Bukan Cuma Siswa, Disdikbud Batang Juga Batasi Akses Gawai dan Sosmed Guru Saat Mengajar

Jumat, 21 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 50 kali Pendidikan dan Latihan
Bukan Cuma Siswa, Disdikbud Batang Juga Batasi Akses Gawai dan Sosmed Guru Saat Mengajar
Gambar ilustrasi guru saat mengajar di salah satu SMPN Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Memasuki tahun ajaran baru, ruang kelas di Kabupaten Batang kembali memperketat ruang gerak gawai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menegaskan bahwa penggunaan telepon seluler maupun perangkat digital siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM) wajib dibatasi dan diawasi secara ketat.

Batang - Memasuki tahun ajaran baru, ruang kelas di Kabupaten Batang kembali memperketat ruang gerak gawai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menegaskan bahwa penggunaan telepon seluler maupun perangkat digital siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM) wajib dibatasi dan diawasi secara ketat.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menyampaikan, bahwa instruksi ini telah didistribusikan ke sekolah-sekolah. Meski teknologi dibutuhkan dalam modernisasi pendidikan, ponsel pintar tidak boleh menjadi pengalih perhatian utama di kelas.

“Untuk anak-anak diharapkan tidak menggunakan gawai selama pelajaran. Penggunaannya juga dibatasi, tetapi kalau pembelajaran membutuhkan, silakan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (21/8/2026).

Guna mencegah dampak buruk dunia digital, pihak dinas juga menginstruksikan sekolah melakukan razia berkala terhadap perangkat milik siswa. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif atas maraknya konten negatif dan keterpaparan media sosial.

“Minimal ada pemeriksaan khusus untuk gawai anak-anak, tetapi tidak terlalu mendalam. Kita menjaga atau mengantisipasi hal-hal negatif yang ada di gawai anak-anak kita,” jelasnya.

Ketegasan aturan digital ini tidak hanya berlaku bagi peserta didik, tetapi juga menyasar para tenaga pendidik. Bambang melarang keras para guru melakukan siaran langsung (live) atau beraktivitas di media sosial saat jam dinas berlangsung.

“Saya imbau, saya larang untuk guru-guru pada saat jam bekerja, jangan live,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa status guru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan figur teladan menuntut etika tinggi, bahkan saat berada di luar jam sekolah. Di luar jam kerja pun kalau live juga yang sopan. Seorang ASN, guru, pendidik itu kan menjadi panutan.

Penerapan pembatasan ini disambut langsung oleh pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 1 Batang, Mokh Darsono menjelaskan, bahwa di sekolahnya, siswa secara umum dilarang membawa gawai kecuali atas instruksi guru mata pelajaran tertentu. Untuk menunjang pembelajaran berbasis digital, sekolah lebih memilih mengoptimalkan penggunaan laptop.

“Kalau untuk pembelajaran pakai gawai itu masih terbatas. Kita lebih banyak pembelajaran yang menggunakan laptop sesuai dengan mata pelajarannya,” terangnya.

Menanggapi larangan live media sosial bagi pengajar, Darsono menilai aturan tersebut sangat beralasan karena aktivitas di depan kamera dapat merusak fokus mengajar dan merugikan siswa.

“Kalau di luar jam kerja tidak masalah. Tetapi kami tetap membatasi bahwa penggunaannya harus bijak, tidak asal,” ujar dia.

Langkah terukur yang diambil Pemkab Batang ini mempertegas bahwa digitalisasi pendidikan bukan berarti membebaskan akses tanpa batas. Tantangan utama sekolah hari ini adalah membentuk budaya digital yang bertanggung jawab menjadikan teknologi sebagai alat bantu belajar, bukan pemicu hilangnya konsentrasi di kelas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Susun SOP Pengumpulan Sampah Dukung Program Rocket Stove Susun SOP Pengumpulan Sampah Dukung Program Rocket Stove
Susun SOP Pengumpulan Sampah Dukung Program Rocket Stove
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Anilah Mubarokah mensosialisasikan program kerja penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) jadwal dan alur pengumpulan sampah rumah tangga kering di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (2182026).
21 Ags 2026 Jumadi 58
Revitalisasi Perpustakaan Desa Kecepak melalui Penataan Koleksi dan Penguatan Branding Literasi Revitalisasi Perpustakaan Desa Kecepak melalui Penataan Koleksi dan Penguatan Branding Literasi
Revitalisasi Perpustakaan Desa Kecepak melalui Penataan Koleksi dan Penguatan Branding Literasi
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Rosita Mevia Putri melaksanakan program kerja multidisiplin bertajuk Revitalisasi Perpustakaan Desa melalui Penataan Sistem Koleksi, Pengembangan Branding Perpustakaan, dan Penguatan Layanan Literasi sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Minat Kunjung Masyarakat di Perpustakaan Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Jumat (2182026).
21 Ags 2026 Jumadi 64
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 69
Penguatan Literasi Digital Layanan Publik Bagi Warga Desa Kebumen Penguatan Literasi Digital Layanan Publik Bagi Warga Desa Kebumen
Penguatan Literasi Digital Layanan Publik Bagi Warga Desa Kebumen
Batang Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan program sosial kemasyarakatan bertajuk "Sinergi Humani di Ruang Siber dan Sosial: Penguatan Proteksi Hukum, Kapasitas Ekonomi, serta Kompetensi Mental Generasi Desa Kebumen" di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (2182026).
21 Ags 2026 Jumadi 61
Atasi Sampah Menumpuk, Bangun Insinerator di Desa Jrakahpayung Atasi Sampah Menumpuk, Bangun Insinerator di Desa Jrakahpayung
Atasi Sampah Menumpuk, Bangun Insinerator di Desa Jrakahpayung
Batang - Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Undip Semarang meresmikan unit insinerator sederhana di RT 01RW 01 Desa Jrakahpayung. Peresmian ini ditandai dengan demonstrasi langsung penggunaan alat pada 14 Agustus 2026, menyusul proses pembangunan yang berlangsung sejak 11 hingga 13 Agustus 2026.
21 Ags 2026 Jumadi 43
Ciptakan Inovasi Alat Pengaduk Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Lilin Aromaterapi Ciptakan Inovasi Alat Pengaduk Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Lilin Aromaterapi
Ciptakan Inovasi Alat Pengaduk Otomatis Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Lilin Aromaterapi
Batang Dalam rangka mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Ananda Yoga Pratama menghadirkan inovasi teknologi berupa Alat Pengaduk Minyak dan Stearin Otomatis. Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah yang dijalankan oleh masyarakat di Desa Tulis, Kabupaten Batang.
21 Ags 2026 Jumadi 74