Batang - Perjalanan jauh menyeberangi Laut Jawa dilakoni rombongan atlet pencak silat asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Demi mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII 2026, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kobar memboyong skuad terbaiknya untuk menggelar uji tanding (sparring partner) bersama IPSI Kabupaten Batang.
Batang - Perjalanan jauh menyeberangi Laut Jawa dilakoni rombongan atlet pencak silat asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Demi mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII 2026, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kobar memboyong skuad terbaiknya untuk menggelar uji tanding (sparring partner) bersama IPSI Kabupaten Batang.
Atmosfer ruang latihan terasa hangat namun penuh determinasi. Rombongan dari Bumi Tambun Bungkai ini membawa 18 atlet, didampingi 3 pelatih dan 2 wasit juri. Bagi tim Kobar, Jawa Tengah merupakan salah satu "kawah candradimuka" pencak silat tanah air yang menjadi destinasi ideal untuk mengukur peta kekuatan.
Ketua Lembaga Pelatih IPSI Kabupaten Kotawaringin Barat Edy Purwanto mengungkapkan, bahwa agenda try out lintas pulau ini merupakan bagian dari ikhtiar maksimal timnya sebelum tampil di rumah sendiri pada Oktober mendatang.
“Ini sebagai acara try out kami untuk persiapan Porprov ke-13 Provinsi Kalimantan Tengah yang sedianya akan dilaksanakan 3 Oktober 2026 nanti,” katanya saat ditemui di GOR Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Jumat (28/8/2026).
Dipilihnya Kabupaten Batang sebagai lokasi uji tanding tak lepas dari jalinan silaturahmi dan relasi kepelatihan yang telah terbangun sebelumnya. Kebetulan pelatih dari Batang kemarin kami ada berhubungan dan sertifikasi bareng, akhirnya berkomunikasi, dan diterima di Batang. Alhamdulillah kami dengan tangan terbuka diterima di Batang.
“Atmosfer pencak silat di Pulau Jawa menjadi pelecut semangat tersendiri bagi para pesilat Kalimantan Tengah. Jawa Tengah termasuk provinsi yang menjadi tujuan dari cabang olahraga pencak silat itu sendiri. Kami yang dari Kalimantan Tengah mestinya lebih bersemangat, sampai bisa sparring partner di Pulau Jawa,” jelasnya.
Evaluasi Berkelanjutan IPSI Batang
Di sisi lain, kedatangan tim tamu dari Kalimantan Tengah ini disambut hangat oleh tuan rumah. Bagi IPSI Kabupaten Batang Danang Aji Saputra, momen ini dimanfaatkan sebagai agenda try in untuk menguji perkembangan dan progres mental para pesilat lokal menjelang laga Porprov mendatang.
Setelah sebelumnya melakukan uji tanding luar daerah ke Cirebon, ajang try in menghadapi Kotawaringin Barat menjadi tolok ukur penting dalam memetakan kesiapan kelas tanding.
“Ini try in melanjutkan program IPSI untuk menuju Porprov 2026. Harapannya masih tetap evaluasi. Nanti dari hasil hari ini akan kita lihat seperti apa progresnya atlet, kelas mana saja yang sudah settle, mana yang mau di-push lagi, itu jadi bahan evaluasi kita bersama,” terangnya.
Meskipun tim Kobar turun dengan kekuatan full class karena berstatus sebagai tuan rumah Porprov Kalteng, IPSI Batang tetap menyesuaikan dengan menyediakan lawan tanding yang kompetitif, termasuk dari luar kuota atlet Porprov Batang agar seluruh atlet Kobar mendapatkan pengalaman tanding secara maksimal.
“Guna menjaga performa dan kestabilan mental bertanding para atlet, IPSI Batang juga merencanakan satu kali lagi uji coba lanjutan yang dijadwalkan pada pertengahan atau akhir September mendatang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)