaat sebagai obat herbal.

Hal ini disampaikan oleh Petani Serai Slamet Riyadi (51) di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (28/7/2020).

“awal saya mempunyai ide membuat minyak serai herbal itu dahulu di desa sodong banyak petani serai ada kerjasama bersama perhutani untuk menanam serai. Tetapi pada waktu panen tidak dimanfaatkan daunnya, jaman dahulu banyak petani yang membakar daunnya karena tidak memiliki nilai jual.” jelasnya.

Dijelaskannya, ide muncul membuat minyak serai saat saya belajar dengan teman saya yang mengelola pembuatan minyak jadi saya memiliki keinginan membuat minyak serai. Setelah itu dengan alat yang masih sederhana dan tradisional yang bernama ketel besar yang dapat menampung 70 kilo daun serai.

“Untuk membuat minyak serai herbal, tumpukan daun yang dipanen dimasukkan ke dalam tungku panas agar kualitas minyak serai baik, maka suhu panas harus tetap terjaga dengan waktu satu jam lebih. Minyak serai keluar dari uap yang muncul dari pengukusan daun yang mengalir melalui pipa besi.

Dalam poses mengalirnya ini juga dilakukan pendinginan dengan air dalam ketel besar. Proses pendinginan dilakukan agar minyak yang keluar dalam keadaan dingin. Karena masih bercampur dengan uap air, juga dilakukan penyaringan.

“Minyak serai dijual dengan harga Rp10.000,00 untuk botol 15ml, Rp20.000,00 untuk botol berisi 30ml, Rp30.000 untuk botol berisi 50ml, dan Rp150.000 untuk botol berisi 500ml” Ungkapnya.

Tidak hanya sebagai minyak herbal, akan tetapi limbah dari minyak serai seperti daun dapat diproses menjadi bantal dan sisa airnya bisa dimanfaatkan untuk ngepel. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 21
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 32
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 23
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 22
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 88
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 112