BPBD Batang Latih Mitigasi Bencana, Dorong Destana Kenali SOP Keselamatan P3K

Kamis, 20 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 205 kali Pelayanan Publik
BPBD Batang Latih Mitigasi Bencana, Dorong Destana Kenali SOP Keselamatan P3K
BPBD Batang Batang menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Aula PMI Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Aula PMI Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2082026). Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang berasal dari unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Aula PMI Batang, Kabupaten Batang, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang berasal dari unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, pelatihan kali ini lebih difokuskan pada tahapan pra-bencana, khususnya kesiapsiagaan dan pencegahan. Hari ini kami BPBD mengadakan pelatihan terkait dengan pencegahan dan mitigasi bencana, lebih difokuskan di pra. Artinya, di bidang kami, Bidang 1 ini mengelola terkait dengan pra-bencana, kesiapsiagaan, dan pencegahan.

“Pelatihan serupa rutin digelar hampir setiap tahun. Namun, terdapat perubahan sasaran peserta pada tahun ini. Jika sebelumnya pelatihan lebih banyak menyasar relawan untuk meningkatkan kemampuan penanganan di lapangan, kali ini BPBD mulai memperkuat kapasitas masyarakat yang tergabung dalam Destana,” jelasnya.

Karena Destana di masing-masing desa ini sebagian sudah terbentuk, sehingga relawan yang sudah dibentuk oleh Pak Lurah ini kita coba latih di sini sebagai salah satu peserta pelatihan. Selain Destana, BPBD juga melibatkan unsur SPAB untuk meningkatkan kesadaran sekolah terhadap potensi bencana.

“Materi yang diberikan merupakan pengetahuan dasar mengenai kebencanaan yang dilengkapi dengan praktik. Salah satu materi praktik adalah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Di samping teori, nanti juga ada praktik. Praktik terkait dengan penanganan dasar P3K. Jadi bagaimana kita memberikan pertolongan kepada korban pada saat itu, misalnya pingsan ataupun apa pun itu,” terangnya.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memahami prosedur atau standar operasional prosedur (SOP) pertolongan dasar ketika menghadapi kondisi darurat. Dengan demikian, masyarakat yang tergabung dalam Destana maupun unsur sekolah memiliki kemampuan awal untuk memberikan pertolongan sebelum bantuan lebih lanjut datang.

“BPBD bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) terus mendorong pembentukan Destana di seluruh desa di Kabupaten Batang. Hingga saat ini, sekitar 100 Destana telah terbentuk di Kabupaten Batang. Namun, data tersebut belum seluruhnya tercatat dalam pembaruan data tingkat provinsi. Sampai saat ini, laporan dari Kabid kami sudah sekitar 100-an yang sudah terbentuk. Walaupun ternyata catatan yang di BPBD Provinsi, kita dianggap masih 20. Mungkin ini belum kita update,” imbuhnya.

Wawan juga mengatakan, pihaknya akan segera memperbarui data tersebut agar jumlah Destana yang telah terbentuk di Kabupaten Batang tercatat secara akurat. Pembentukan Destana idealnya dilakukan di seluruh desa dan kelurahan karena setiap wilayah memiliki potensi bencana masing-masing. Kalau bicara ideal, memang semuanya. Artinya setiap desa ini membentuk Destana, karena di setiap desa ini kan potensi bencana itu ada.

“Keberadaan Destana diharapkan mampu menjadi garda terdepan masyarakat ketika terjadi bencana, setidaknya dalam memberikan pertolongan pertama kepada warga yang membutuhkan. BPBD juga memberikan perhatian lebih terhadap desa yang memiliki objek wisata. Hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Batang yang menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pada 2027,” tegasnya.

Terlebih kalau desa yang mempunyai objek wisata, itu lebih kita dorong lagi. Karena kan seperti menjadi visi-misi kita, di tahun 2027 ini kita fokusnya kan di wisata. Pengembangan pariwisata harus dibarengi dengan kesiapsiagaan terhadap bencana. Desa wisata perlu memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat sehingga wisatawan maupun masyarakat dapat memperoleh perlindungan ketika terjadi bencana.

“Kalau kami penanganan kebencanaan, berarti ya kita bagaimana semaksimal mungkin bisa mendorong dan mendampingi desa supaya Destananya terlebih yang mempunyai objek-objek wisata ini bisa lebih tangguh lagi. Selain Destana, BPBD Batang juga mendorong seluruh satuan pendidikan membentuk SPAB.

Program tersebut terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama. Hari ini kita undang sebagian penyelenggara pendidikan dari unsur Kemenag maupun dari unsur Dinas Pendidikan kita. Kita undang supaya nanti secara bertahap semua sekolah harapan kami terbentuk SPAB.

“Penguatan SPAB penting untuk membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Program tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan ketahanan daerah dalam menghadapi bencana,” tandasnya.

Untuk jumlah sekolah yang telah memiliki SPAB, Wawan mengaku belum dapat memastikan angka terbarunya. Pasalnya, program tersebut baru mulai digencarkan di Kabupaten Batang pada tahun ini. Sekarang kalau terkait dengan jumlah pasti saya belum bisa memastikan, tapi baru tahun ini kita memulai, sehingga kemungkinan masih sedikit. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 236
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 180
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 168
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 199
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 345
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 323