Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap

Rabu, 21 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Sejumlah pembeli (kiri), membeli aneka sayur dan buah yang dijual saat Gerakan Pangan Murah Serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia di halaman Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/10/2026).
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.

Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/10/2026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.

Minyak goreng, telur ayam, gula pasir, hingga beras bersubsidi ludes diseruput antusiasme warga yang mencari angin segar di tengah gejolak harga bahan pokok. Program ini hadir sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan pasokan dan harga di daerah.

Kepala Dispaperta Batang Sutadi Ronodipuro menjelaskan, bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai langkah nyata menindaklanjuti instruksi pusat sekaligus memperingati momentum penting sektor pangan.

“Dari Bapanas, penugasan seluruh Indonesia, Dinas Pertanian dan Dinas Pangan yang membidangi pangan ditugaskan untuk melakukan GPM dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga serta Hari Pangan Sedunia,” jelasnya.

Berbagai komoditas pangan dipasarkan dengan harga miring berkat suntikan subsidi. Masyarakat yang datang tak hanya disuguhi bahan pokok utama seperti beras dan minyak, tetapi juga jajaran hasil peternakan, buah-buahan, hingga sayuran segar.

Sutadi menilai, hadirnya GPM menjadi pendorong utama untuk membentengi kondisi ekonomi warga di tengah merangkaknya harga-harga. Ini juga upaya kita dalam meningkatkan daya beli masyarakat dalam kondisi inflasi atau ada kenaikan-kenaikan harga pangan sektoral.

“Daya pikat utama dari gelaran ini tak lain adalah jarak harga yang cukup jauh dari pasar bersaing. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipatok Rp12.500,00 per kilogram. Menariknya, beras hasil panen petani lokal pun turut dirangkul dan diberi subsidi sehingga bisa dibeli seharga Rp13.400,00 per kilogram. Untuk kebutuhan dapur lainnya, minyak goreng dibanderol Rp15.500,00 per liter dan telur ayam dipasarkan Rp22 ribu per kilogram,” terangnya.

Pelibatan beras dari petani daerah tidak sekadar memberi variasi pilihan bagi konsumen, tetapi juga memutar roda perekonomian para pelaku sektor pertanian setempat. Tak heran, serbuan pembeli membuat beberapa stan komoditas mendadak kosong melompong sebelum matahari menyentuh puncaknya. Fenomena habisnya stok dalam durasi singkat ini menjadi potret nyata betapa tingginya dahaga warga akan komoditas pangan terjangkau, sekaligus menjadi catatan penting bagi pihak penyelenggara.

“Alhamdulillah sampai siang ini sebagian besar komoditas kita sudah terserap habis. Ada minyak, telur, gula juga sudah habis. Ini tentunya juga menjadi barometer bahwa masyarakat masih membutuhkan komoditas-komoditas itu dan nanti kita persiapkan lebih baik,” ungkapnya.

Terkait keberlanjutan persediaan jika acara serupa kembali dihelat, Dispaperta menyampaikan bahwa penambahan pasokan akan sangat bergantung pada kesiapan Perum Bulog sebagai penyedia utama pasokan. Pihaknya bertindak sebagai perpanjangan tangan dalam mendistribusikan bahan pangan tersebut kepada masyarakat.

Langkah koordinasi lanjutan pun siap digalang bersama Bulog Regional Jawa Tengah melalui perwakilannya di Tegal demi memastikan kesiapan pasokan di masa mendatang. Sutadi menaruh harapan agar respons masif dari warga kali ini dapat menjadi modal pertimbangan agar alokasi barang pada kesempatan berikutnya bisa disiapkan lebih matang.

“Jadi, nanti kita koordinasikan dengan Bulog Regional Jawa Tengah perwakilan Tegal. Tentunya ke depan, dengan situasi seperti ini, bisa dipersiapkan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang Ari Prihatin menyebutkan angka-angka komoditas yang disiapkan pagi itu. Stok beras SPHP 500 kilo, beras premiumnya kalau dari Bulog 100 kilo, minyaknya 360 liter, terus telur 250 kilo. Bawang merah, bawang putih 150 kilo masing-masing, cabai 150 kilo.

“Selain jajaran angka di atas, Kelompok Wanita Tani (KWT) juga turut menyuplai beras medium sebanyak 900 kilogram yang hampir seluruhnya habis diserap pasar. Upaya menjaga ketahanan pangan di Batang sendiri tidak hanya berhenti pada GPM. Pemerintah turut menyinergikannya dengan program bantuan pangan langsung,” tegasnya.

Ari Prihatin menyebutkan, ada potensi penyaluran bantuan tahap tambahan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Dalam skema rapinya, tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpeluang memboyong total 30 kilogram beras untuk kebutuhan tiga bulan sekaligus, sembari menunggu arahan dan kebijakan resmi dari pemerintah pusat.

“Kedua program ini saling menguatkan: jika bantuan pangan menyasar kelompok KPM terdata, maka GPM hadir memberi akses bahan pokok bersubsidi bagi masyarakat umum. Antusiasme riuh di halaman Dispaperta Batang hari itu menjadi bukti betapa berharganya akses pangan terjangkau bagi ketenangan dapur warga,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 40
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 68
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 78
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 707
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 184
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 238