Lestarikan Keragaman Hayati, Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU

Selasa, 30 Juni 2026 Jumadi Dibaca 185 kali Lingkungan
Lestarikan Keragaman Hayati, Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU
Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU, Lestarikan Keragaman Hayati.
Batang PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan buku bertajuk "Biodiservitas PLTU Jawa Tengah", sebagai wujud perlindungan terhadap kehidupan flora dan fauna yang hidup di area proyek. Dibuktikan dengan memberikan ruang reforestasi di lingkup area BPI, dengan menggandeng masyarakat setempat bersinergi bersama Pemda Batang, hingga mampu mempertahankan bahkan menambah ragam flora dan fauna agar tetap terjaga kelestariannya.

Batang – PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan buku bertajuk "Biodiservitas PLTU Jawa Tengah", sebagai wujud perlindungan terhadap kehidupan flora dan fauna yang hidup di area proyek. Dibuktikan dengan memberikan ruang reforestasi di lingkup area BPI, dengan menggandeng masyarakat setempat bersinergi bersama Pemda Batang, hingga mampu mempertahankan bahkan menambah ragam flora dan fauna agar tetap terjaga kelestariannya.

Eksternal Relation Manager BPI Bagus Dona Doni bersama tim telah melakukan penelitian terhadap flora fauna secara intensif ke beberapa lokasi baik, di area PLTU maupun kawasan luar. Khusus di kawasan luar meliputi Desa Roban Barat, Ujungnegoro dan Pesisir Sigandu - Ujungnegoro yang termasuk kawasan konservasi.

“Kawasan ini memiliki kekayaan ekosistem yang meliputi 204 tumbuhan (flora), 108 jenis burung (aves) termasuk 17 jenis satwa dilindungi dan 16 jenis burung migran asal Australia dan Asia, 80 jenis kupu-kupu (lepidoptera). Ada pula 36 jenis capung (odonata), 30 jenis herpetofauna (reptil dan amfibi), serta 7 jenis mamalia,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/6/2026).

Di buku itu dijelaskan tentang keberadaan Gelatik Jawa, Kepodang, kera ekor panjang, elang dan beberapa burung migran bisa ditemukan di kawasan konservasi PLTU. Dari hasil penelitian terjadi peningkatan jumlah spesies burung, capung, termasuk kupu-kupu yang membuktikan upaya yang dilakukan bersama tim dan masyarakat setempat sudah maksimal, meskipun masih dalam tahap awal, artinya masih akan ada penelitian lanjutan.

“Peneliti yang intens dilakukan merupakan bentuk keseriusan BPI dalam menjaga keberagaman hayati di tengah geliat pembangunan Kabupaten Batang yang cepat,” tuturnya.

Kapala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng, Heru Jatmika mengapresiasi keseriusan BPI dalam menjaga keragaman hayati melalui peluncuran buku tersebut. Buku tersebut merupakan bukti kerja keras BPI dalam menjaga keberlangsungan hidup flora fauna yang hidup di kawasan PLTU.

“Ini bukan sekadar buku, tapi ini bukti BPI telah melakukan reforestasi di daerah penyangga dan pelestarian lingkungan. BPI telah membuktikan mampu melakukan rehabilitasi di lahan daerah penyangga seluas sembilan hektar, yang tentunya bisa direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lain di Jawa Tengah,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengharapkan agar BPI memberi ruang bagi lembaga pendidikan supaya dapat belajar seputar keragaman hayati. Akan lebih baik jika BPI memberi kesempatan sekolah untuk mempelajari flora fauna di kawasan penyangga, yakni dengan menyiapkan satu zona untuk siswa mempelajari lebih dalam.

Pihak provinsi sebagai mitra akan melakukan pendampingan dan pengawasan, agar BPI dapat melakukan pembinaan terhadap masyarakat setempat. Termasuk edukasi kepada para siswa yang ingin mengetahui  keragaman hayati.

Sementara itu, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hidayat Ashari tetap memberikan penekanan agar BPI memberi ruang lebih luas terhadap keterlibatan masyarakat lokal dalam melakukan penelitian. Meskipun penelitian telah dilakukan maksimal, namun hal tersebut barulah hasil dari tahap awal.

“Itu artinya, masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut oleh BPI bersama masyarakat setempat. Saya akui hasilnya sudah menunjukkan suksesi ekologi, kawasan yang semula terdegradasi kini mulai menunjukkan bertambahnya keragaman hayati dan menarik kehidupan spesies flora dan fauna, untuk hidup di dalamnya,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Batang M Faiz Kurniawan membenarkan di setiap proses pembangunan yang masif, tentu akan berdampak pada lingkungan. Namun, BPI membuktikan untuk menyelaraskan antara pembangunan dengan pelestarian kehidupan hayati di kawasan proyek dan daerah penyangga.

“BPI sudah melakukan penelitian dan pantauan yang ketat, penanaman mangrove dan pengelolaan limbah, hingga pelestarian kehidupan hayati di dalamnya. Melalui pendokumentasian hasil penelitian bisa diselami lewat peluncuran buku Biodiservitas, yang membuktikan kesungguhan PLTU menjaga keragaman hayati,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 57
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 79
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 69
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 78
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 57