Batang - Memakai masker saat menghadapi pandemi Covid-19 adalah langkah tepat bagi seluruh warga, tak terkecuali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang.
Batang - Memakai masker saat menghadapi pandemi
Covid-19 adalah langkah tepat bagi seluruh warga, tak terkecuali Warga Binaan
Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang.
Salah satu yang menaruh perhatian kepada masyarakat
agar selalu memakai masker adalah Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang sebelumnya
mengikuti pelatihan menjahit di Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten
Batang.
Melalui kompetensi yang dimilikinya, para TKM
menjahit 3.000 masker yang kemudian dibagikan secara gratis kepada warga
Batang.
“Kami membagikan masker kepada lansia dan anak-anak,
agar mereka tetap terjaga tidak terpapar Covid-19. Demikian pula dengan WBP
Rutan Batang, ada sekitar 270 masker dan direncanakan akan dilakukan
penambahan,†ungkap pendamping TKM Nurul Hidayah usai membagikan masker di
Rutan Kelas IIB Kabupaten Batang, Rabu (22/4/2020).
TKM mengharap kepedulian masyarakat Batang yang
memiliki rezeki berlebih untuk mendonasikan atau ikut membagikan masker kepada
mereka yang membutuhkan, setiap harinya.
Sementara, Kepala Bidang Pelatihan Penempatan Tenaga
Kerja Disnaker Batang, Yustinus Gandi Windu Nurcahya mengatakan, kepedulian
tinggi yang mendasari niat untuk berbagi masker kepada seluruh warga Batang,
termasuk WBP pun mendapat perhatian istimewa.
“Langkah ini dilakukan oleh TKM supaya WBP mampu
menangkal pandemi Covid-19 dengan rutin memakai masker meski di dalam ruangan.
Semoga kita semua diberikan kesehatan dan mampu melawan virus Corona hingga
kehidupan kembali seperti sedia kala,†jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas IIB
Batang, Rindra Wardhana mengutarakan, semangat berbagi masker dari para TKM ini
patut diapresiasi, karena di tengah kesibukannya tetap menyempatkan waktu untuk
WBP agar kesehatannya terjaga.
“Walaupun WBP berada di dalam namun yang namanya
virus kita tidak akan tahu. Apalagi virus Corona sangat luar biasa, siapa pun
bisa terjangkit,†ujarnya.
Di samping itu, Rindra juga mengharapkan ada
perhatian dari BLK kepada WBP untuk memberikan pelatihan keterampilan, supaya
setelah kembali terjun ke tengah masyarakat memiliki kemampuan yang dapat
membantu sesama.
“Di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) lain pun
telah dibagikan Kartu Prakerja, barangkali ke depan ada jalan yang memudahkan
WBP untuk mendapatkannya,†katanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)