BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang

Selasa, 30 Juni 2026 Jumadi Dibaca 18 kali Acara Pimpinan Daerah
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang.
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.

Buku ini disusun melalui kolaborasi antara BPI dengan Kelompok Pecinta Alam Haliaster Departemen Biologi Universitas Diponegoro (Undip) dan diterbitkan oleh Gagas Bisnis.  Dokumen tersebut merangkum hasil pemantauan keanekaragaman hayati selama periode 2013–2025 pada enam stasiun pengamatan di kawasan operasional PLTU Batang.

Chief Operating Officer (COO) PT Bhimasena Power Indonesia Naofumi Yasuda mengatakan, berdasarkan hasil kajian ilmiah, kawasan tersebut memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, meliputi 204 jenis tumbuhan, 108 jenis burung, termasuk 17 satwa dilindungi dan 16 jenis burung migran dari Australia dan Asia, 80 jenis kupu-kupu, 36 jenis capung, 30 jenis herpetofauna (reptil dan amfibi), serta 7 jenis mamalia.

“Selain itu, kawasan tersebut juga menjadi habitat sejumlah satwa bernilai konservasi tinggi, di antaranya Gelatik Jawa (Padda oryzivora) yang berstatus terancam punah (Endangered) dan Kepudang Kuduk Hitam (Oriolus chinensis), yang merupakan maskot fauna Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/6/2026).

Penyediaan energi bagi masyarakat harus selalu diiringi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, buku Biodiversitas yang diluncurkan bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi perusahaan, melainkan menjadi bentuk akuntabilitas ilmiah atas berbagai upaya konservasi yang telah dilakukan.

“Buku Biodiversitas ini merupakan wujud akuntabilitas ilmiah sekaligus bukti nyata hasil sinergi antara perusahaan, akademisi, pemerintah, masyarakat, dan media dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi berbagai pihak atau pendekatan pentahelix menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian sumber daya alam,” jelasnya.

Melalui peluncuran Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Dokumentasi ilmiah tersebut diharapkan menjadi referensi penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus memastikan pembangunan energi tetap berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan hidup,” harapnya

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi peluncuran buku tersebut sebagai bentuk dokumentasi ilmiah yang menunjukkan upaya pelestarian lingkungan di sekitar kawasan pembangkit listrik. Menurutnya, keberadaan ratusan spesies flora dan fauna yang masih bertahan bahkan berkembang di sekitar kawasan PLTU menjadi bukti penting bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara beriringan.

“Dokumentasi Biodiversitas ini mencatat ratusan spesies flora dan fauna yang masih bertahan bahkan berkembang di sekitar kawasan PLTU. Ini menjadi dasar penting untuk terus meningkatkan upaya pelestarian lingkungan,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh dihadapkan pada pilihan antara pemenuhan kebutuhan energi dan perlindungan lingkungan. Kita tidak memilih antara listrik dan lingkungan, tetapi kita memilih keduanya.

“Buku biodiversitas tersebut diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat pengawasan lingkungan, mendorong inovasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Kita ingin mewujudkan kemajuan yang tidak meninggalkan siapa pun dan tidak merusak alam. Batang harus mampu menjadi contoh pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga menyinggung tantangan perubahan iklim yang saat ini dirasakan hampir di seluruh dunia.

“Fenomena suhu ekstrem yang terjadi di berbagai negara menjadi pengingat bahwa seluruh pihak harus semakin serius menjaga keseimbangan lingkungan. Di sisi lain, keberadaan PLTU Batang memberikan kontribusi besar terhadap pasokan listrik di Pulau Jawa dan Bali. Namun demikian, potensi dampak lingkungan seperti emisi, abrasi pantai, kualitas air, hingga pengaruh terhadap aktivitas nelayan dan petani tetap harus dikelola secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab melalui langkah-langkah nyata, seperti pemantauan lingkungan secara berkala, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, peningkatan pengelolaan limbah, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang melibatkan masyarakat.

Peluncuran buku tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Batang, akademisi, komunitas literasi, media, serta organisasi nonpemerintah.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hidayat Ashari, Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika, serta CSR and Community Relation Manager PT Bhimasena Power Indonesia Ahmad Lukman. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi
DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat pengawasan terhadap pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam proses penerbitan Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pemerintah daerah menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi pemohon izin baik hunian pribadi maupun industri yang mengabaikan regulasi lingkungan tersebut.
30 Jun 2026 Jumadi 39
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 157
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 98
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 102
Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut
Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut
Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2862026).
28 Jun 2026 Jumadi 93
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 151