Batang - Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang tidak hanya dilakukan dalam bentuk sosialisasi saja, tetapi juga dilakukan dengan tes urine di semua kalangan.
Salah satunya pada Komunitas Roban Honda Clasics (RHC), di bawah pengawasan langsung Kepala BNNK Batang AKBP Windarto di Terminal Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (21/11/2019).
“Untuk mendeteksi dini semua lini kita jadikan sasaran. Saat ini kita coba tes urine pada Komunitas RHC yang beranggotakan 90 orang,†tuturnya.
AKBP. Windarto mengatakan, dari semua sampel semuanya dinyatakan negatif, semoga ini merupakan pertanda baik, bahwa Komunitas RHC bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Untuk mengantisipasi kerawanan, harus ada pemahaman dari masing-masing komunitas, betapa bahayanya peredaran gelap narkotika. Kalau sudah ada pemahaman narkotika itu merusak negara dan badan, semua komunitas pasti menjauhinya,†terangnya.
AKBP. Windarto berpesan agar komunitas ikut berperan aktif mensosialisasikan pencegahan narkotika karena jika dilihat dari aktivitasnya begitu tinggi.
“Aktivitas yang tinggi itu membawa pesan-pesan anti narkoba,†tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas RHC Aji Syuhada mengutarakan, untuk menghindari jeratan narkotika, komunitasnya memanfaatkan pertemuan rutin yang digelar tiap minggunya untuk selalu mensosialisasikan betapa berbahayanya barang haram itu bagi tubuh manusia.
“Benar tadi yang dikatakan Pak Windarto, narkoba itu merusak tubuh manusia dalam jangka panjang,†ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam penjaringan anggota baru pun sangat selektif, dengan memilih orang-orang yang sudah berpikir dewasa dan berkeluarga.
“Untuk membentengi ya harus sadar diri, karena narkoba itu berbahaya, jadi tidak mencoba untuk mendekati,†tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)