Lestarikan Keragaman Hayati, Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU

Selasa, 30 Juni 2026 Jumadi Dibaca 17 kali Lingkungan
Lestarikan Keragaman Hayati, Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU
Bhimasena Power Indonesia Luncurkan Buku Biodiservitas PLTU, Lestarikan Keragaman Hayati.
Batang PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan buku bertajuk "Biodiservitas PLTU Jawa Tengah", sebagai wujud perlindungan terhadap kehidupan flora dan fauna yang hidup di area proyek. Dibuktikan dengan memberikan ruang reforestasi di lingkup area BPI, dengan menggandeng masyarakat setempat bersinergi bersama Pemda Batang, hingga mampu mempertahankan bahkan menambah ragam flora dan fauna agar tetap terjaga kelestariannya.

Batang – PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan buku bertajuk "Biodiservitas PLTU Jawa Tengah", sebagai wujud perlindungan terhadap kehidupan flora dan fauna yang hidup di area proyek. Dibuktikan dengan memberikan ruang reforestasi di lingkup area BPI, dengan menggandeng masyarakat setempat bersinergi bersama Pemda Batang, hingga mampu mempertahankan bahkan menambah ragam flora dan fauna agar tetap terjaga kelestariannya.

Eksternal Relation Manager BPI Bagus Dona Doni bersama tim telah melakukan penelitian terhadap flora fauna secara intensif ke beberapa lokasi baik, di area PLTU maupun kawasan luar. Khusus di kawasan luar meliputi Desa Roban Barat, Ujungnegoro dan Pesisir Sigandu - Ujungnegoro yang termasuk kawasan konservasi.

“Kawasan ini memiliki kekayaan ekosistem yang meliputi 204 tumbuhan (flora), 108 jenis burung (aves) termasuk 17 jenis satwa dilindungi dan 16 jenis burung migran asal Australia dan Asia, 80 jenis kupu-kupu (lepidoptera). Ada pula 36 jenis capung (odonata), 30 jenis herpetofauna (reptil dan amfibi), serta 7 jenis mamalia,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (30/6/2026).

Di buku itu dijelaskan tentang keberadaan Gelatik Jawa, Kepodang, kera ekor panjang, elang dan beberapa burung migran bisa ditemukan di kawasan konservasi PLTU. Dari hasil penelitian terjadi peningkatan jumlah spesies burung, capung, termasuk kupu-kupu yang membuktikan upaya yang dilakukan bersama tim dan masyarakat setempat sudah maksimal, meskipun masih dalam tahap awal, artinya masih akan ada penelitian lanjutan.

“Peneliti yang intens dilakukan merupakan bentuk keseriusan BPI dalam menjaga keberagaman hayati di tengah geliat pembangunan Kabupaten Batang yang cepat,” tuturnya.

Kapala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng, Heru Jatmika mengapresiasi keseriusan BPI dalam menjaga keragaman hayati melalui peluncuran buku tersebut. Buku tersebut merupakan bukti kerja keras BPI dalam menjaga keberlangsungan hidup flora fauna yang hidup di kawasan PLTU.

“Ini bukan sekadar buku, tapi ini bukti BPI telah melakukan reforestasi di daerah penyangga dan pelestarian lingkungan. BPI telah membuktikan mampu melakukan rehabilitasi di lahan daerah penyangga seluas sembilan hektar, yang tentunya bisa direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lain di Jawa Tengah,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengharapkan agar BPI memberi ruang bagi lembaga pendidikan supaya dapat belajar seputar keragaman hayati. Akan lebih baik jika BPI memberi kesempatan sekolah untuk mempelajari flora fauna di kawasan penyangga, yakni dengan menyiapkan satu zona untuk siswa mempelajari lebih dalam.

Pihak provinsi sebagai mitra akan melakukan pendampingan dan pengawasan, agar BPI dapat melakukan pembinaan terhadap masyarakat setempat. Termasuk edukasi kepada para siswa yang ingin mengetahui  keragaman hayati.

Sementara itu, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hidayat Ashari tetap memberikan penekanan agar BPI memberi ruang lebih luas terhadap keterlibatan masyarakat lokal dalam melakukan penelitian. Meskipun penelitian telah dilakukan maksimal, namun hal tersebut barulah hasil dari tahap awal.

“Itu artinya, masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut oleh BPI bersama masyarakat setempat. Saya akui hasilnya sudah menunjukkan suksesi ekologi, kawasan yang semula terdegradasi kini mulai menunjukkan bertambahnya keragaman hayati dan menarik kehidupan spesies flora dan fauna, untuk hidup di dalamnya,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Batang M Faiz Kurniawan membenarkan di setiap proses pembangunan yang masif, tentu akan berdampak pada lingkungan. Namun, BPI membuktikan untuk menyelaraskan antara pembangunan dengan pelestarian kehidupan hayati di kawasan proyek dan daerah penyangga.

“BPI sudah melakukan penelitian dan pantauan yang ketat, penanaman mangrove dan pengelolaan limbah, hingga pelestarian kehidupan hayati di dalamnya. Melalui pendokumentasian hasil penelitian bisa diselami lewat peluncuran buku Biodiservitas, yang membuktikan kesungguhan PLTU menjaga keragaman hayati,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan Festival Dolanan Anak tingkat Kabupaten Batang di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batang menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai media pembentukan karakter sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.
01 Jul 2026 Jumadi 14
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang meluncurkan Program Ketan Budaya (Kolaborasi Pelestarian Budaya melalui Pengembangan Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar Ekstrakurikuler Dolanan Anak) melalui Festival Dolanan Anak di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026).
01 Jul 2026 Jumadi 25
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang
BPI Luncurkan Buku, Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.
30 Jun 2026 Jumadi 60
DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi
DPUPR Batang Tegaskan Perizinan Bangunan Gedung Tanpa Kompromi
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat pengawasan terhadap pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam proses penerbitan Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pemerintah daerah menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi pemohon izin baik hunian pribadi maupun industri yang mengabaikan regulasi lingkungan tersebut.
30 Jun 2026 Jumadi 70
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 165
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 107