Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah

Kamis, 10 September 2026 Jumadi Dibaca 35 kali Pemerintahan
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Pemkab Batang menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (RAKORPOK) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan rekor positif dengan mencapai 8,38 persen. Angka ini tidak hanya melampaui target daerah yang ditetapkan pada kisaran 6,35 hingga 6,50 persen, tetapi juga berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,65 persen.

Batang - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan rekor positif dengan mencapai 8,38 persen. Angka ini tidak hanya melampaui target daerah yang ditetapkan pada kisaran 6,35 hingga 6,50 persen, tetapi juga berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,65 persen.

Pertumbuhan ekonomi, Batang masuk tiga besar se Indonesia setelah Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Kabupaten Kendal Jawa Tengah lalu Kabupaten Batang Jawa Tengah.

Capaian impresif tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (RAKORPOK) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (10/9/2026).

Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa motor penggerak utama yang mendorong tingginya laju pertumbuhan ekonomi daerah hingga pertengahan tahun ini didominasi oleh empat sektor vital. Penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang hingga pertengahan tahun 2026 didorong oleh sektor industri pengolahan, pertanian, perdagangan, serta sektor konstruksi.

“Secara keseluruhan, kinerja pelaksanaan program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batang hingga Triwulan II Tahun 2026 masuk dalam kriteria Tinggi, dengan rata-rata capaian kinerja program mencapai 87,19 persen. Sebanyak 185 indikator kinerja atau sekitar 74 persen telah mencapai kategori Sangat Tinggi. Dari total 44 Perangkat Daerah yang dievaluasi, 25 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berhasil meraih kriteria kinerja Sangat Tinggi dan 16 OPD berada pada kriteria Tinggi,” jelasnya.

Meski demikian, Bapperida mencatat masih terdapat 38 indikator kinerja program yang berada pada kategori Rendah hingga Sangat Rendah yang tersebar di 21 OPD dan kecamatan.

Menanggapi hal tersebut, Bagus Pambudi menekankan pentingnya evaluasi dan kerja keras dari seluruh OPD teknis untuk memacu kinerja di sisa tahun anggaran 2026. Beberapa hambatan yang dihadapi di lapangan antara lain kendala perizinan sarana kesehatan, peremajaan sertifikasi tenaga konstruksi, kendala cuaca pada produksi hortikultura, hingga keterbatasan sarana pendukung di tingkat kecamatan.

“Terdapat 38 indikator kinerja program yang masih perlu perhatian dan upaya keras bersama agar target kinerja tahun 2026 dapat tercapai secara optimal di akhir tahun. Di sisi prioritas pembangunan, Pemkab Batang terus fokus menguatkan sektor ketahanan pangan melalui alokasi anggaran sebesar Rp13,52 miliar pada tahun 2026. Anggaran ini diperuntukkan bagi peningkatan jaringan irigasi, jalan usaha tani, pengadaan cadangan pangan, hingga penanganan kerawanan pangan,” tegasnya.

Kerja keras jajaran Pemerintah Kabupaten Batang dalam pembangunan daerah juga membuahkan berbagai apresiasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kabupaten Batang sukses menembus babak Finalis Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Selain itu, dalam Evaluasi Program Stunting Nasional (ProSN), Kabupaten Batang berhasil masuk dalam 17 besar nasional (Peringkat 14) dari 546 pemerintah daerah se-Indonesia dengan nilai 90,83, menjadikannya salah satu dari hanya dua kabupaten di Jawa Tengah yang menembus jajaran papan atas nasional,” pungkasnya. (MCBatang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelar LCC Dokter Kecil, Upaya PKK Batang Tanamkan Hidup Sehat Gelar LCC Dokter Kecil, Upaya PKK Batang Tanamkan Hidup Sehat
Gelar LCC Dokter Kecil, Upaya PKK Batang Tanamkan Hidup Sehat
Batang - TP PKK Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Dokter Kecil khusus pelajar jenjang SD, sebagai upaya untuk mengedukasi seputar pembiasan terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) IV berupaya mengedukasi anak agar terbiasa dengan perilaku hidup sehat serta melatih keberanian dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
10 Sep 2026 Jumadi 14
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Batang - Masa sanggahan bagi ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang terblokir akibat indikasi judi online (judol) di Kabupaten Batang kini menjadi tumpuan harapan warga. Langkah ini diambil Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang untuk memverifikasi ulang data, mengingat sedikitnya 7.586 penerima bansos di wilayah tersebut terkena penangguhan dengan 5.322 kasus di antaranya merupakan temuan baru pada 2026.
10 Sep 2026 Jumadi 51
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027 75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menyiapkan satuan pendidikan jenjang SMP menghadapi penguatan digitalisasi pembelajaran pada 2027. Sebanyak 75 kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Batang mendapatkan pembekalan di Aula Agrowisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 23
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat realisasi belanja dalam pelaksanaan APBD 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 22
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026 Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang berhasil masuk 14 besar tingkat nasional dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) Semester II Tahun 2026. Batang memperoleh nilai 90,83, hanya terpaut 1,11 poin dari Kabupaten Nganjuk yang meraih skor tertinggi nasional sebesar 91,94. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Batang dalam kategori Tinggi dalam pelaksanaan ProSN.
10 Sep 2026 Jumadi 25
Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026 Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026
Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Jawaban tersebut disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono dalam rapat Paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (992026).
09 Sep 2026 Jumadi 67