Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial

Minggu, 06 September 2026 Jumadi Dibaca 13 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri) melantik kepengurusan FKUB di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Perubahan zaman dan laju industrialisasi di Kabupaten Batang membawa tantangan baru bagi kehidupan bermasyarakat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut menjaga stabilitas serta keutuhan sosial di tengah isu-isu publik yang kian kompleks.

Batang - Perubahan zaman dan laju industrialisasi di Kabupaten Batang membawa tantangan baru bagi kehidupan bermasyarakat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut menjaga stabilitas serta keutuhan sosial di tengah isu-isu publik yang kian kompleks.

?Faiz menyampaikan, bahwa kondisi toleransi dan kebebasan beribadah di Batang selama setidaknya dua tahun terakhir berada dalam situasi yang aman dan kondusif. Kendati demikian, daerah ini mulai menghadapi tantangan struktural akibat pergeseran demografi.

?“Pada tahun 2000, masyarakat desa jumlahnya 58 persen dan masyarakat kota 42 persen. Pada tahun 2025 kemarin, masyarakat kotanya sudah menjadi 57-58 persen dan masyarakat desanya 42 persen,” katanya usai Pengukuhan FKUB Masa Bhakti 2026-2031 di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (6/9/2026).

?Pergeseran menuju masyarakat perkotaan ini dinilai sebagai pertanda pertumbuhan ekonomi yang positif, namun di sisi lain membawa risiko merosotnya kepedulian sosial akibat gaya hidup yang cenderung asosial.

?“Di mana-mana daerah yang social support-nya semakin menurun, di situlah benih-benih konflik mulai,” tegasnya.

?Selain masalah interaksi sosial antarwarga, perhatian khusus juga disorot pada pola pengasuhan anak dan maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Penggunaan gawai berdurasi panjang serta kurangnya ruang interaksi langsung di luar rumah dinilai mengikis rasa empati anak-anak sejak dini.

?“Makin panjang dia (menggunakan gawai), makin asosial dia, makin minim empati terhadap teman-temannya. Anak-anak kecil ini juga menjadi bagian yang harus kita bahas,” ujar dia.

?Faiz juga mengingatkan potensi meningkatnya risiko disintegrasi sosial seiring pesatnya kemajuan industri di Kabupaten Batang.

“Kesenjangan ekonomi yang timbul akibat modernisasi kerap menjadi pemicu riak konflik jika tidak diantisipasi sejak awal. Oleh karena itu, FKUB diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam memperkuat ikatan sosial dan merawat kerukunan di tengah keberagaman warga,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 16
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Batang - Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah dikukuhkan oleh Bupati M Faiz Kurniawan dengan kembali memberikan mandat sebagai ketua kepada Subkhi untuk masa bakti 2026 - 2031, di Aula Kantor Bupati batang, Kabupaten Batang, Minggu (692026).
06 Sep 2026 Jumadi 14
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Batang - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batang menggandeng unsur Forkopimda dengan menggelar Sarasehan Dialogis, sebagai garda terdepan dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama. Dialog tersebut menjadi ruang diskusi, untuk menemukan solusi tiap kali munculnya permasalahan antar umat beragama.
06 Sep 2026 Jumadi 18
ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono memimpin prosesi penerimaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kendal di SMP Negeri 2 Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Setelah diterima di Batang, ETK akan kembali dilanjutkan menuju Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan pada Minggu (692026).
05 Sep 2026 Jumadi 121
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.
05 Sep 2026 Jumadi 475
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisata Sidawung, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Asri yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Wilayah. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong terwujudnya Satpol PP yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
05 Sep 2026 Jumadi 127