Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi

Rabu, 02 September 2026 Jumadi Dibaca 238 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat Rapat PAripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (292026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2/9/2026).

Pemkab Batang menilai RPPLH menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan daya dukung lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu arah yang tengah didorong pemerintah daerah adalah mewujudkan Batang Clean Industrial City, dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, perkembangan industri, kelestarian sumber daya alam, dan kualitas lingkungan.

“Bahwa RPPLH disusun sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah agar pertumbuhan industri tidak berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan. Pemkab Batang sedang berusaha mewujudkan Batang Clean Industrial City. RPPLH merupakan perencanaan untuk terwujudnya tagline tersebut,” jelasnya.

Pemkab Batang menyadari industrialisasi berpotensi memberikan tekanan terhadap kualitas air dan udara. Karena itu, pembangunan diarahkan agar tetap memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan kesehatan masyarakat.

“Dalam penyusunan RPPLH, pemerintah daerah juga menggunakan skenario moderat melalui pendekatan foresight planning. Pendekatan tersebut digunakan untuk memproyeksikan hubungan antara pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, serta kelestarian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Pemkab menilai skenario tersebut sesuai dengan kondisi Batang yang saat ini berkembang menjadi daerah industry,” terangnya.

Pemkab Batang juga memastikan pengawasan terhadap kegiatan industri terus dilakukan, baik secara rutin maupun berdasarkan pengaduan masyarakat. Kegiatan industri wajib memenuhi sejumlah persyaratan dasar perizinan, termasuk Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Lingkungan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Selain itu, pengelolaan limbah industri, baik limbah cair, limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3), maupun emisi, harus tercantum dalam dokumen lingkungan dan memenuhi persetujuan teknis sesuai ketentuan. Apabila ditemukan ketidakpatuhan, pemerintah daerah dapat memberikan sanksi administratif sesuai kewenangan perizinan, mulai dari teguran, denda, penghentian kegiatan usaha hingga penutupan kegiatan usaha,” imbuhnya.

Untuk kegiatan industri yang menjadi kewenangan pemerintah pusat atau provinsi, Pemkab Batang akan melakukan pengumpulan bukti dan keterangan untuk kemudian disampaikan kepada instansi yang memiliki kewenangan. Pemkab juga menyebut pengawasan dilakukan tidak hanya berdasarkan pemeriksaan rutin, tetapi juga merespons laporan masyarakat terkait limbah, sampah, keanekaragaman hayati, kualitas air, maupun kualitas udara.

“Ketersediaan air juga menjadi salah satu perhatian utama dalam penyusunan RPPLH. Pemkab Batang saat ini menyusun kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) sektor air berdasarkan data air permukaan. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai ketersediaan air di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Batang berharap pertumbuhan industri dan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan, sehingga pembangunan yang berlangsung saat ini tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
21 Okt 2026 Jumadi 18
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 117
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 143
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 112
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21102026) malam. Peresmian tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama yang diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 20
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 74