Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kepala SMA Negeri 1 Wonotunggal Hanjar Giri Anggraini sengaja menggelar kegiatan tersebut, agar anak didik memiliki karakter positif, disiplin dalam memanfaatkan waktu selama mengikuti kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah.
“Anak-anak harus mengedepankan sopan santun, karena adab lebih utama daripada ilmu,” katanya, saat membuka kegiatan Khotmil Qur'an, di halaman SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (11/9/2026).
Di samping itu, kegiatan Semaan Al-Qur'an ini juga merupakan sarana untuk memohon kepada Allah SWT, agar senantiasa diberikan kemudahan dalam berproses menimba ilmu.
“Semoga dengan dilaksanakannya Khotmil Qur'an ini, menjadi jalan bagi kita, anak-anakku semuanya dimudahkan dalam belajar mengajar,” harapnya.
Dalam menuju kesuksesan memerlukan proses yang tidak mudah, karena banyak ujian yang akan dilalui. Melalui kegiatan Semaan Al-Qur'an ini, seluruh warga sekolah berharap dapat menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya.
“Mari kita berdoa semoga kita semua diberi kesehatan dan kemudahan dalam belajar maupun melaksanakan tugas dan fungsi sebagai warga SMA Wonotunggal yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, koordinator kegiatan, Anita menambahkan, manfaat lain dengan digelarnya Khotmil Qur'an itu, merupakan sebuah ikhtiar agar lingkungan SMA Negeri 1 Wonotunggal terhindar dari berbagai gangguan.
“Semoga melalui kegiatan ini, bisa menghindarkan seluruh warga sekolah dari ganguan fisik maupun nonfisik,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)