Melebur Perbedaan ke Dalam Kebhinekaan

Rabu, 21 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 824 kali Sosial
Melebur Perbedaan ke Dalam Kebhinekaan

Batang - Menyikapi peristiwa yang terjadi di Manokwari Papua Barat, menurut Frater Diakon Andreas Buarlele, dari Paroki Santo Yusup Batang, ada segelintir orang yang masih memiliki pola pikir dan tindakan primordialisme dimana melihat perbedaan suku, agama, ras dan warna kulit yang ditonjolkan. Akan tetapi karena kita hidup di bumi nusantara, dengan segala keanekaragamannya, tentu semua adalah putra-putri ibu pertiwi, sudah sepantasnya meninggalkan politik identitas, dan meleburnya ke dalam kebhinekaan.

Ia berpesan kepada masyarakat Kota Batang khususnya dan rakyat Indonesia umumnya harus pandai menyikapi informasi yang beredar di dunia maya. 

“Ada berita yang benar-benar terjadi, tapi terkadang itu berita palsu, atau berita yang kedengarannya itu benar, tetapi karena dibungkus dengan baik, masyarakat melihatnya sebagai berita palsu. Sehingga perlu kita saring semua informasi yang beredar di media sosial, apakah berita benar atau hanya ingin memecahbelah bangsa,” papar Diakon Andre yang berasal dari Kepulauan Tanimbar di Paroki Santo Yusup Kabupaten Batang, Rabu (21/8/2019).

Diakon Andre mengimbau agar mempererat persatuan dan kesatuan, walaupun berbeda agama, suku, bahasa dan kebudayaan, tetapi tetap menjadi satu dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara, menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, Akhmad Handi Hakim, justru dengan negara Indonesia yang multi etnis, dapat menjadi potensi kekuatan luar biasa, terapi juga bisa menjadi potensi perpecahan jika tidak dirawat. 

“Maka sejak lama nenek moyang kita mengajarkan persatuan dalam perbedaan, melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika sudah didengung-dengungkan, kemudian merawatnya dengan cara saling menghormati,” terangnya.

Jangan hanya karena persoalan perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan, kemudian dibesar-besarkan, sebab hal itu akan merugikan Indonesia sebagai negara kesatuan. 

“Orang Papua itu ssbetulnya baik hatinya, jika kita mau lebih dekat dan santun dengan mereka, justru mereka akan jauh lebih bersahabat dengan kita, karena sebenarnya kita semua adalah saudara,” ujar Alumni IPDN tahun 1995 yang pernah menjabat sebagai Lurah Samkai Merauke. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 37
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Batang - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batang menggandeng unsur Forkopimda dengan menggelar Sarasehan Dialogis, sebagai garda terdepan dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama. Dialog tersebut menjadi ruang diskusi, untuk menemukan solusi tiap kali munculnya permasalahan antar umat beragama.
06 Sep 2026 Jumadi 40
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Batang - Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah dikukuhkan oleh Bupati M Faiz Kurniawan dengan kembali memberikan mandat sebagai ketua kepada Subkhi untuk masa bakti 2026 - 2031, di Aula Kantor Bupati batang, Kabupaten Batang, Minggu (692026).
06 Sep 2026 Jumadi 42
Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial
Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial
Batang - Perubahan zaman dan laju industrialisasi di Kabupaten Batang membawa tantangan baru bagi kehidupan bermasyarakat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut menjaga stabilitas serta keutuhan sosial di tengah isu-isu publik yang kian kompleks.
06 Sep 2026 Jumadi 37
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.
05 Sep 2026 Jumadi 488
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisata Sidawung, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Asri yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Wilayah. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong terwujudnya Satpol PP yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
05 Sep 2026 Jumadi 134