Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
“Sesuai ekspektasi dan memang sesuai dengan harapan kita tadi yang saya pesan, tinggal kita nanti memantau bagaimana kekuatan dan ketahanannya. Ketahanan dari ini supaya nanti bisa bertahan setidaknya 5 sampai 10 tahun tanpa perlu ada maintenance yang cukup besar,” katanya usai meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21/10/2026) malam.
Faiz menjelaskan, fasilitas lintasan lari ini dibuka setiap hari untuk umum. Operasional pagi dimulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB, sedangkan sesi sore hingga malam beroperasi pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.
“Saya sengaja mengajak teman-teman lari di malam hari itu supaya tahu ketika malam hari seperti apa. Sepertinya sih kalau untuk lari sudah sangat cukup. Meski menilai lintasan lari sudah sangat memadai, Faiz mengakui penerangan untuk lapangan sepak bola masih perlu peningkatan jika nantinya digelar pertandingan malam.,” jelasnya
Selain itu, ia juga mengecek kesiapan fasilitas sanitasi dan mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan. Kamar mandi ini sekarang nanti akan saya cek supaya setidaknya nanti bisa cukup. Dan mungkin ya kita berharap sampah dan lain sebagainya itu setiap yang ke sini untuk bertanggung jawab atas sampahnya sendiri dan dibawa pulang, jangan dibuang di sini.
Terkait status penggunaan, Faiz memastikan masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis. Ke depan, kawasan ini juga akan ditata lebih komprehensif pada tahun 2027 mendatang dengan menyesuaikan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono, mengungkapkan bahwa pembangunan running track ini memakan waktu pengerjaan selama empat bulan dan telah rampung tepat waktu pada 12 Oktober lalu.
“Secara umum, kalau kita lihat, itu lingkaran sekitar 400 meter dengan lebar 10 meter. Dan kualitas memang sudah disampaikan Pak Bupati, itu barang impor semua dari Jerman,” terangnya.
Ia menambahkan, total anggaran pembangunan lintasan lari tersebut mencapai Rp9,2 miliar dengan garansi pemeliharaan dari vendor selama lima tahun.
“Pengelolaan sesuai dengan statement Pak Bupati, karena Dinas PUPR itu mengerjakan untuk konstruksinya, yang mempunyai kewenangan Disporapar. Nanti seperti apa, yang jelas sudah statement beliau gratis,” ujar dia.
Endro juga menyampaikan bahwa penataan kawasan Lapangan M. Sarengat akan berlanjut secara bertahap. Pada tahun depan, pihak DPUPR telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar untuk penataan halaman depan guna mendukung aktivitas olahraga masyarakat Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)