Pembangunan Pasar Batang mencapai 45 persen.(humas)
Revitalisasi Pasar Batang yang masih dalam proses pembangunan dengan menelan anggaran Rp. 63.785.026.000 saat ini sudah mencapai 45%. Pembangunan multiyears ini dianggarkan dua kali penganggaran APBD, yakni pada tahun 2015 dan 2016. Pembangunan tersebut juga mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerimtah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 9 milyar. Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Setda, Ari Yudianto saàt ditemui di kantornya Senin, 13/6/16, mengatakan, proses pembangunan Pasar Batang sudah melalui mekanisme sesuai dengam ketentuan perundang – undangan dan proses lelang secara elektronik atau LPSE. “Proses lelang pembangunan pasar sudah menggunakan LPSE atau secara elektronik terbuka untuk umum dam transparan, dari Harga Perkiraan Sendiri atau HPS sejumlah Rp. 73.255.800.000,” jelas Ari, yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Cipta Karya dan ESDM tersebut. Proses lelang tersebut, lanjut Ari, diikuti oleh 106 rekanan pendaftar. Adapun yang memasuki penawaran hanya ada 8 rekanan yang terdiri dari tiga BUMN dan non BUMN. “Setelah dievaluasi dan diklarifikasi, PT. Hutama Karya dengan nilai kontrak Rp. 63.785.026.000,- sebagai pemenang lelang,” terang Ari.
Disampaikan juga oleh Ari Yudianto, dalam pelaksanaan kontrak pembangunan pasar pemerintah daerah didampingi oleh Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Batang. TP4D bertujuan untuk lebih menguatkan peran lembaga penegak hukum dalam pembangunan agar tidak terjadi permasalahan yang berkaitan dengan hukum. Begitu juga dengan hasil pelaksanan pembangunan Pemda juga bekerja sama dengan UNNES dan UNDIP untuk menguji kualitas hasil proyek pembangunan. “Konstruksi pembangunan pasar dalam pelaksanaan pembangunan selalu diuji kualitasnya di laboratorium UNNES. Dan untuk pembanding juga kita melibatkan UNDIP untuk ikut mengujinya,” jelas Ari.
Untuk saat sekarang pembangunan Pasar Batang progresnya sudah mencapai 45%. Secara struktur bangunan hampir selesai dan material atap masih dipasang, Sesuai dengan rencana jadwal pelaksanaan pembangunan diharapkan selesai pada 22 November 2016. “Saya optimis pembangunan Pasar Batang akan selesai tepat waktu,” tandas Ari optimis.(mc-humas)
Batang - Kabar penting bagi para orang tua di Kabupaten Batang yang tengah bersiap mendaftarkan putra-putrinya ke jenjang sekolah baru. Proses Penerimaan Peserta Didik Baru atau yang kini dikenal sebagai Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 mengalami transformasi digital yang signifikan, khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD).
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang semakin memperkuat posisinya di panggung internasional melalui rangkaian agenda strategis di Jepang. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah besar memperkenalkan potensi investasi Kabupaten Batang sekaligus menarik minat pelaku industri global pada sektor industri berteknologi tinggi (high-tech industry).
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang menyalurkan 31 hewan kurban berupa sapi dan kambing kepada masyarakat di 25 titik wilayah sekitar operasional perusahaan di Kabupaten Batang.
Batang - Suasana di Stasiun Batang tampak lebih berdenyut dari biasanya. Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, gelombang masyarakat yang memilih jalur rel untuk pulang kampung atau bepergian mengalami lonjakan yang cukup tajam.
Batang - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan sapi kepada masyarakat Kabupaten Batang, yakni sapi jenis peranakan Simental dengan berat 1 ton. Sapi milik Sugeng peternak asal Reban itu, sebelumnya telah mengikuti seleksi dan pemeriksaan kesehatan ketat oleh tim medis veteriner Dispaperta Batang, sehingga layak untuk dikurbankan ke Masjid Jami' Al Mubarok, Desa Lebo, Gringsing.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.