Pemkab Batang Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa

Senin, 31 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 206 kali Lingkungan
Pemkab Batang Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa
Gambar Ilustrasi Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa.
Batang - Sampah jadi masalah klasik yang harus selesai di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang mulai tancap gas mendorong perubahan besar dalam pola pengelolaan sampah hingga tingkat tapak. Lewat konsep baru ini, warga tidak bisa lagi asal tumpuk sampah, melainkan wajib memilahnya langsung dari dapur rumah masing-masing.

Batang - Sampah jadi masalah klasik yang harus selesai di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang mulai tancap gas mendorong perubahan besar dalam pola pengelolaan sampah hingga tingkat tapak. Lewat konsep baru ini, warga tidak bisa lagi asal tumpuk sampah, melainkan wajib memilahnya langsung dari dapur rumah masing-masing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto menegaskan, bahwa perubahan ini dilakukan untuk merombak total kebiasaan lama masyarakat yang sekadar mengandalkan pola kumpul, angkut, lalu buang.

“Konsep paradigmanya yang sekarang di masyarakat itu ya sampah dikumpulkan, diangkut, dibuang. Ini yang nanti akan kita rubah melalui programnya Pak Bupati dengan layanan sampah itu,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (31/8/2026).

Melalui skema anyar ini, layanan pengangkutan sampah akan dijangkau hingga ke tingkat RT dengan membentuk petugas khusus penjemput sampah. Namun, tidak semua limbah bisa langsung diangkut. Petugas hanya akan memboyong jenis sampah anorganik yang sudah rapi dipilah oleh warga.

“Desa itu masing-masing rumah tangga wajib melakukan pilah sampah. Kemudian nanti yang dibuang, itu nanti hanya sampah-sampah yang sifatnya anorganik,” jelasnya.

Rusmanto juga menekankan, kunci utama dari gerakan ini adalah menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab atas limbah yang dihasilkan sendiri. Prinsipnya sebenarnya kan sampah itu menjadi tanggung jawab penghasil sampahnya masing-masing.

Menariknya, perubahan paradigma ini juga diimbangi dengan sistem retribusi yang lebih adil. Warga bakal dikenakan skema bayar sesuai volume sampah, baik lewat iuran proporsional maupun pembelian kantong plastik khusus dari desa atau Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Di situ nanti akan muncul prinsip keadilan antara yang sampahnya sedikit dengan yang sampahnya banyak. Kalau yang sampahnya banyak berarti kan dia harus membeli plastik lebih banyak daripada yang sedikit,” ungkapnya.

Langkah berani DLH Batang ini diharapkan mampu memangkas volume limbah yang menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa urusan sampah adalah tanggung jawab bersama sejak dari sumbernya.

“Jadi bukan lagi sekadar kumpulkan, angkut dan buang, tetapi bagaimana sampah itu dikelola mulai dari sumbernya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Batang - Viralnya taman tematik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. warga lokal melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD Kecamatan Gringsing yang disokong program CSR pengelola kawasan membuka deretan food truck warna-warni jadikan peluang usaha yang bagus.
13 Sep 2026 Jumadi 70
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026 Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Batang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang menargetkan masuk 10 besar klasemen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Retreat Atlet Porprov XVII bersama atlet berprestasi dengan tema Menuju Jawa Tengah Juara yang digelar di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1392026).
13 Sep 2026 Jumadi 83
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026 KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
Batang - Kabupaten Batang, resmi ditunjuk menjadi tuan rumah ajang kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bergengsi. Bintang Otomotif berkolaborasi dengan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menggelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026. Sebanyak 130 pembalap dipastikan turun gelanggang untuk menaklukkan trek sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer jadi terpanjang hingga sekarang.
11 Sep 2026 Jumadi 181
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4. Ajang balap tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2627 September 2026 mendatang di kawasan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang. Acara persiapan dan pengumuman resmi kejuaraan tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di halaman KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 164
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
11 Sep 2026 Jumadi 92
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Semarang Sukses dengan program Sak Minggu Sak Buku, Bunda Literasi Kabupaten Batang Faelasufa Faiz berhasil meraih penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 Kategori Bunda Literasi dalam Festival Literasi Jawa Tengah di Uptown Mall BSB Kota Semarang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 148