TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak

Senin, 29 Juni 2026 Jumadi Dibaca 263 kali Acara Pimpinan Daerah
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).

Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (29/6/2026).

Pengelola TK Ibunda, Etika Umiromlah menjelaskan penghargaan tersebut diraih melalui pengembangan program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), yakni layanan penitipan anak (childcare) yang terintegrasi dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Program tersebut merupakan pengembangan dari kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) yang telah berjalan sejak 2003 dan mulai bertransformasi menjadi Tamasya pada 2012. Inovasi tersebut kemudian berkembang hingga berhasil memperoleh penghargaan di tingkat nasional. Program ini berawal dari transformasi BKB menjadi Tamasya. Konsepnya tidak sekadar penitipan anak, tetapi juga memberikan stimulasi tumbuh kembang yang terstruktur sehingga anak mendapatkan layanan pengasuhan sekaligus pendidikan,” jelasnya.

Saat ini layanan Tamasya telah beroperasi di Desa Lebo, Kecamatan Gringsing serta kawasan industri melalui fasilitas yang berada di Tower 2. Kehadirannya ditujukan untuk membantu para orang tua, khususnya ibu bekerja, agar tetap dapat menjalankan aktivitas tanpa meninggalkan kebutuhan pengasuhan anak.

“Tamasya memiliki empat pilar utama dalam pelaksanaannya, yakni pendampingan kepada anak, pendampingan bagi guru, pendampingan kepada orang tua, serta layanan rujukan apabila ditemukan permasalahan tumbuh kembang anak. Melalui pendekatan tersebut, proses pendidikan tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga melibatkan keluarga dan tenaga pendidik sehingga perkembangan anak dapat dipantau secara menyeluruh,” terangnya.

Ia menambahkan, seluruh anak yang mengikuti layanan harus terdaftar secara resmi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Karena itu, Tamasya tidak menerima penitipan harian sebagaimana layanan penitipan anak pada umumnya. Kami menerapkan kurikulum yang berkelanjutan sehingga anak memperoleh stimulasi perkembangan secara terstruktur. Oleh karena itu, peserta harus terdaftar sebagai bagian dari layanan pendidikan.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi prestasi yang diraih TK Ibunda. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi tonggak penting sekaligus contoh baik bagi berbagai institusi, baik pemerintah maupun swasta, dalam menyediakan fasilitas ramah keluarga.

“Prestasi ini menjadi salah satu milestone yang sangat baik dan dapat menjadi contoh bagi kita semua, baik di lingkungan pemerintah daerah maupun di lingkungan kerja swasta. Semoga dengan banyaknya kantor pemerintahan, perusahaan, maupun kawasan industri yang menyediakan fasilitas penitipan anak bagi para pekerja,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan layanan tersebut akan memberikan rasa aman bagi para orang tua, terutama ibu bekerja, sehingga dapat menjalankan pekerjaan secara optimal tanpa harus merasa khawatir terhadap kondisi anak di rumah.

“Kami berharap semakin banyak tempat kerja yang menyediakan dukungan berupa penitipan anak. Dengan begitu para ibu tetap bisa bekerja secara produktif tanpa harus merasa waswas terhadap anak-anak mereka,” harapnya.

Selain memberikan manfaat bagi pekerja, Faiz menilai keberadaan layanan penitipan anak juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Apabila belum tersedia fasilitas di lingkungan perusahaan, masyarakat sekitar dapat mengembangkan layanan penitipan anak yang berkualitas dan terjangkau sehingga mampu memenuhi kebutuhan para pekerja.

“Itu juga bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu yang memiliki kemampuan mengelola layanan pengasuhan anak,” ungkapnya.

Namun demikian, ia tetap berharap konsep penitipan anak dapat berkembang langsung di lingkungan kantor pemerintahan maupun perusahaan agar akses masyarakat semakin mudah. Faiz juga menekankan bahwa konsep yang ingin diwujudkan adalah affordable childcare atau layanan penitipan anak yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau.

“Melalui konsep tersebut, para orang tua tetap dapat bekerja secara produktif, sementara anak memperoleh pengasuhan dan pendidikan yang baik dalam lingkungan yang aman. Kami ingin anak-anak di Kabupaten Batang tetap dekat dengan orang tuanya, terutama ibunya. Di sisi lain, para ibu tetap dapat bekerja tanpa rasa khawatir karena anak-anak mendapatkan pengasuhan yang berkualitas,” ujar dia.

Pemkab Batang berharap, keberhasilan TK Ibunda dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan, pemerintah, maupun sektor swasta untuk menghadirkan layanan pengasuhan anak yang semakin luas.

“Dengan demikian, keseimbangan antara produktivitas keluarga, perlindungan anak, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat terus diwujudkan di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 106
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 112
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 97
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 98
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 72
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 84