BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang

Selasa, 30 Juni 2026 Jumadi Dibaca 159 kali Acara Pimpinan Daerah
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang.
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.

Buku ini disusun melalui kolaborasi antara BPI dengan Kelompok Pecinta Alam Haliaster Departemen Biologi Universitas Diponegoro (Undip) dan diterbitkan oleh Gagas Bisnis.  Dokumen tersebut merangkum hasil pemantauan keanekaragaman hayati selama periode 2013–2025 pada enam stasiun pengamatan di kawasan operasional PLTU Batang.

Chief Operating Officer (COO) PT Bhimasena Power Indonesia Naofumi Yasuda mengatakan, berdasarkan hasil kajian ilmiah, kawasan tersebut memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, meliputi 204 jenis tumbuhan, 108 jenis burung, termasuk 17 satwa dilindungi dan 16 jenis burung migran dari Australia dan Asia, 80 jenis kupu-kupu, 36 jenis capung, 30 jenis herpetofauna (reptil dan amfibi), serta 7 jenis mamalia.

“Selain itu, kawasan tersebut juga menjadi habitat sejumlah satwa bernilai konservasi tinggi, di antaranya Gelatik Jawa (Padda oryzivora) yang berstatus terancam punah (Endangered) dan Kepudang Kuduk Hitam (Oriolus chinensis), yang merupakan maskot fauna Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/6/2026).

Penyediaan energi bagi masyarakat harus selalu diiringi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, buku Biodiversitas yang diluncurkan bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi perusahaan, melainkan menjadi bentuk akuntabilitas ilmiah atas berbagai upaya konservasi yang telah dilakukan.

“Buku Biodiversitas ini merupakan wujud akuntabilitas ilmiah sekaligus bukti nyata hasil sinergi antara perusahaan, akademisi, pemerintah, masyarakat, dan media dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi berbagai pihak atau pendekatan pentahelix menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian sumber daya alam,” jelasnya.

Melalui peluncuran Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Dokumentasi ilmiah tersebut diharapkan menjadi referensi penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus memastikan pembangunan energi tetap berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan hidup,” harapnya

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi peluncuran buku tersebut sebagai bentuk dokumentasi ilmiah yang menunjukkan upaya pelestarian lingkungan di sekitar kawasan pembangkit listrik. Menurutnya, keberadaan ratusan spesies flora dan fauna yang masih bertahan bahkan berkembang di sekitar kawasan PLTU menjadi bukti penting bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara beriringan.

“Dokumentasi Biodiversitas ini mencatat ratusan spesies flora dan fauna yang masih bertahan bahkan berkembang di sekitar kawasan PLTU. Ini menjadi dasar penting untuk terus meningkatkan upaya pelestarian lingkungan,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh dihadapkan pada pilihan antara pemenuhan kebutuhan energi dan perlindungan lingkungan. Kita tidak memilih antara listrik dan lingkungan, tetapi kita memilih keduanya.

“Buku biodiversitas tersebut diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat pengawasan lingkungan, mendorong inovasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Kita ingin mewujudkan kemajuan yang tidak meninggalkan siapa pun dan tidak merusak alam. Batang harus mampu menjadi contoh pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga menyinggung tantangan perubahan iklim yang saat ini dirasakan hampir di seluruh dunia.

“Fenomena suhu ekstrem yang terjadi di berbagai negara menjadi pengingat bahwa seluruh pihak harus semakin serius menjaga keseimbangan lingkungan. Di sisi lain, keberadaan PLTU Batang memberikan kontribusi besar terhadap pasokan listrik di Pulau Jawa dan Bali. Namun demikian, potensi dampak lingkungan seperti emisi, abrasi pantai, kualitas air, hingga pengaruh terhadap aktivitas nelayan dan petani tetap harus dikelola secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab melalui langkah-langkah nyata, seperti pemantauan lingkungan secara berkala, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, peningkatan pengelolaan limbah, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang melibatkan masyarakat.

Peluncuran buku tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Batang, akademisi, komunitas literasi, media, serta organisasi nonpemerintah.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hidayat Ashari, Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika, serta CSR and Community Relation Manager PT Bhimasena Power Indonesia Ahmad Lukman. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 33
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 90
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 97
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 92