Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi

Rabu, 02 September 2026 Jumadi Dibaca 158 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat Rapat PAripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (292026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2/9/2026).

Pemkab Batang menilai RPPLH menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan daya dukung lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu arah yang tengah didorong pemerintah daerah adalah mewujudkan Batang Clean Industrial City, dengan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, perkembangan industri, kelestarian sumber daya alam, dan kualitas lingkungan.

“Bahwa RPPLH disusun sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah agar pertumbuhan industri tidak berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan. Pemkab Batang sedang berusaha mewujudkan Batang Clean Industrial City. RPPLH merupakan perencanaan untuk terwujudnya tagline tersebut,” jelasnya.

Pemkab Batang menyadari industrialisasi berpotensi memberikan tekanan terhadap kualitas air dan udara. Karena itu, pembangunan diarahkan agar tetap memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan kesehatan masyarakat.

“Dalam penyusunan RPPLH, pemerintah daerah juga menggunakan skenario moderat melalui pendekatan foresight planning. Pendekatan tersebut digunakan untuk memproyeksikan hubungan antara pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, serta kelestarian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Pemkab menilai skenario tersebut sesuai dengan kondisi Batang yang saat ini berkembang menjadi daerah industry,” terangnya.

Pemkab Batang juga memastikan pengawasan terhadap kegiatan industri terus dilakukan, baik secara rutin maupun berdasarkan pengaduan masyarakat. Kegiatan industri wajib memenuhi sejumlah persyaratan dasar perizinan, termasuk Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Lingkungan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Selain itu, pengelolaan limbah industri, baik limbah cair, limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3), maupun emisi, harus tercantum dalam dokumen lingkungan dan memenuhi persetujuan teknis sesuai ketentuan. Apabila ditemukan ketidakpatuhan, pemerintah daerah dapat memberikan sanksi administratif sesuai kewenangan perizinan, mulai dari teguran, denda, penghentian kegiatan usaha hingga penutupan kegiatan usaha,” imbuhnya.

Untuk kegiatan industri yang menjadi kewenangan pemerintah pusat atau provinsi, Pemkab Batang akan melakukan pengumpulan bukti dan keterangan untuk kemudian disampaikan kepada instansi yang memiliki kewenangan. Pemkab juga menyebut pengawasan dilakukan tidak hanya berdasarkan pemeriksaan rutin, tetapi juga merespons laporan masyarakat terkait limbah, sampah, keanekaragaman hayati, kualitas air, maupun kualitas udara.

“Ketersediaan air juga menjadi salah satu perhatian utama dalam penyusunan RPPLH. Pemkab Batang saat ini menyusun kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) sektor air berdasarkan data air permukaan. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai ketersediaan air di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Batang berharap pertumbuhan industri dan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan, sehingga pembangunan yang berlangsung saat ini tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Batang - Viralnya taman tematik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. warga lokal melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD Kecamatan Gringsing yang disokong program CSR pengelola kawasan membuka deretan food truck warna-warni jadikan peluang usaha yang bagus.
13 Sep 2026 Jumadi 70
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026 Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Batang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang menargetkan masuk 10 besar klasemen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Retreat Atlet Porprov XVII bersama atlet berprestasi dengan tema Menuju Jawa Tengah Juara yang digelar di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1392026).
13 Sep 2026 Jumadi 83
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026 KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
Batang - Kabupaten Batang, resmi ditunjuk menjadi tuan rumah ajang kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bergengsi. Bintang Otomotif berkolaborasi dengan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menggelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026. Sebanyak 130 pembalap dipastikan turun gelanggang untuk menaklukkan trek sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer jadi terpanjang hingga sekarang.
11 Sep 2026 Jumadi 180
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4. Ajang balap tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2627 September 2026 mendatang di kawasan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang. Acara persiapan dan pengumuman resmi kejuaraan tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di halaman KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 164
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
11 Sep 2026 Jumadi 92
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Semarang Sukses dengan program Sak Minggu Sak Buku, Bunda Literasi Kabupaten Batang Faelasufa Faiz berhasil meraih penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 Kategori Bunda Literasi dalam Festival Literasi Jawa Tengah di Uptown Mall BSB Kota Semarang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 148