Korem 071/WK Cegah Bahaya Radikal Pada Kaum Milenial

Rabu, 13 November 2019 Jumadi Dibaca 727 kali Sosial
Korem 071/WK Cegah Bahaya Radikal Pada Kaum Milenial
Batang - Korem 071/Wijaya Kusuma menggelar Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu, dengan mengajak generasi milenial, dari perwakilan pelajar SMA/SMK/MA untuk mencegah dan menangkal terjadinya radikalisme, di aula SMAN 2 Kabupaten Batang, Rabu (13/11/2019).

Menariknya, sosialisasi disampaikan langsung oleh Wartoyo, seorang mantan teroris, agar paparan materi lebih meyakinkan, bahwa tindakan terorisme tidak dibenarkan oleh agama maupun negara.

Kasiter Korem 071/Wijaya Kusuma, Letkol Inf Sapto Broto mengemukakan, generasi milenial merupakan aset emas bangsa, yang mahal harganya. Maka Korem berupaya keras agar kaum milenial tidak mudah terpapar bahaya terorisme maupun virus penyalahgunaan narkoba, dengan menghadirkan langsung orang yang pernah terjangkit virus terorisme.

“Saya bawa Pak Wartoyo supaya bercerita tentang cegah tangkal radikalisme, otomatis kan kaitannya dengan teroris. Ketika yang bicara itu adalah orang yang pernah merasakan tajamnya pisau, akan lebih mengena kepada kaum milenial,” ujarnya.

Letkol Inf Sapto berpesan untuk membentengi diri, harus diperdalam ilmu agama masing-masing.

Menurut salah seorang mantan teroris Wartoyo, melihat perkembangannya tidak berbeda jauh, cuma permasalahannya kalau dulu pelaku-pelaku teror itu, tidak mengena ke pelajar. Kalau sekarang tidak memandang hal itu, siapa saja yang mau diajak, ayo diajak jadi teroris.

Pria yang pernah terpapar paham radikalisme selama lima tahun itu menjelaskan, penyebab utama orang mudah terjangkiti virus terorisme, karena generasi milenial kurang memahami tentang agamanya sendiri serta tidak memahami cara hidup berbangsa dan bernegara yang benar.

“Mereka tidak mengerti apa-apa yang mereka iming-iming (tawarkan), bahwasannya hanya dusta belaka, tidak sesuai dengan yang ada dalam Alquran ataupun hadist,” katanya.

Wartoyo mengungkapkan alasan mengapa akhirnya ia menemukan kesadaran dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Manusia itu terkadang ada titik ujungnya, di mana dia menyadari, tapi malu mengungkapkannya. Maka suatu saat saya merenung, kalau Allah itu maha pengampun, pasti negara ini juga memaafkan, tentang kekhilafan yang pernah saya lakukan,” paparnya.

Dari situlah, lanjutnya saya berusaha bangkit kembali dari keterpurukan, hingga saat ini.

“Saya berpesan kepada para anak muda, didiklah diri kalian dengan iman dan Islam yang benar. Radikal itu bukan dari Islam, radikal itu suatu kelompok atau perorangan yang ingin mengubah sesuatu dengan cara yang tidak dibenarkan agama dan negara,  bahkan hingga mengakibatkan korban jiwa,” tandasnya.

Salah seorang peserta, Kanaya Kaliya Maharani menuturkan, untuk membentengi diri dari bahaya radikalisme semaksimal mungkin mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua dan menghormati keberagaman di Indonesia. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono memimpin prosesi penerimaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kendal di SMP Negeri 2 Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Setelah diterima di Batang, ETK akan kembali dilanjutkan menuju Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan pada Minggu (692026).
05 Sep 2026 Jumadi 101
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.
05 Sep 2026 Jumadi 451
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisata Sidawung, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Asri yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Wilayah. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong terwujudnya Satpol PP yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
05 Sep 2026 Jumadi 113
Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Batang Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang jatuh pada 4 September 2026, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan khusus sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peserta.
04 Sep 2026 Jumadi 172
Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh
Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh
Batang - Wajah kawasan Alun-Alun Batang sisi timur bakal makin cantik. Program penataan kota yang digagas Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, terus bergulir dengan rencana penyulapan area bekas Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Diponegoro menjadi pusat jajanan modern (food court).
04 Sep 2026 Jumadi 136
Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP
Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP
Batang - Kabar segar menghampiri warga Kabupaten Batang. Pemerintah daerah setempat tengah bersiap memulihkan program Universal Health Coverage (UHC) pada penghujung tahun ini, sehingga masyarakat bisa kembali mengandalkan kartu identitas untuk mengakses layanan kesehatan gratis.
04 Sep 2026 Jumadi 118