Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
Ketua Panitia Wonotunggal Expo dan Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa, Nanang Kharisman mengatakan, even tersebut akan menjadi ajang berekspresi para pelaku UMKM maupun pelaku seni.
“Ada berbagai rangkaian kegiatan unik, antara lain : stand bazar UMKM untuk umum, stand produk unggulan desa, pagelaran seni dari berbagai daerah, lomba mewarnai kategori 1, 2 dan 3 tingkat karesidenan. Ada pula lomba inovasi labu kuning PKK, lomba rebana tingkat kabupaten dan karnaval budaya,” katanya, saat ditemui di area RTH Alun-alun Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (26/8/2026).
Even yang akan digelar mulai 28 - 30 Agustus 2026 ini akan dimeriahkan dengan total peserta 4.063 dari berbagai rangkaian kegiatan.
“Total ada 51 stand bazar UMKM dengan berbagai jenis produk kearifan lokal yang bisa diburu selama tiga hari even digelar,” jelasnya.
Ia menargetkan dengan digelarnya acara tersebut adalah untuk mempertahankan eksistensi kesenian budaya yang ada. Selain itu juga untuk menumbuhkan geliat umkm dan meningkatkan perekonomian di Kecamatan Wonotunggal.
“Kami nantikan kehadiran masyarakat Kabupaten Batang untuk menyaksikan kemeriahan even tahunan ini, dan menikmati berbagai suguhan pagelaran maupun ragam kuliner lokal yang menggugah selera,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)