Bupati Batang Belum Terapkan Lockdown

Selasa, 31 Maret 2020 Jumadi Dibaca 486 kali Pemerintahan
Bupati Batang Belum Terapkan Lockdown
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menaikkan status positioning dari siaga ke tanggap darurat Covid-19, agar penangannannya lebih cepat di Ruang Abirawa Kabupaten Batang, Selasa (31/3/2020).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menaikkan status positioning dari siaga ke tanggap darurat Covid-19, agar penangannannya lebih cepat di Ruang Abirawa Kabupaten Batang,  Selasa (31/3/2020).

Peningkatan status disampaikan langsung oleh Bupati Batang Wihaji didampingi Ketua DPRD Maulana Yusup,  Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav. Hanry RJ Napitupu, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras. 

Bupati Batang Wihaji mengatakan, dari hasil rapat Forkopimda, kita putuskan positioning status tanggap darurat covid-19. Peningkatan status tersebut dengan alasan, pernah ada pekerja PLTU tinggal di Batang dinyatakan positif oleh Rumah sakit di Surabaya, sebelumnya selama enam hari pernah dirawat di Rumah Sakit swasta Batang. 

"Harus ada langkah-langkah strategis yang cepat, tepat, bijaksana dalam penanganannya,  agar tidak menjadi masalah sosial di masyarakat, karena setiap hari peningkatan Orang Dalam Pantauan (ODP) sangat signifikan," tuturnya. 

Wihaji menegaskan di Kabupaten Batang belum menerapkan jam malam, akan tetapi kita lebih merekomendasikan untuk memberi pemahaman melakukan gerakan bersama sampai ke tingkat desa.

"Forkopimda merekomendasikan untuk membentuk posko-posko di setiap desa, semuanya harus bersama melawan Covid-19 dengan hidup bersih sesuai protokol kesehatan. Setiap warga untuk memantau pemudik dan melaporkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan cek kesehatannya," jelasnya. 

Dijelaskannya,  saat ini belum berani melakukan lockdown, pasalnya setiap keputusan yang beristilah dengan kata lockdown harus berkoordinasi dengan Pemerintah pusat, begitu juga dengan struktur Pemerintahan di bawahnya seperti desa. 

"Desa jangan melakukan lockdown tanpa koordinasi dengan Pemkab, karena bisa menimbulkan masalah sosial. Kalau kearifan lokal dan ada kesepakatan bersama tanpa menimbulkan permasalahan sosial kita persilahkan," terangnya.

Sementara, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras mengatakan, masyarakat Kabupaten Batang dalam mematuhi maklumat Kapolri, tentang tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah yang banyak sudah ada penurunan.

"Dari hasil evaluasi ada penurunan, tetapi masih ada masyarakat yang belum taat maklumat Kapolri, terutama anak-anak muda," tandasnya.

Ia  beraharap, ada peran orang tua untuk ikut membantu memberikan pemahaman stay at home kepada anaknya. Karena siapa saja bisa menjadi pembawa atau karier yang berakibat menularkan kepada keluarganya. 

"Kita harap ada kesadaran masyarakat sebelum kita melakukan tindakan tegas sesuai maklumat Kapolri," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 52
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 65
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 55
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 60
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 51