Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura

Rabu, 21 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 39 kali Acara Pimpinan Daerah
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X (tengah), memberikan sambutan dalam acara Dialog Budaya di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/10/2026).
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.

Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya yang bertajuk "Merajut Budaya Mataraman dari Jogja untuk Indonesia, Muhibah Budaya Kabupaten Batang 2026", Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu menyampaikan, hubungan antara Mataram dengan Batang, Pekalongan, termasuk Ratu Batang yang namanya hingga kini dikenal di pemakaman raja-raja Imogiri memiliki keterikatan erat.

“Asal-usul tokoh itu masih menyimpan ruang penafsiran, namun jika menelisik makna kebudayaan, dapat menjangkau lebih jauh melebihi batas kewilayahan,” katanya, saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/10/2026).

Sultan pun mengapresiasi perkembangan Batang yang amat pesat, hingga bertransformasi menjadi Kawasan Industri Terpadu. Industri itu membawa perjumpaan baru antara teknologi, investasi, tenaga kerja dan masyarakat dengan berbagai latar belakang.

Sultan kembali mengingatkan agar kemajuan teknologi jangan sampai menghilangkan jati diri sebagai manusia yang berbudaya.

“Selalu eling lan waspodo (ingat dan waspada), terhadap perubahan, dengan mengingat bahasa, kesenian dan kearifan lokalnya. Batang harus terus berkembang untuk maju, maka generasi mudanya harus memahami akar budayanya, sekaligus bersiap menghadapi perubahan zaman. Kemajuan suatu daerah juga dilihat dari seberapa kuat masyarakatnya dalam menjaga jati dirinya,” tegasnya.

Sultan pun berharap, agar Muhibah Budaya ini membawa dampak positif bagi perkembangan seni budaya kedua daerah.

“Sebagai pelestari budaya Mataraman yang tak terpisahkan, semoga Tuhan senantiasa melimpahkan berkah rahmat-Nya, sebagai modal utama generasi muda melestarikan seni budaya Mataraman,” harapnya.

Kehadiran Raja Yogyakarta tersebut disambut langsung oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan dengan rasa syukur dan bahagia karena menjadi motivasi masyarakat yang lebih maju dengan tetap menjaga adat dan tradisi leluhurnya. Jika menengok kejayaan Mataram Islam, tentu tak terlepas dari peran Kadipaten Batang kala itu sebagai salah satu pusat logistik, saat penyerbuan ke Batavia.

“Ternyata sejarah masa lampau kini terulang kembali, dengan menjadikan Batang Kawasan Ekonomi Khusus Logistik, baik berbasis sport maupun kereta, yang akan segera dibangun,” terangnya.

Bupati berharap, dengan kehadiran langsung Sultan Hamengku Buwono X ke Batang mampu mempertemukan kembali "dua napas" yang telah lama terhubung oleh sejarah.

“Ini bukan pertemuan biasa, karena bisa mempererat hubungan yang telah terjalin dalam bingkai kesejarahan hingga mampu melahirkan tokoh-tokoh besar,” ungkapnya.

Kehadiran Sri Sultan Hamengku Buwono X ke Batang diharapkan mampu membawa dampak positif bagi kemajuan budaya, penelitian hingga pendidikan masyarakat Batang.

Dalam kesempatan tersebut, turut ditampilkan pula Tari Tangguh Mataram oleh 21 penari dari Kraton Yogyakarta yang menceritakan tentang kisah percintaan antara Sultan Agung Hanyokrokusumo dengan Gusti Kanjeng Ratu Batang. Dalam tarian tersebut mengisahkan perjuangan Sultan Agung Hanyokrokusumo dalam memimpin perlawanan ke markas VOC di Batavia, yang didukung penuh oleh Kanjeng Ratu Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 27
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 67
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 78
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 706
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 184
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 237