Batang - Langkah besar tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Batang dalam merombak tata kelola birokrasinya. Ke depan, pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab tidak lagi sekadar formalitas, melainkan murni berbasis pada kompetensi, potensi, kinerja, hingga rekam jejak para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Batang - Langkah besar tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Batang dalam merombak tata kelola birokrasinya. Ke depan, pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab tidak lagi sekadar formalitas, melainkan murni berbasis pada kompetensi, potensi, kinerja, hingga rekam jejak para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batang Dwi Riyanto mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya terus mematangkan fondasi sistem tersebut, terutama dalam pengumpulan dokumen dan penyusunan basis data ASN.
“Batang masih menyiapkan pembangunan manajemen talenta. Tinggal pengisiannya ini mau menunggu satu bentuk proses pembangunan manajemen talent-nya,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (31/8/2026).
Merancang pemetaan karier pegawai secara digital dan terukur jelas bukan perkara instan. Dwi menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen birokrasi mulai dari Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), jajaran perangkat daerah, hingga tiap personel ASN agar data yang dibutuhkan benar-benar valid.
“Proses pembangunan ini juga butuh waktu, butuh komitmen dari semua pihak. Tidak hanya dari Pak Bupati saja selaku PPK,” tegasnya.
Kerja mula pun sudah digulirkan. BKPSDM Batang bergerak menyisir tiap instansi melalui sosialisasi, pendataan mendalam (desk) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga verifikasi data pegawai berbasis nama (by name).
“Data itu kan berarti sudah kita lakukan dari sosialisasi, desk ke OPD, desk by name, itu juga sudah kita upayakan untuk kita lakukan,” jelasnya.
Setelah pembenahan internal rampung, Pemkab Batang bersiap melangkah ke tahap krusial: mempresentasikan kesiapan sistem ini secara langsung ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat. Langkah awal berupa pra-ekspos secara daring bersama Direktorat Pengembangan Karier BKN dan BKN Regional pun telah dilalui untuk menjaring berbagai masukan perbaikan.
“Nanti Pak Bupati, Bu Sekda, kami BKPSDM akan ekspos ke BKN. Jadwalnya tahun ini. Masih menunggu jadwal dari BKN kami diberi waktu kapan untuk ekspos. Sekaligus kemarin sudah kami lakukan pra-ekspos ke BKN melalui daring,” terangnya.
Hasil penilaian BKN nantinya akan menjadi penentu arah kebijakan rotasi dan promosi jabatan di Batang. Jika rekomendasi resmi berhasil digenggam, pengisian posisi strategis bisa langsung menerapkan sistem pola suksesi yang serba otomatis berbasis data talenta.
“Kalau nanti sudah dapat rekomendasi, berarti dengan by data itu sudah bisa dijalankan dengan pola suksesi,” ujar dia.
Namun, selama restu dan rekomendasi dari BKN tersebut belum terbit, mekanisme lama masih akan diberlakukan untuk mengisi kekosongan kursi jabatan.
“Tapi kalau nanti pengisiannya sebelum ada rekomendasi, masih menggunakan selter. Masih menggunakan seleksi, seperti yang sudah kita lakukan saat ini,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)