Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah

Sabtu, 05 September 2026 Jumadi Dibaca 633 kali Seni dan Budaya
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah di Darwin Australia.
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.

Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 16–28 Agustus 2026.

Kehadiran keduanya di Darwin menjadi sebuah momentum penting bagi upaya memperkenalkan kekayaan batik tradisional Indonesia, khususnya Batik Rifaiyah, kepada masyarakat internasional. Mereka tidak hanya membawa karya batik, tetapi juga membawa cerita, nilai-nilai budaya, filosofi, serta pengetahuan yang diwariskan melalui tradisi membatik masyarakat Rifaiyah.

Perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati warga Gang Randu, Watesalit mengatakan, sejumlah karya Batik Rifaiyah dipamerkan sebagai representasi kekayaan seni dan budaya Batang.

“Motif, ragam hias, serta proses pembuatannya menjadi bagian penting yang diperkenalkan kepada masyarakat Australia,” katanya saat dihubungi melalui gawai, Sabtu (5/9/2026).

Selain pameran, ia bersama Nandiroh juga berkesempatan menjadi narasumber dalam workshop membatik. Peserta kami ajak mengenal lebih dekat proses pembuatan batik, mulai dari pengenalan motif, penggunaan alat dan bahan, hingga proses membatik secara langsung. Bagi keduanya, kegiatan tersebut bukan sekadar pameran seni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun jembatan budaya antara Indonesia dan Australia melalui karya batik.

“Batik Rifaiyah sendiri memiliki kekhasan yang tidak hanya terletak pada keindahan visualnya, tetapi juga pada nilai-nilai budaya, filosofi, dan sejarah yang melekat di dalam setiap proses pembuatannya. Pengetahuan membatik tersebut menjadi bagian dari identitas masyarakat yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Undangan kepada Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh sekaligus menunjukkan bahwa karya dan pengetahuan budaya lokal memiliki peluang untuk mendapatkan apresiasi di tingkat internasional. Dari sebuah tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Batang, Batik Rifaiyah kini dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas di Australia.

Keberangkatan keduanya ke Darwin diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin luasnya pengenalan Batik Rifaiyah di dunia internasional. Lebih dari sekadar membawa kain batik, mereka membawa identitas budaya Indonesia, semangat pelestarian tradisi, serta pesan bahwa kebudayaan lokal memiliki nilai universal yang dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Dari Batang menuju Darwin, Batik Rifaiyah menorehkan cerita baru, bahwa warisan budaya yang dirawat dengan ketulusan dan kebanggaan dapat melampaui batas geografis dan menjadi bagian dari percakapan budaya dunia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 62
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 109
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 123
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 95
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 254
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 808