Lurah Proyo Selatan Jalan Kaki di Karnaval, Ingin Merasakan yang Dirasakan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 493 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Lurah Proyo Selatan Jalan Kaki di Karnaval, Ingin Merasakan yang Dirasakan Warga
Lurah Proyo Selatan Fariz Mukti mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 RI.
Batang - Ada pemandangan berbeda dalam karnaval kemerdekaan yang digelar Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Minggu (3082026). Di tengah kemeriahan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lurah Proyonanggan Selatan Fariz Mukti memilih turun langsung dan berjalan kaki bersama warga mengikuti rombongan karnaval.

Batang - Ada pemandangan berbeda dalam karnaval kemerdekaan yang digelar Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Minggu (30/8/2026). Di tengah kemeriahan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lurah Proyonanggan Selatan Fariz Mukti memilih turun langsung dan berjalan kaki bersama warga mengikuti rombongan karnaval.

Fariz tidak hanya menyaksikan peserta dari panggung penghormatan atau mengikuti karnaval menggunakan kendaraan. Ia bersama sekretaris kelurahan, kepala seksi, dan sejumlah staf berjalan kaki menyusuri rute karnaval.

“Keputusan tersebut merupakan bentuk upaya jajaran kelurahan untuk merasakan langsung perjuangan warga yang mengikuti kegiatan. Kami berusaha sebagai pemimpin suatu wilayah, kepala kelurahan, sama-sama ingin merasakan effort dari warga dalam karnaval ini,” jelasnya.

Menurut Fariz, warga harus berjalan kaki dan berada di bawah terik matahari selama mengikuti karnaval. Karena itu, jajaran kelurahan berinisiatif melakukan hal yang sama.

“Mereka panas-panasan, mereka jalan kaki. Sehingga kami dari kelurahan, mulai dari saya lurah, seklur, kasi-kasi, staf semuanya berinisiatif, ayo sama-sama jalan. Tidak hanya berjalan kaki, rombongan Kelurahan Proyonanggan Selatan juga menampilkan sejumlah maskot untuk memeriahkan karnaval,” terangnya.

Di antaranya terdapat maskot berbentuk singa serta kereta kencana yang menjadi bagian dari rombongan. Keterlibatan langsung jajaran kelurahan menjadi cara untuk membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami dari kelurahan mencoba untuk bisa merasakan apa yang dirasakan oleh warga kita. Karnaval juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah kelurahan dengan Masyarakat,” ungkapnya.

Fariz memaknai kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan atau kegiatan seremonial. Menurut dia, kemerdekaan harus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Makna merdeka itu adalah ketika diri kita bisa mengekspresikan atas apa yang ada di pikiran kita dan ekspresi itu bisa bermanfaat positif untuk masyarakat dan warga negara Indonesia.

“Kemerdekaan yang sesungguhnya harus hadir dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kemerdekaan, nyata ketika warga dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan Sejahtera,” tegasnya.

Ketika seorang ibu di lorong kampung tidak lagi cemas memikirkan biaya kesehatan anaknya, ketika para pemuda kita punya ruang untuk berkarya tanpa batas, dan ketika gotong royong yang kita saksikan hidup di barisan karnaval ini tetap menjadi otot penggerak kebersamaan kita.

Fariz mengatakan, semangat kemerdekaan juga tercermin ketika warga masih mau duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan di lingkungan mereka.

“Selama kita di kelurahan ini masih bisa duduk bersama merembuk masalah, saling menguatkan dalam susah, dan bersorak bersama dalam suka, itulah arti kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujar dia.

Pemerintah kelurahan memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat tersebut agar terus hidup di tengah masyarakat. Tugas kami di pemerintahan kelurahan adalah memastikan api kemerdekaan itu tidak pernah padam di setiap rumah warga. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
21 Okt 2026 Jumadi 36
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 127
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 150
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 121
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21102026) malam. Peresmian tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama yang diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 39
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 85